Mantapkan Magang Riset Pemerintahan 2026: Prodi IP UMM Bekali Mahasiswa dengan Skema dan Mekanisme Pelaksanaan

Mantapkan Magang Riset Pemerintahan 2026: Prodi IP UMM Bekali Mahasiswa dengan Skema dan Mekanisme Pelaksanaan

Malang, 16 April 2026 Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM bersama Laboratorium Ilmu Pemerintahan menggelar sosialisasi magang riset pemerintahan dan proses penyusunan proposal magang riset bagi mahasiswa angkatan 2023. Kegiatan ini berlangsung di Aula FISIP lantai 6 GKB 1 Ruang 601–603. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Laboratorium Iradhad Taqwa Sihidi, S.IP., M.A., Kepala Program Studi Ali Roziqin, M.PA., Wakil Rektor V Prof. Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si., serta dosen Ilmu Pemerintahan Muhammad Kamil, S.IP., M.A., Yana Syafriyana Hijri, S.IP., M.IP., Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si., dan Dwi Putri Vidiastuti, S.IP., M.Sc. Sosialisasi ini memberikan pemahaman terkait mekanisme, persyaratan, hingga pelaksanaan magang riset yang akan berlangsung selama 2–4 bulan pada periode Juli–November. Kepala Laboratorium Ilmu Pemerintahan, Iradhad Taqwa Sihidi, menyampaikan bahwa magang riset menjadi ruang integrasi antara teori dan praktik. “Magang riset ini tidak hanya memberikan pengalaman lapangan, tetapi juga mendorong mahasiswa menghasilkan luaran akademik yang berdampak,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Program Studi Ilmu Pemerintahan, Ali Roziqin, menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam mengikuti program ini. “Kami berharap mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari penyusunan proposal hingga pelaksanaan magang, agar mampu berkontribusi secara nyata di bidang pemerintahan,” ungkapnya. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa terdapat tiga skema magang yang dapat dipilih mahasiswa, yaitu magang reguler selama 2 bulan (4 SKS), magang berdampak selama 4 bulan (20 SKS), serta magang Center of Excellence (CoE) selama 4 bulan (20 SKS). Mahasiswa juga dibekali pemahaman mengenai proses pembimbingan, monitoring, hingga penyusunan laporan akhir. Mahasiswa diwajibkan melakukan bimbingan rutin, menyusun laporan kegiatan, serta menghasilkan luaran akademik seperti laporan riset, video kegiatan, hingga publikasi ilmiah sebagai bentuk kontribusi berdampak di bidang pemerintahan.