Menguatkan Perspektif Kritis Mahasiswa, Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Bahas Arah Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Menguatkan Perspektif Kritis Mahasiswa, Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Bahas Arah Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Malang, 08 Januari 2026 Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM menyelenggarakan Kuliah Tamu bertema “Arah Demokrasi Masa Depan Menyongsong Pemilu 2029” bertempat di Ruang Sidang Senat. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan angkatan 24 dan 25 sebagai bagian dari upaya penguatan pemahaman akademik dan wawasan kritis mengenai perkembangan demokrasi dan sistem kepemiluan di Indonesia. Dalam sambutannya, Dekan FISIP Dr. Fauzik Lendriyono, S.Sos., M.Si.,menegaskan bahwa “demokrasi bukan sekadar perbedaan pendapat, melainkan kesiapan untuk menerima perbedaan dan mengelolanya secara dewasa.” beliau berharap kuliah tamu ini dapat membekali mahasiswa Ilmu Pemerintahan dengan perspektif kritis serta pemahaman substantif terhadap dinamika demokrasi Indonesia. Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan dokumen kerja sama. Acara inti dipandu oleh Moh. Jafar Lailatu, M.IP. selaku moderator, yang mengantarkan diskusi mengenai isu-isu strategis kepemiluan, termasuk dinamika pemilu dan pilkada, serta tantangan demokrasi elektoral di Indonesia. Pemateri pertama, Heroik Mutaqiah Pratama, M.IP., memaparkan berbagai isu krusial terkait sistem pemilu nasional. beliau menyoroti wacana penghapusan pemilihan kepala daerah secara langsung yang dinilai berpotensi menurunkan kualitas demokrasi. Menurutnya, tingginya biaya politik seharusnya dijawab melalui perbaikan desain sistem pemilu dan efisiensi tahapan, bukan dengan menghapus mekanisme pemilihan langsung. Beliau juga menekankan pentingnya penguatan sistem e-rekapitulasi serta pemisahan pemilu nasional dan daerah guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemilu. Sementara itu, pemateri kedua, Ardi Firdiansyah, M.IP., memaparkan materi bertema Demokrasi Digital dan Anomali Politik Generasi Z.Beliau menjelaskan bahwa media sosial telah menjadi ruang utama partisipasi politik generasi muda, baik sebagai sarana memperoleh informasi, membentuk opini, maupun mengekspresikan sikap politik. Perubahan pola partisipasi ini menuntut pendekatan pendidikan politik yang lebih adaptif dan kontekstual terhadap karakter generasi muda. Kegiatan kuliah tamu ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para pemateri dan sesi foto bersama. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah demokrasi Indonesia ke depan serta terdorong untuk berpartisipasi secara kritis, aktif, dan bertanggung jawab dalam kehidupan politik dan demokrasi.