Perkuat Mutu Akademik dan Internasionalisasi, Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Gelar Rapat Tinjauan Manajemen

Perkuat Mutu Akademik dan Internasionalisasi, Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Gelar Rapat Tinjauan Manajemen

Malang,22 Januari 2026 Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus meneguhkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik melalui pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) dan Penguatan Mutu Akademik yang diselenggarakan di Gendhis Batu Boutique Hotel. Kegiatan ini merupakan agenda strategis tahunan yang bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja akademik program studi sekaligus merumuskan arah kebijakan pengembangan prodi yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi. RTM menjadi forum reflektif yang membahas berbagai aspek pengelolaan akademik, meliputi kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, hingga kesiapan menghadapi proses akreditasi. Salah satu fokus utama dalam rapat ini adalah penguatan kurikulum berstandar internasional, yang sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Malang dalam mengembangkan pendidikan tinggi berdaya saing global. Dalam konteks tersebut, Prodi Ilmu Pemerintahan mengembangkan kerja sama internasional, salah satunya dengan Pamukkale University, Turkey, serta merancang mata kuliah internasional yang relevan dengan isu-isu global kontemporer. Pengintegrasian sustainability issues dan Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam kurikulum dan agenda riset menjadi perhatian penting dalam rapat ini. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat relevansi keilmuan Ilmu Pemerintahan dengan tantangan global sekaligus mendorong mahasiswa untuk memiliki perspektif kritis, transnasional, dan berorientasi pada solusi kebijakan publik yang berkelanjutan. Selain itu, penguatan kemandirian mahasiswa dalam praktik internasional, termasuk konversi kegiatan akademik luar negeri ke dalam satuan kredit semester (SKS), juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi prodi. Dalam aspek pembelajaran, RTM menekankan pentingnya peningkatan kualitas proses belajar-mengajar melalui penguatan peran dosen wali, validasi nilai secara berkelanjutan, serta optimalisasi mekanisme pemantauan kehadiran dan partisipasi mahasiswa. Tingkat kepuasan mahasiswa dan pembimbing magang turut menjadi indikator evaluasi, sehingga diperlukan strategi pembimbingan yang lebih sistematis dan responsif. Selain itu, rapat juga mengevaluasi instrumen survei pembelajaran seperti iQASS, khususnya terkait fungsi dan desainnya sebagai alat ukur mutu untuk kepentingan akreditasi maupun evaluasi kinerja akademik internal. Rapat ini juga menyoroti penguatan Center of Excellence (CoE) Prodi Ilmu Pemerintahan yang saat ini diikuti oleh 20 mahasiswa angkatan 2023. Pengembangan CoE diarahkan untuk mendukung kegiatan magang, riset, dan pengembangan kebijakan berbasis data melalui kerja sama dengan berbagai instansi strategis, antara lain BRIDA Provinsi Jawa Timur dan BRIDA Kabupaten. Di samping itu, Prodi Ilmu Pemerintahan secara konsisten mendorong partisipasi mahasiswa dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebagai bagian dari upaya peningkatan budaya riset dan prestasi akademik mahasiswa. Dari sisi pengembangan laboratorium, RTM menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain optimalisasi Desa Binaan yaitu Desa Tulungrejo dan Desa Bumiaji sebagai laboratorium praktik kebijakan publik, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan laboratorium, pengembangan skema magang riset, serta penguatan sarana penunjang riset berbasis perangkat lunak. Seluruh luaran kerja sama, praktikum, dan riset diarahkan untuk memiliki dampak nyata bagi masyarakat serta didiseminasikan melalui publikasi akademik. Melalui RTM ini, Prodi Ilmu Pemerintahan UMM menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola akademik yang unggul, adaptif, dan berorientasi internasional.