Tiga Dosen IP Ikut Science Camp oleh AIPPTM

Malang, 9 Januari 2023. Dalam meningkatkan skill dosen dalam menulis proposal riset hibah dan artikel ilmiah baik nasional dan internasional, tiga dosen yaitu Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si., Muhammad Kamil, S.IP.,M.A., dan Ach. Apriyanto Romadhan mengikuti kegiatan Science Camp yang diselenggarakan oleh AIPPTM (Asosiasi Ilmu Pemerintahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah). Kegiatan yang bekerjasama dengan prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Tangerang ini diselenggarakan di Hotel Narita Tangerang. Kegiatan yang berjenis workshop ini dibagi kedalam dua sesi materi yaitu penulisan proposal hibah riset dan penulisan artikel ilmiah nasional maupun internasional. Agenda yang dilaksanakan pada Rabu (4/1) hingga Kamis (5/1) di Hotel Narita Tangerang ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Dr. H Achmad Kosasih, MM, dalam sambutan beliau menyampaikan rasa terima kasihnya kepada AIPPTM yang telah mempercayakan UMT sebagai tuan rumah pada Science Camp tahun ini. “Terima kasih kepada seluruh jajaran AIPPTM karena UMT berkesempatan menjadi tuan rumah” ungkapnya. Hal ini merupakan salah satu bentuk kehormatan bagi FISIP UMT yang masih terbilang muda namun telah dilibatkan kontribusinya dalam Science Camp AIPPTM 2023 ini. Salah satu pemateri berasal dari UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) yaitu Prof. Eko Priyo Purnomo, Ph.D adalah reviewer nasional dan beberapa jurnal internasional bereputasi menjelaskan bagaiaman menemukan novelty atau research gap yang baik. Selain itu Prof. Eko memberikan tips dan trick agar proposal kita lolos dan didanai oleh institusi penyandang donor. Dalam kesempatan lain, Muhammad Kamil Kaprodi IP yang juga ikut berpartisipasi, menyampaikan bahwa “upgrade skill ini diperlukan untuk menambah konstribusi dosen dalam dunia akademis dan ilmu pengetahuan”, pungkasnya.

Mendorong Efektifitas penyelenggaraan Tri Dharma Pendidikan Tinggi, Prodi IP Integrasikan Penelitian, Pengabdian dan Pengajaran

Malang, 20 Desember 2022. Tuntutan pengelolaan pendidikan tinggi yang berbasis output dan outcome mewajibkan pengelola Prodi untuk melalukan inovasi. Salah satunya adalah dengan mengintegrasikan kegiatan penelitian, pengabdian dan pengajaran. Oleh karena itu, Prodi IP UMM menggelar integrasi Tri Dharma pendidikan tinggi yang dihadiri oleh seluruh dosen Prodi. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Rayz, ini membahas kegiatan yang dapat dikolaborasikan antara dosen dengan mahasiswa. Intergrasi dalam bentuk penelitian adalah kolaborasi penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa pada topik tertentu dan hasil penelitian nantinya dijadikan sebagai baha materi pembelajaran. Sedangkan pembahasan untuk pengabdian, Prodi IP merencanakannya dengan mekanisme satu lokasi untuk beberapa kelompok pengabdian yang kurang lebih nantinya akan menjadi seperti desa binaan. Selain itu, kelompok pengabdian dosen ini dapat membentuk pmm mitra dosen yang melibatkan pengabdi dari mahasiswa. Apalagi kegiatan PMM ini merupakan instrument wajib bagi mahasiswa sebelum dinyatakan lulus. Menurut salah satu dosen senior IP, Dr. Tri Sulistyaningsih mengatakan bahwa kegiatan integrasi ini akan jauh lebih mengefektifkan kegiatan-kegiatan rutin dan tentu akan menghasilkan banyak manfaat. Selain itu, Muhammad Kamil dalam paparannya menjelaskan integrasi ini akan semakin memperkokoh peran dosen dan mahasiswa sebagai penggerak bersama kemajuan prodi dalam menghadapi fenomena-fenomena sosial kemasyarakatan.

