Malang, 20 Januari 2026 Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang secara resmi membuka kegiatan Latihan Kepemimpinan Pemerintahan (LKP) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Rindam V/Brawijaya. Pembukaan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pembinaan kepemimpinan yang dirancang untuk membentuk karakter calon pemimpin pemerintahan yang berintegritas dan berdaya saing. Rangkaian kegiatan pembukaan diawali dengan prosesi upacara resmi sebagai simbol dimulainya seluruh tahapan Latihan Kepemimpinan Pemerintahan Tahun 2026.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi LKP oleh Inspektur Upacara. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta sebagai tanda resmi keikutsertaan dalam seluruh rangkaian pelatihan. Penyematan tanda peserta ini mencerminkan kesiapan dan komitmen peserta untuk mengikuti proses pembinaan kepemimpinan yang telah disusun secara sistematis, terukur, dan berorientasi pada penguatan karakter serta kedisiplinan.
Memasuki agenda utama, amanat Inspektur Upacara disampaikan oleh Wakil Komandan Detasemen Pendidikan Kejuruan (Wadan Dokdikjur) Rindam V/Brawijaya, Mayor CBA Agus Budi Sutanto, S.Sos. Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa Latihan Kepemimpinan Pemerintahan merupakan sarana strategis dalam membentuk mental, karakter, dan sikap kepemimpinan generasi muda. “Kegiatan Latihan Kepemimpinan Pemerintahan ini dirancang untuk membentuk calon pemimpin yang berintegritas, disiplin, dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kemampuan berpikir, tetapi juga dari sikap, keteladanan, serta kesiapan menghadapi tantangan nyata di lapangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa seluruh peserta akan mendapatkan pembekalan materi yang dirancang secara terukur dan berkelanjutan. Materi tersebut bertujuan untuk menumbuhkan dan memperkuat integritas, meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan yang baik, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan yang berkarakter. Selain itu, peserta juga diingatkan untuk senantiasa mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan dalam setiap aktivitas selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan LKP Tahun 2026 agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan optimal.
Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM, Ali Roziqin, M.PA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Rindam V/Brawijaya atas kesediaan dan dukungannya dalam menerima serta memfasilitasi pelaksanaan kegiatan LKP. Beliau menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah sesuatu yang lahir secara instan, melainkan dibentuk melalui proses panjang, persiapan yang matang, serta pengalaman yang berkelanjutan. “Seorang pemimpin tidak dilahirkan secara instan, melainkan dibentuk melalui proses yang panjang, terencana, dan berkelanjutan. Melalui Latihan Kepemimpinan Pemerintahan ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya memiliki kecakapan intelektual, tetapi juga kepekaan kepemimpinan, integritas, serta karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan pemerintahan di masa depan,” ujarnya.
Latihan Kepemimpinan Pemerintahan (LKP) Tahun 2026 menjadi salah satu upaya strategis Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM dalam mencetak kader pemimpin pemerintahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter yang kuat, serta komitmen terhadap nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan moral dan etika. Rangkaian kegiatan pembukaan ditutup dengan laporan Komandan Upacara, kemudian Inspektur Upacara meninggalkan tempat upacara sebagai simbol berakhirnya kegiatan pembukaan LKP Tahun 2026 dan dimulainya seluruh rangkaian pelatihan kepemimpinan.