Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Ajukan Pertanyaan Kritis dalam Seminar dan Kolokium Doktor FISIP UMM

Malang, 29 September 2025 Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti Seminar dan Kolokium Doktor FISIP UMM yang menghadirkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Keynote speaker Prof. Dr. Phil Sukri, S.IP., M.Si. (Dekan FISIP UNHAS) menekankan bahwa demokrasi sejatinya berpihak pada rakyat miskin dan kelompok terpinggirkan, serta membutuhkan pemimpin berintegritas. Sementara Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si., Ph.D. (Dekan FISIP UMM) menegaskan bahwa demokrasi, kedaulatan, dan kemajuan negara sepenuhnya berada di tangan rakyat, sehingga pemimpin wajib bertanggung jawab pada masyarakat. Sejumlah dosen FISIP UMM juga turut memperkaya diskusi Dr. Muhammad Hayat, M.A. membahas kritik filsafat Nietzsche, Nurudin, M.Si. mengulas identitas baru K-Popers, dan Winda Hardyanti, M.Si. memaparkan riset komunikasi keluarga dalam proses adopsi anak. Antusiasme mahasiswa Ilmu Pemerintahan tampak dari berbagai pertanyaan kritis. Anggara menyoroti paradoks budaya populer dan fanbase K-Pop yang dinilai berpotensi mengancam budaya lokal. Moch. Rizal Aminudin mengangkat isu krisis identitas budaya generasi muda akibat soft power asing, serta strategi menjaga kecintaan pada budaya Indonesia. Pertanyaan lain juga menyinggung peran komunikasi keluarga dalam mengatasi stigma adopsi anak. Kegiatan ini memberi wawasan segar bagi mahasiswa tentang demokrasi, filsafat, budaya populer, dan isu kemanusiaan yang relevan dengan tantangan sosial-politik masa kini.