Penyamaan Persepsi dan Pemahaman Dengan Mitra, Prodi IP menggelar Workshop Kurikulum COE

Malang, 19 Desember 2022. Dalam mempersiapkan dan mematangkan dimulainya kelas unggulan pada semester genap 2022/2023, Prodi IP menggelar workshop kurikulum COE (Centre of Excellence). Sebelumnya, prodi IP telah memiliki dua kelas COE yang telah disetujui Pimpinan Universitas yaitu Kelas Pemerintahan Desa dan Kelas Analis Pemerintahan. Workshop yang dilaksanakan di hotel Rayz UMM ini menghadirkan beberapa mitra COE mulai dari Pemerintah Desa di wilayah Kota Batu dan Kabupaten Malang hingga level pemerintahan daerah. Acara ini dibuka langsung oleh Dekan FISIP, Prof. Muslimin Machmud, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi dan berharap bahwa semester depan dua kelas COE prodi IP dapat dimulai. Pelaksanaan COE ini diharapkan mendukung Visi Misi Universitas yang salah diantaranya adalah lulus tepat waktu dan SDM yang terampil. Kegiatan ini dilakasnakan dengan bentuk Focus Group Discussion, yang mana materi awal disampaikan oleh Kaprodi IP Muhammad Kamil, S,IP.,M.A dan diteruskan oleh Ka. Lab IP Ali Roziqin, M.PA yang sekaligus PIC pelaksanaan COE. Kegiatan ini berfokus pada proses penyusunan materi kurikulum, pengajar mitra, dan timeline sekaligus model teknis pembelajaran COE. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan nuansa praktik yang lebih dibandingkan kelas regular. Dalam kesempatan yang sama Kamil sapaan akrab dari Kaprodi IP mengatakan bahwa, hasil dari workshop dan FGD ini diharapkan bisa menjadi pedoman teknis bagi prodi melaksanakan kelas unggulan yang akan dimulai semester depan. Sekaligus meminta saran dan masukan dari mitra untuk model pelaksanaan teknis, sehingga kehadiran mahasiswa dapat menjadi problem solver dan pembantu dalam menyelesaikan tugas mitra.

Mewirausahakan Birokrasi Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat, Prodi IP Gelar Kuliah Tamu

Malang, 5 Desember 2022. Menghadapi perubahan tuntutan masyarakat birokrasi pemerintah perlu menyusun strategi kreatif dalam rangka mensejahterakan masyarakat. Salah satunya adalah mewirausahakan peran pemerintah dalam konteks pembangunan ekonomi. Untuk membekali mahasiswa sebagai sumber daya pemerintah masa depan, prodi IP melaksanakan kuliah tamu dengan tema Enterprising The Government: Strategi dan Perencanaan Pembangunan Ekonomi Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat. Kegiatan yang diikuti seluruh mahasiswa IP UMM angakatan 2021 ini menghadirkan narasumber yang telah lama berkecimpung dalam pembangunan daerah sekaligus alumni IP UMM tahun 1998 yaitu Dr. Auri Adham Putro, M.Si yang menjabat sebagai Kepala Bidang Ekonomi, BAPPEDA Kab. Bungo, Provinsi Jambi. Dalam kuliah tersebut Auri sapaan beliau menjelaskan konsep dan praktik perencanaan pembangunan terutama dari kabupaten dalam menghadapi situasi krisis, mulai dari pandemic sampai ancaman resisi di masa yang akan datang. Menurut Auri daerah harus mengedepankan pada prinsip kolaboratif dan sinergitas antar instansi, sehingga secara bersama dapat menyiapkan strategi tepat untuk mengatasi permasalahan sosial. Kegiatan kuliah tamu mendapat respon positif dari sebagian besar mahasiswa dengan banyaknya pertanyaan dan pernyataan yang disampaikan oleh mahasiswa. Pada kesempatan yang sama Wakil Dekan baru FISIP yaitu Najamuddin Khairur Rijal dan Kaprodi IP Muhammad Kamil mengapresiasi sekaligus berharap bahwa kuliah tamu ini selain memberikan tambahan pengetahuan praktis bagi mahasiswa, juga diharapkan dapat memberikan inspirasi mahasiswa IP untuk memperoleh peluang besar dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Resmi, Empat Dosen IP Menjadi Pengurus ADIPSI Periode 2022-2025

