Dua Mahasiswi IP UMM Ikut Meriahkan Malang City Expo 2019 Bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang

Zulfa Wafiyah W, Ananda Putri PDSN, Desy Wahyu KSP, Desinta RN dan Oktavia Putri Pangestu bersama dengan instansi magangnya yaitu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang ikut meriahkan gelaran Malang City Expo (MCE) 2019 yang diselenggarakan di halaman parkir Stadion Gajayanan Malang pada tanggal 17-20 Juli mendatang. Acara ini dibuka secara resmi oleh Walikota Malang Bapak Drs. H. Sutiaji. Malang City Expo merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kota Malang yang kegiatannya bukan hanya mencakup pameran produk, tetapi juga ada festival memasak, bussiness matching, festival kopi, pagelaran seni dan budaya, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Peserta MEC Tahun 2019 ini diikuti oleh 12 Kementerian. 3 Provinsi yakni DKI Jakarta, Papua dan Banten, serta 20 diantaranya berasal dari kabupaten/kota, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pelaku usaha dari luar Pulau Jawa. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang juga turut berpartisipasi dalam festival ini melalui pameran produk. Produk yang dipamerkan berupa berbagai macam hasil pertanian atau Produk Sehat Asal Tanaman (PSAT) seperti seledri, daun bawang, sawi manis, sawi daging, kubis, daun mint, dan papaya Thailand. Selain sayuran juga terdapat beberapa macam tanaman hias seperti anggrek bulan, anggrek Hoya, anggrek tanah (Simbidium), dan lain-lain. Tak luput produk olahan juga dipamerkan di festival ini baik produk olahan dari hasil pertanian maupun produk olahan dari hasil perikanan. Melalui festival ini harapannya masyarakat dapat mengenal berbagai macam makanan yang aman dan sehat serta dapat meningkatkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi hasil pertanian organik.

Mahasiswi IP UMM Jadi Peserta dalam Koordinasi Penyelesaian Pelanggaran Ketenagakerjaan bersama Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur

Umi Kulsum yang saat ini tengah melaksanakan program magang riset pemerintahan di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP&TK) Kota Batu ikut serta dalam koordinasi penyelesaian pelanggaran ketenagakerjaan pada hari Selasa 2 Juli 2019 bertempat di ruang Kepala DPMPTSP&TK Kota Batu. Koordinasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris DPMPTSP&TK Kota Batu yaitu ibu Dra. Retno Marganingsih, S.Pd, M.AP. Koordinasi ini merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah untuk menangani atau menyelesaikan permasalahan mengenai perselisihan hak dalam hubungan industrial. Dalam koordinasi ini DPMPTSP&TK Kota Batu khususnya bidang Hubungan Industri mengundang Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur dan juga aparat penegak hukum untuk bersama-sama menyelesaikan masalah tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, apabila terjadi pelanggaran dengan sanksi pidana, maka penanganan dalam perselisihan tersebut dilakukan oleh pihak pengawas ketenagakerjaan dan Aparat Penegak Hukum (APH). Namun, jika terjadi pelanggaran dengan sanksi perdata, maka permaslaahan tersebut ditangani oleh pengawas ketenagakerjaan, mediator, dan PPNS. Dan apabila terjadi pelanggaran dengan sanksi administrasi, maka penanganan permasalahan tersebut dapat dilakukan oleh Pengawas Ketenagakerjaan dan Dinas Ketenagakerjaan setempat.

Menjadi Delegasi dalam Kegiatan Coaching Clinic Penyelenggaraan Calendar of Event 2019

Dua mahasiswa IP UMM yakni Anik Pramudya Wardhani dan Mussa Nompoh Wahyuh Raja berkesempatan menjadi delegasi dari instansi magangnya yaitu Subbidang Pengembangan Masyarakat Pariwisata, Bidang Diklat Pengembangan SDM Aparatur dan Transformasi, Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Pariwisata dalam kegiatan Coaching Clinic Event 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata. Coaching Clinic Event merupakan kegiatan pelatihan dengan tujuan untuk mengangkat kualitas penyelenggaraan Calendar of Event (CoE) 2019 agar lebih profesional dan berstandar Internasional. Coaching clinic event diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 17-18 Juli 2019 bertempat di Sparks Luxe Hotel Jakarta Pusat dan dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Coaching Clinic Event juga digelar untuk meningkatkan kompetensi SDM kepariwisataan serta menjadi salah satu investasi Kemenpar di bidang Sumber Daya Manusia agar para praktisi pembuat acara/festival yang memiliki standar tinggi sehingga dapat meningkatkan citra, kesan dan daya tarik wisatawan terhadap Indonesia. Coaching Clinic Event menghadirkan narasumber dari kalangan profesional seperti Denny Malik profesional di bidang choregrapher dan music arrangement yang juga sebagai Kurator Bidang Festival dalam TIM CoE; Danny M. Noeranto “Ceper” ahli di bidang stage, sounds and lighting atau show director; Dewi Gontha (Dirut Java Festival Production) kompeten di bidang musik skala nasional dan internasional; Jamaludin Mahmood (International Commissaire UCI) di bidang sport tourism; dan Intan Ayundavira (Event Director JFC) yang berkompeten di bidang fashion designer. Kegiatan tersebut juga diikuti sekitar 200 orang peserta yang terdiri atas penyelenggara event/festival dari Dinas Pariwisata 34 propinsi, Dinas Pariwisata Kota/Kabupaten yang terpilih, komunitas yang terpilih, dan Tim CoE 2019 Kemenpar.