Podcast Ijen Talk: Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si. Tegaskan Mobil Dinas Bukan untuk Mudik Pribadi

Malang, 16 Maret 2026 Dalam program Ijen Talk City Guide 911 FM, dosen Ilmu Pemerintahan UMM, Ach. Apriyanto Romadhan, menegaskan bahwa kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk mudik Lebaran. Beliau menekankan bahwa mobil dinas merupakan aset negara yang diperuntukkan bagi pelayanan publik, bukan kebutuhan privat. Menurutnya, penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi merupakan bentuk penyimpangan tata kelola pemerintahan yang baik. Hal ini karena seluruh pembiayaan kendaraan dinas bersumber dari keuangan negara. Beliau juga menyoroti dampak inefisiensi serta kontradiksi kebijakan, terutama ketika pemerintah berupaya mengurangi kepadatan lalu lintas saat mudik. Lebih jauh, Beliau menilai persoalan ini berkaitan dengan budaya birokrasi yang masih keliru, di mana aset negara dianggap sebagai milik pribadi. Padahal, dalam konsep negara modern, jabatan melekat pada institusi, bukan individu. Beliau menegaskan bahwa tantangan utama bukan pada kurangnya regulasi, melainkan pada kesadaran dan etika ASN.Sebagai solusi, ia mendorong penguatan pengawasan melalui digitalisasi aset seperti pemasangan GPS serta mengajak ASN menjadikan Ramadan sebagai momentum refleksi moral. Penggunaan kendaraan dinas diharapkan kembali pada fungsinya sebagai penunjang pelayanan publik.“Mobil dinas adalah aset negara untuk pelayanan publik, bukan untuk kepentingan pribadi yang dibutuhkan bukan aturan baru, tetapi kesadaran dan etika ASN.” Dengan penguatan etika, pengawasan, serta komitmen bersama, penggunaan kendaraan dinas diharapkan dapat kembali pada fungsinya sebagai penunjang pelayanan publik, bukan untuk kepentingan pribadi.