Malang, 19 November 2022. Empat dosen prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang resmi menjadi pengurus pusat Asosiasi Dosen Ilmu Pemerintahan Seluruh Indonesia periode 2022-2025. Empat dosen tersebut adalah Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si., Muhammad Kamil, S.IP., M.A., Iradhad Taqwa Sihidi, M.A., dan Ali Roziqin, M.PA. Asosiasi yang diketuai oleh Dr. Teguh Yuwono (Universitas Diponegoro) ini telah melakukan pengukuhan resmi dan rapat nasional di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Banten) yang dihadiri oleh semua pengurus dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Pada kegiatan yang dilakukan pada tanggal 17-18 November 2022 ini juga terdapat seminar nasional yang bertema “Peluang dan Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Menuju Birokrasi Kelas Dunia di Era Transformasi Digital” Bupati Pandeglang Irna Narulita dan Walikota Tangerang Arief Wismansyah menjadi narasumber praktisi pemerintahan. Keduanya diyakini sebagai Kepala Daerah di Provinsi Banten yang mampu membawa perubahan melalui transformasi digital dalam pemberian pelayanan publik. Menurut Ketua ADIPSI Teguh Yuwono, kepengurusan ADIPSI diharapkan mampu menguatkan kelembagaan dan konsolidasi dari dosen-dosen ilmu pemerintahan untuk terus berkonstribusi terhadap bangsa dan negara. Selain itu, dalam kesempatan lain, Muhammad Kamil Ketua Prodi IP UMM mengatakan bahwa kehadirannya dengan rombongan adalah bentuk komitmen untuk memperluas jaringan dan kolaborasi dalam rangka menguatkan peran Prodi IP UMM di kancah nasional, tutupnya.

Mahasiswa IP UMM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Masyarakat

Malang, 15 November 2022. Mahasiswa ilmu pemerintahan yang tergabung dalam kelompok PMM (Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat) 87 gelombang 8 yang terdiri dari Mijnus Ibage sebagai ketia kelompok dan anggota yaitu Muhammad Sukroni, Dyanu Maulana Ismail, Sayekti Abrar Admaja, Ichsan Abdullah Wahid Saleh. melakukan kegiatan pengabdian berupa edukasi pengelolaan sampah di Kelurahan Sukun, Kota Malang. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang mereka rencanakan selama kurang lebih satu bulan di Kelurahan Sukun. Kegiatan yang dilatarbelakangi terkait oleh fakta bahwa banyak sampah yang menumpuk di sekitaran masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah secara efektif. Kegiatan ini secara teknis juga dilakukan pemberian papan informasi dan spanduk terkait larangan membuah sampah di area-area tertentu. Selain itu, kelompok ini juga melakukan revitalisasi peralatan sampah sehingga bisa dilakukan dengan baik. Malang, 15 November 2022. Mahasiswa ilmu pemerintahan yang tergabung dalam kelompok PMM (Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat) 87 gelombang 8 yang terdiri dari Mijnus Ibage sebagai ketia kelompok dan anggota yaitu Muhammad Sukroni, Dyanu Maulana Ismail, Sayekti Abrar Admaja, Ichsan Abdullah Wahid Saleh. melakukan kegiatan pengabdian berupa edukasi pengelolaan sampah di Kelurahan Sukun, Kota Malang. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang mereka rencanakan selama kurang lebih satu bulan di Kelurahan Sukun. Kegiatan yang dilatarbelakangi terkait oleh fakta bahwa banyak sampah yang menumpuk di sekitaran masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah secara efektif. Kegiatan ini secara teknis juga dilakukan pemberian papan informasi dan spanduk terkait larangan membuah sampah di area-area tertentu. Selain itu, kelompok ini juga melakukan revitalisasi peralatan sampah sehingga bisa dilakukan dengan baik.

