Malang, 10 September Rangkaian Pesmaba 2025 Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan Sharing Session bertajuk “Menjadi Generasi Penguat Negeri: Refleksi Alumni dan Mahasiswa Baru”. Sesi ini menghadirkan dua alumni inspiratif sebagai pemateri, yakni Imam Yusuf Abdullah Divisi Humas Bawaslu Kota Batu dan Zendita Alvion Ketua BPD Desa Sumbergondo Kota Batu.

Dalam pemaparannya, Imam Yusuf menceritakan pengalamannya meniti karier mulai dari magang riset di KPU hingga kiprahnya di Bawaslu. Ia berpesan kepada mahasiswa baru untuk memanfaatkan peluang yang ada. “Jangan takut mencoba. Bangun jejaring sejak awal, kuasai soft skill, dan jangan sampai kesempatan lewat begitu saja,” ujarnya.

Sementara itu, Zendita Alvion membagikan kiprahnya aktif di bidang kepemudaan dan pemerintahan desa, termasuk perannya sebagai Duta Genre Kota Batu sampai saat ini Zendita menjabat sebagai Ketua BPD Desa Sumbergondo Kota Batu. Ia menegaskan pentingnya kepedulian mahasiswa terhadap isu bangsa. “Kritis itu perlu, tapi pastikan belajar dari sumber yang valid. Mahasiswa harus berani peduli terhadap kondisi pemerintahan kita,” ungkapnya.

Diskusi juga membahas isu politik aktual terkait reshuffle kabinet. Imam Yusuf menekankan bahwa meski sebagai ASN dirinya terbatas berkomentar, mahasiswa tetap memiliki ruang besar untuk bersuara. Sedangkan Zendita mengingatkan mahasiswa untuk menjadikan kepedulian sosial sebagai bentuk kontribusi nyata.Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa menanyakan strategi manajemen waktu, sistem pemilu, serta prinsip menjalankan visi misi UMM.

Diskusi ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada pemateri serta apresiasi kepada penanya terbaik yang diberikan oleh Warek V, Prof. Tri dan moderator Miss Putri. Sharing Session ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa baru untuk memandang masa depan, sekaligus motivasi agar semakin siap berkiprah sebagai generasi penguat negeri.