Kabar Alumni: Jejak Pengabdian Aisyah Firanti Setyaningrum di Satpol PP Kabupaten Kediri

Kabar Alumni: Jejak Pengabdian Aisyah Firanti Setyaningrum di Satpol PP Kabupaten Kediri

Malang, 5 Desember 2025 Aisyah Firanti Setyaningrum, alumni Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2020, kini mengabdi sebagai CPNS di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri. Bertugas di Seksi Kerjasama Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Aisyah membawa semangat pelayanan publik yang lebih humanis dan komunikatif. Aisyah menjelaskan bahwa pengalaman akademik selama kuliah di Ilmu Pemerintahan UMM menjadi fondasi penting dalam pekerjaannya. Ia berpendapat bahwa pembelajaran teori pemerintahan, dinamika sosial, hingga administrasi publik sangat membantu, namun nilai etika, kepemimpinan, dan pelayanan adalah bekal yang paling berpengaruh bagi dirinya. Ia menuturkan bahwa masa kuliah mengajarinya bagaimana teori dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. “Ilmu Pemerintahan UMM merupakan rumah di mana saya mampu membaca persoalan masyarakat dan memberikan kontribusi di dalamnya,” ujarnya. Dalam tugasnya di Satpol PP, Aisyah menghadapi situasi yang menuntut ketegasan sekaligus empati. Ia menyadari bahwa Satpol PP sering dipersepsikan hanya fokus pada penertiban, padahal komunikasi yang baik dan pendekatan humanis sangat diperlukan. “Selain memahami regulasi, kita juga harus memahami masyarakat. Ketegasan harus berjalan beriringan dengan kelembutan,” tambahnya. Aisyah juga aktif dalam koordinasi lintas instansi untuk mendukung ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Pengalaman ini memperkuat pandangannya tentang pentingnya kolaborasi antar lembaga pemerintah serta bagaimana kebijakan publik dapat diimplementasikan secara efektif. Ia berharap mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM tidak ragu terjun ke dunia pelayanan publik. “Jangan takut turun ke lapangan. Tantangannya besar, tetapi di situlah kita belajar. Integritas, empati, dan kemampuan membaca situasi akan sangat menentukan,” pesannya. Kisah Aisyah menjadi bukti bahwa lulusan Ilmu Pemerintahan UMM mampu memberikan kontribusinya melalui ilmu, etika, dan komitmen pelayanan publik.