Dua Dosen IP ikuti SIMPOSIUM AIPPTM di Universitas Muhammadiyah Lampung

Lampung, 10 November 2022. Dua dosen ilmu pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang yang diwakili oleh Tri Sulistyaningsih sebagai ketua AIPPTM (Asosiasi Ilmu Pemerintahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah), dan Muhammad Kamil sebagai Koordinator Wilayah Jawa dan Indonesia Barat mengikuti acara Simposium Nasional ke-IV AIPPTM. Acara yang diselenggarakan di Univeristas Muhammadiyah Lampung ini adalah kerjasama AIPPTM dengan Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Lampung. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 9-10 November 2022 mengusung tema “Peluang dan Tantangan mewujudkan Go-Digital dalam Tata Kelola Pemerintahan”. Tema ini di usung sebagai tantangan sekaligus peluang pemerintah dalam pengelolaan pemerintahan berbasis elektronik demi terwujudnya good governance baik di level pemerintahan pusat, daerah, maupun desa. Pelaksanaan Simposium ini menghadirkan Pembicara dari unsur Pemerintah yang diwakili oleh PLT Bupati Tulang Bawang Barat Dr. Zaidirina, S.E., M.Si dan Anggota DPD RI asal lampung Ir. KH. Abdul Hakim, M.M serta dari akademisi yaitu Prof. Achmad Nurmandi, M.Sc sebagai guru besar ilmu pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Dekan FISIP UM Lampung Drs. Nur Islam, M.IP. Menurut sapaan ketua AIPPTM Bu Tri, menjelaskan bahwa symposium ini dilakukan setahun sekali yang diikuti oleh sebagian besar prodi Ilmu pemerintahan dibawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah. Bu Tri menambahkan bahwa symposium ini diikuti oleh prodi ilmu pemerintahan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Muhammadiyah Cirebon, dan Universitas Muhammadiyah Jember. Dalam salah satu kegiatan symposium adalah penyampaian makalah atau karya ilmiah dari penyaji dari unsur mahasiswa. Acara ini bertujuan untuk menjadi ruang diskusi dan bertukar pikiran mengenai isu-isu pemerintahan yang diangkat sebagai topik symposium

Perkuat kelembagaan, dan Tri dharma Perguruan Tinggi, Prodi IP Kerjasama dengan Konsultan Pemerintahan

Malang, 28 Oktober 2022. Prodi IP telah melakukan kesepakatan dengan dua konsultan pemerintahan yang berbasis di Yogyakarta yaitu IRE (Institute of Research and Empowernment) dan PT. Sinergi Visi Utama untuk penandatanganan Surat Kerjasama. Perlu diketahui, dua konsultan ini telah malang melintang menjadi mitra pemerintah baik pusat maupun daerah dalam melaksanakan program pemerintah. Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan antara prodi IP dan pihak konsultan khusunya SDM yang terampil di bidang pemerintahan. Kerjasama ini dihadiri langsung oleh Ketua Prodi IP, Muhammad Kamil, S.IP., M.A dan Sekretaris Prodi IP Achmad Apriyanto, S.IP., M.Si. Pertama. Pada kesempatan yang pertama, Tim Prodi IP ini berkunjung ke kantor IRE yang langsung disambut oleh Direktur IRE Dian Mariana beserta tim. Kegiatan yang berisi dikusi dan pengenalan masing-masing lembaga ini berlangsung secara hangat dan kekeluargaan. Akhir dari kegiatan ini adalah dilakukannya penandatanganan secara simbolis yang dilakukan oleh masing-masing pimpinan IRE dan Prodi. Pada kesempatan kedua, tim prodi IP bergeser ke PT. Sinergi Visi Utama yang kebetulan bertemu dengan pimpinan bagian kerjasama yaitu Muhammad Khozin. Kerjasama antara PT. Sinergi Visi Utama dan Prodi IP diharapkan bisa dilakukan dalam waktu dekat seperti pengembangan COE dan MBKM bagi mahasiswa. Selain itu dari akademisi Prodi IP juga terbuka jika keahliannya dibutuhkan dalam pngerjaan proyek-proyek pemerintahan. Muhammad Kamil menyampaikan “ kerjasama dengan dua konsultan ini diharapkan membawa kebermanfaatan bagi penguatan lembaga dan pengembangan skill mahasiswa”, tutupnya.

Mantapkan Pelaksanaan COE, Prodi IP Penjajakan Kerjasama dengan Lembaga Think Tank Nasional dan Internasional

