Prodi Ilmu Pemerintahan Gelar Dialog Antar Budaya dengan Mahaiswa Thailand

Prodi Ilmu Pemerintahan UMM tidak henti-hentinya mendukung mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM untuk mengasah bakat dan kemampuan melalui kegiatan talkshow bersama Mahasiswa Pertukaran dari COLA Khon Kaen University, Thailand, Rabu 23 Januari 2019. Acara ini dihadiri oleh Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan dan Juga Mahasiswa Pertukaran dari COLA Khon Khaen University, Thailand. Dalam acara ini, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan dan Mahasiswa Pertukaran dari Thailand menjelaskan mengenai Budaya dari Negaranya masing-masing. Pemaparan diawali oleh Mahasiswa Thailand yang menjelaskan mengenai Kebudayaan di Thailand. “Thailand merupakan Negara yang sangat menghormati Raja dan Ratunya. Zaman moderen seperti saat ini tidak membuat masyarakat Thailand melupakan kebudayaan yang telah ada, seperti mengucapkan salam jika bertemu orang lain dan juga ucapan terimakasih” Ujar Suparom Mahasiswi Cola KKU, Thailand. Mengucapkan salam dan terimakasih merupakan kewajiban bagi masyarakat Thailand jika bertemu orang lain. Hal ini dilakukan untuk menghormati dan menghargi orang. Jika melakukan sedikit saja kesalahan, maka mereka secara langsung mengucapkan maaf. Salah satu Mahasiswa Thailand, Mintra juga menjelaskan bahwa Thailand memiliki beberapa tradisi yang berbeda disetia daerah. Tetapi Thailand memiliki perayaan yang diikuti oleh seluruh masyarakat secara bersamaan, seperti acara penerbangan roket yang diadakan setelah musim hujan dan dirayakan oleh seluruh masyarakat di Thailand. Selain menjelaskan mengenai kebudayaan, Mahasiswa Thailand juga menjelaskan mengenai makanan Tradisional Thailand. Mintra mengakui bahwa makanan Thailand sangat berbeda dari segi rasa, tetapi dari segi bahan beberapa hampir sama dengan makanan di Thailand. Setelah Mahasiswa Thailand menjelaskan megenai kebudayaan Thailand, sebanyak 5 mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM juga menjelaskan mengenai Kebudayaan yang ada di Indonesia. “Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai macam suku, kebudayaan, bahasa, dan tradisi yang berbeda. Itulah yang membuat Indonesia menjadi negara yang menarik, meskipun berbeda-beda tetapi dapat disatukan dengan Pancasila.” Ujar Riko, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM Keberagaman budaya menjadikan Indonesia menjadi negara kaya dengan kebudayaan. Meskipun hidup dalam keberagaman, tetapi masyarakat tetap menghargai kebudayaan masyarakat lainnya. Mahasiswa IP UMM menjelaskan mengenai beberapa suku yang ada di Indonesia, seperti suku Jawa, suku Samawa, Suku Betawi dan juga kebudayaan di Kota “Kadang saya berpikir bahwa beberapa budaya antara Thailand dan Indonesia memiliki kesamaan, tetapi itu merupakan hal yang sangat menarik” Ujar Pak Salahuddin Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan. Mengetahui perbedaan dalam setiap kebudayaan di Indonesia menjadikan Mahasiswa Thailand seolah tidak percaya bahwa Indonesia dapat hidup dalam kerukunan meskipun kebudayaan sangat berbeda. Menjaga agar kebudayaan ini tetap terjaga menjadi kewajiban bagi setiap masyarakat di Indonesia agar Masyarakat tetap hidup dalam kerukunan.

Belajar Revolusi Industri 4.0, Mahasiswa IP Ikuti Program Study Excursie (SE) Ke Kementerian RI

Prodi Ilmu Pemerintahan UMM, memberangkatkan 200 mahasiswa Ilmu Pemerintahan untuk mengikuti program Study Excursie (SE) (Minggu, 13/1). Program SE sendiri adalah program Unggulan Prodi Ilmu Pemerintahan dimana mahasiswa Ilmu Pemerintahan diajak untuk belajar langsung bagaimana Tata Kelola Pemerintahan Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Tahun ini, mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan angkatan 2017 berkunjung ke 9 Kementerian dan Lembaga. Yakni, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Keuangan RI, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Sekretariat Negara RI, Kementerian Pertanian RI, Kantor Gubernur Jawa Barat, dan yang terakhir Kantor Walikota Bandung dengan didampingi oleh dua Dosen Muda IP, yakni Ach.Apriyanto R, M.Si dan Listiana Asworo, MA. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, terhitung dari tanggal 14 Januari hingga 18 Januari 2019. Kaprodi Ilmu Pemerintahan, Salahudin, S.IP, M.Si, M.PA, langsung memimpin pemberangkatan mahasiswa Ilmu Pemerintahan. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan, “program SE merupakan program Unggulan Prodi IP, karena kita bisa langsung belajar dari pelaku Tata Kelola Pemerintahan sendiri. Sehingga, kawan-kawan bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang Kepemerintahan secara langsung”, ujarnya. Program SE 2018 juga menjadi special karena 4 mahasiswa asal Khon Kaen University (KKU) Thailand, juga turut serta dalam rombongan. Mereka adalah Kanarwut Duangin, Mintra Wongwirat, Sittisak Kaeothanmanukun, dan Suparom Wongracha. Mahasiswa asal KKU Thailand ini berkesempatan untuk belajar tentang Sistem Pemerintahan Indonesia yang tentunya berbeda dengan negara Thailand. “Ikut serta dalam program ini menjadi kebanggaan untuknya, dan teman-temannya”, kata Sittisak. Program SE sendiri semacam kunjungan kelembagaan dimana tidak hanya sekedar berkunjung, tetapi juga audiensi atau diskusi dengan pejabat pemerintah. Mahasiswa prodi IP menggunakan kesempatan tersebut untuk bertanya kepada pemerintah tentang apa yang menjadi kerisauan mereka. Sehingga mereka dapat penjelasan langsung dari pemerintah. Bagi Prodi Ilmu Pemerintahan, program SE sangatlah penting. Program SE merupakan jembatan untuk melakukan penguatan kelembagaan dengan kerjasama-kerjasama dengan Institusi Pemerintahan. Sehingga, jaringan atau koneksi yang dibangun oleh Prodi IP akan semakin kuat. Demi pengembang Prodi yang lebih maju dan baik.