Mendorong Literasi Pemerintahan, Mahasiswa IP UMM Hadir di SMAN 1 Sumberpucung

Mendorong Literasi Pemerintahan, Mahasiswa IP UMM Hadir di SMAN 1 Sumberpucung

Malang, 23 Januari 2026 Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM melaksanakan kegiatan pengenalan tradisi akademik dan diskursus pemerintahan di SMA Negeri 1 Sumberpucung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan program studi dalam memperkenalkan cara berpikir ilmiah dan analitis kepada siswa Sekolah Menengah Atas, khususnya dalam memahami persoalan publik dan tata kelola pemerintahan yang terus berkembang. Kegiatan tersebut dirancang tidak sebagai sosialisasi satu arah, melainkan sebagai ruang dialog akademik yang menempatkan siswa sebagai subjek pembelajaran. Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM berperan sebagai fasilitator diskusi yang mengajak siswa untuk membaca isu-isu pemerintahan secara kritis, reflektif, dan berbasis argumentasi. Pendekatan ini sejalan dengan tradisi akademik Prodi Ilmu Pemerintahan UMM yang menekankan penguatan nalar kritis dan kemampuan analisis. Dalam sesi diskusi, mahasiswa memperkenalkan Ilmu Pemerintahan sebagai disiplin yang mengkaji relasi negara dan masyarakat, proses perumusan kebijakan publik, serta praktik tata kelola pemerintahan, khususnya pada level lokal. Siswa diajak memahami bahwa persoalan pemerintahan tidak bersifat statis, melainkan dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial, politik, dan kelembagaan. Perspektif ini memperlihatkan bagaimana kajian pemerintahan menuntut kemampuan berpikir sistematis dan kontekstual. Diskursus kemudian berkembang pada pentingnya pengambilan keputusan publik yang berbasis data dan bukti empiris. Mahasiswa menyinggung secara singkat bagaimana analisis data dan riset kebijakan menjadi bagian penting dalam praktik pemerintahan modern, termasuk dalam mendukung tata kelola yang adaptif dan akuntabel. Pemaparan ini memberikan gambaran bahwa pembelajaran Ilmu Pemerintahan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada penguatan kompetensi analitis yang relevan dengan tantangan pemerintahan digital dan berbasis informasi. Selain itu, mahasiswa juga berbagi pengalaman akademik mengenai pembelajaran di luar kelas yang memperkaya perspektif keilmuan, seperti keterlibatan dalam kegiatan riset pemerintahan, kolaborasi akademik lintas institusi, serta pengalaman akademik internasional. Penyampaian ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa proses pembelajaran di Program Studi Ilmu Pemerintahan membuka ruang pengembangan kapasitas intelektual melalui berbagai skema pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif. Melalui kegiatan di SMAN 1 Sumberpucung ini, Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM menegaskan perannya sebagai ruang akademik yang terbuka, progresif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Interaksi akademik antara mahasiswa dan siswa diharapkan dapat memperluas wawasan, menumbuhkan ketertarikan terhadap kajian pemerintahan, serta mendorong generasi muda untuk mempersiapkan diri secara intelektual dalam menghadapi tantangan kehidupan publik dan tata kelola pemerintahan.