Malang, 21 Oktober 2022. Prodi IP terus berkomitmen untuk melakukan inovasi proses dan kualitas pembelajaran dalam rangka mewujudkan generasi emas bagi bangsa Indonesia. Sejalan dengan tujuan tersebut, Centre of Excellence yang telah dimiliki oleh Prodi diharapkan mampu ikut berkonstribusi mencetak generasi emas di masa depan. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa prodi IP telah memiliki CoE yang disebut dengan Analis Politik dan Pemerintahan yang didalamnya terdapat dua kelas, yaitu Kelas Analis Politik dan Kelas Pemerintahan Desa. Beberapa hari lalu, dua perwakilan dosen IP yaitu Ali Roziqin, M.PA dan Yana S. Hijri, M.IP bertolak ke Jakarta untuk melalukan kerjasama dengan dua Lembaga think tank yang telah lama malang melintang dalam dunia politik dan pemerintahan yaitu CSIS (the Centre for Strategic and International Studies) Indonesia dan Perludem (Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi) Dalam kesempatan pertama rombongan prodi IP bertemu dengan peneliti senior di CSIS yaitu Vidhyandika Djati Perkasa, Ph.D dan Arya Fernandes, M.IP. Dalam kesempatan tersebut pihak CSIS menyatakan terbuka jika ada perguruan tinggi yang ingin bekerjasama dengan lembaganya tersebut, tidak terkecuali membantu pengembangan CoE dari Prodi IP UMM. Menurut mereka CoE analis politik dan pemerintahan mempunyai potensi yang bagus di masa depan, apalagi dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam kehidupan politik pemerintahan, kehadiran anlalis politik dan pemerintahan akan memberikan warna baru dalam menganalisis dinamika politik di masyarakat. Menurut salah satu peneliti Vindya, CSIS akan sangat berharap jika kerjasama ini tidak hanya berhenti pada aspek legal formal tapi konkrit dalam bentuk kegiatan, khususnya pengembangan CoE prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam kesempatan kedua yaitu dengan aktivis Perludem, yang kebetulan bertemu langsung dengan Direktur Eksekutif, Khoirunnisa Nur Agustyati, M.IP. Dalam obrolan yang dikemas santai tersebut, Ninis sapaan Direktur Eksekutif Perludem bahwa sebelumnya antara Prodi IP UMM dan Perludem telah memiliki kerjasama akan tetapi seiring berjalanya waktu, durasi kerjasama telah habis. Oleh karena itu momentum ini menjadi penting untuk melanjutkan kerjasama dan penyusunan kegiatan bersama antara Prodi IP dengan Perludem. Khusus mengomentari program CoE yang menjadi misi rombongan prodi IP UMM. Ninis menyatakan siap membantu dan bersedia dalam proses penyusunan design sekaligus menjadi praktisi yang akan memberikan pengalamanya kepada mahasiswa. Pada kesempatan lain, Muhammad Kamil selaku Ketua Prodi IP UMM menambahkan “Semoga apa yang kami lakukan dengan melakukan kerjasama dengan Lembaga think thank bisa memberikan warna baru bagi pelaksanaan CoE Prodi IP UMM”, tutupnya.

Matangkan Pelaksanaan COE, Prodi IP Gelar Visitasi di Kab. Magetan

Malang, 26 September 2022. Sebagai kampus yang berkomitmen untuk menciptakan SDM Unggul, melalui visi Universitas, prodi IP UMM memiliki kelas unggulan yang disebut dengan COE (Centre of Excellence) yaitu Kelas Pemerintahan Desa. Pelaksanaan COE ini telah bekerjasama dengan mitra yaitu empat pemerintah desa di Kab. Magetan. Empat desa tersebut diantaranya, Desa Gonggang, Desa Bedagung, Desa Ngiliran, dan Desa Janggan. Keempat desa ini sebelumnya telah memiliki kerjasama dengan Prodi IP dalam pelaksanaan Tridharman Perguruan Tinggi, termasuk didalamanya adalah pelaksanaan COE ini. Kerjasama dengan mitra pemerintah desa ini merupakan salah satu hal penting dan startegis yang harus dilakukan oleh setiap program studi. Apalagi sesuai dengan visi misi prodi yaitu Strenthening Dynamic Governance. Tujuan Pelaksanaan COE pada mitra prodi ini diharapkan mampu berkontribusi langsung dalam penyelesaian masalah desa dan menggali potensi desa untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam pelaksanaan COE ini diikuti oleh 8 mahasiswa semester 5 yang tersebar secara merata di 4 desa diatas. Salah satu proker yang mereka tawarkan kepada pihak desa adalah penggunaan Sinterdesa (Sistem Informasi Terintegrasi Desa). Sinterdesa bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat secara luas terkait dengan profil desa, aset desa, jumlah penduduk dan informasi penting lainnya. Menurut Pak Kamil, Kaprodi IP UMM sekaligus penanggung jawab COE mengatakan bahwa pelaksanaan COE ini merupakan kelas rintisan pemerintahan desa yang disediakan kepada mahasiswa yang berminat dan memprogram kelas COE. Mahasiswa ini diharapkan mampu mempelajari secara komprehensif dan setalah mengikuti kelas ini dapat terserap pada bidang yang relevan.