Prodi IP UMM Gelar Seminar Pelayanan Publik sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Prodi IP UMM Gelar Seminar Pelayanan Publik sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Kamis bertepatan dengan tanggal 25 April 2019, Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan Seminar Pelayanan Publik dengan mengusung tema “Tantangan Pelayanan Publik di Era Revolusi 4.0” yang bertempat di Aula GKB IV lantai 9. Hadir sebagai pembicara yaitu Drs. Agus Purwanto, M.Kes yang juga sekaligus menjabat sebagai Lurah Purwodadi Kota Malang dan Dr. Tri Sulistyaningsih, M. Si selaku dosen Prodi Ilmu Pemerintahan UMM. Melalui materi tentang Peningkatan Pelayanan Sektor Publik Menuju Reinventing Government dan Good Government di Era Revolusi Industri 4.0, Dr. Agus mengatakan bahwa dewasa ini masyarakat tidak lagi membutuhkan sistem layanan manual yang terkesan berbelit-belit sehingga seringkali tidak efektif dan tidak efisien. Seiring dimulainya era revolusi industri 4.0 yang mengandalkan pada teknologi digital, maka pemerintah ditantang untuk mampu menyediakan sistem layanan yang lebih inovatif dengan tujuan utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sedangkan Dr. Tri Sulistyaningsih melalui materi tentang Tantangan Pelayanan Publik di Era Revolusi Industri 4.0 menyampaikan bahwa ada tiga gejala utama dalam pelayanan publik yaitu rendahnya kualitas pelayanan, birokrasi yang panjang dan tumpang tindih tugas dan kewenangan serta rendahnya pengawasan eksternal masyarakat terhadap pelayanan publik itu sendiri. Oleh karena itu, perbaikan kualitas pelayanan publik bukan hanya menjadi tanggungjawab aparatur pemerintah tetapi juga oleh seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan seminar ini dibuka secara langsung oleh Dekan FISIP UMM yaitu Dr. Rinikso Kartono, M.Si. dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa mahasiswa merupakan penerus sekaligus sebagai pionir perubahan, harapannya di masa yang akan mahasiswa dapat menjadi pemimpin maupun birokrat yang dapat menciptakan sistem layanan publik yang lebih baik, kreatif dan inovatif.
Menguatkan Sinegritas antara Prodi IP UMM dan COLA KKU melalui Program Student Exchange

Kelima mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UMM yaitu Ni’matul Aulia, Agus Muis Ridwan, Mussa Nompoh Wahyuh Raja, Muhammad Ansyari dan Muhammad Sofyan Putra telah selesai melaksanakan Program Student Exchange di College of Local Administration (COLA) Khon Kaen University (KKU), Thailand (09/05/2019). Selama di Thailand, mahasiswa telah melakukan berbagai macam kegiatan, mulai dari mengikuti perkuliahan di kelas, terlibat dalam COLA Seminar on Southeast Asia, Khon Kaen City Tour, culture education hingga berpartisipasi dalam kegiatan Perkumpulan Mahasiswa Indonesia di Thailand (PERMITHA) Simpul Khon Kaen. Selama proses pembelajaran yang berlangsung ±3 bulan, mahasiswa juga telah mendapatkan berbagai macam disiplin ilmu seperti Urban Planning, Local Public Policy, Principles of Economics for Fiscal Management dan New World Order in The New Millenium. Selain pemaparan materi di kelas, sama seperti halnya yang dilakukan oleh Prodi IP UMM, mahasiswa di COLA KKU juga diharuskan untuk melakukan riset. Ridwan mengatakan bahwa “kami sangat senang diberikan kesempatan untuk terlibat dalam riset bersama dengan mahasiswa Thailand. Riset pertama yang kami lakukan bertempat di Ban Donkha Village, salah satu desa yang juga melaksanakn program One Tambon One Product (OTOP) yang mana produk utama desa ini adalah silk atau kain sejenis songket namun berasal dari serat pohon. Riset di Ban Donkha Village dilakukan untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan dalam pelaksanaan program OTOP sehingga hasil riset ini nantinya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi program. Sedangkan riset yang kedua dilakukan di Banhad Municipality. Di Banhad kami melakukan riset tentang tata kelola pemerintahan dan tata kelola keuangan pemerintahannya. Sama seperti di Indonesia, Banhad Municipality juga menjalankan hak otonominya sehingga pemerintah Banhad banyak melakukan inovasi-inovasi terutama pada sistem pelayanan publiknya sehingga mendukung terciptanya pelayanan publik yang berkualitas”, ujarnya. Kepulangan mahasiswa Prodi IP UMM juga dilepas secara langsung oleh Assoc. Prof. Supawatanakom Wongthanavasu, Ph. D selaku Dekan COLA KKU. Beliau mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu cara untuk menguatkan sinegritas antara COLA KKU dan Prodi IP UMM. Mahasiswa yang telah mengikuti program ini juga bukan hanya terbatas pada student exchange tetapi juga diharapkan dapat melanjutkan Master Degree di COLA KKU.