Program Studi Ilmu Pemerintahan Gelar Lokakarya Rekontruksi Kurikulum Center of Excellence (CoE)

Pada tanggal 1 Maret 2024 Program studi Ilmu Pemerintahan UMM mengadakan kegiatan LOKARYA. Kegiatan tersebut diadakan dengan tujuan untuk membahas terkait rekontruksi kurikulum program Center of Excellence (CoE) tepatnya di Ilmu Pemerintahan yang mendatangkan Dekan FISIP UMM Bapak Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si, Bapak Prof. Dr. Ir. Daman, “Sudah ada 3 kampus yang belajar coe ke UMM yaitu UGM, UMY, dan UNPAD merka tertarik oleh gagasan Coe UMM” Ujar Bapak Kamil, S.IP., M.A. Program Center of Excellence (CoE) di UMM lebih tepatnya di Program studi Ilmu Pemerintahan telah terintegrasi oleh tugas akhir. CoE juga merupakan stimulasi bagi Program studi untuk menyiapkan alumni yang memiliki kemampuan yang mumpuni dan diharapkan dapat menyesuaikan permintaan dunia kerja. CoE juga mendapatkan apresiasi dari banyak pihak seperti Kementrian sampai di UNESCO, selain itu CoE juga mendapatkan banyak perhatian dikarenakan diakui memiliki berbagai macam program yang unik dan menarik serta dapat melahirkan fokus-fokus kajian yang dapat menarik minat pasar. “CoE sendiri memberi dukungan yang baik bagi kebijakan universitas, pasti lulus tepat waktu karena mahasiswa yang mengikuti CoE ini tidak perlu mengikuti proses reguler seperti mereka yang tidak mengikuti CoE” Ujar Bapak Prof. Dr. Muslimin, M.Si. Karena banyak memiliki daya tarik tersendiri program Center of Excellence juga menjadi salah satu hal yang dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk mengikuti program tersebut. Tak hanya ingin mendapatkan ilmu secara teorinya saja mereka juga mendapatkan ilmu secara praktik/langsung serta pengalaman yang menarik.
Prodi IP UMM Bersama dengan HIMAP Mengadakan Kegiatan “Seminar Kepemiluan”

Pada tanggal 29 Februari 2024 Program studi ilmu pemerintahan UMM bersama dengan Himpunan mahasiswa ilmu pemerintahan mengadakan kegiatan seminar kepemiluan. Seminar ini diadakan dengan tujuan untuk membahas apa saja peristiwa yang terjadi selama sebelum, sesaat pelaksanaan dan sesudah pelaksanaan pemilu. Kegaiatan ini dilaksanakan dalam rangka edukasi serta diskusi bersama mahasiswa IP UMM. Pembahasan tersebut dilakukan secara teori dan fakta lapangan. Dalam seminar ini terdapat 3 pembicara yaitu Bapak Prof. Asep Nurjaman, M.Si selaku pembicara 1, Bapak Dr. Salahudin, S.IP., M.Si., M.PA sebagai pembicara 2, dan Bapak Yana Syafriyana Hijri, S.IP., M.IP sebagai pembicara 3. “Dalam proses pemilu ini sebelum dan sesudah dilakukannya PEMILU terdapat narasi penghianatan, penggunaan kekuasaan untuk kepentingan politik tertentu dan berbagai narasi lainnya yang digunakan dalam rangka untuk mengarahkan atensi publik agar hati-hati dalam pelaksanaan PEMILU, dan memang terjadi setelah Pemilu itu kata yang dinarasikan betul-betul terjadi sehingga terdapat kambing hitam seperti Pak Jokowi, Lembaga survey, Aparat, dan SIREKAP. Itu adalah narasi-narasi yang akan berkembang dan setelahnya biasanya ada kambing-kambing hitam.” Ungkap Bapak Prof. Asep Nurjaman, M.Si. “Masa depan demokrasi harus kita perbaiki dari 3 aspek yang pertama adalah Democracy Mind apakah semua dari kita, pemerintah, partai politik, masyarakat, mahasiswa, dosen Ilmu Pemerintahan dan Ilmu politik berfikir tentang demokrasi atau tidak. Jangan-jangan tidak berfikir sehingga tidak akan mau memikirkan kemajuan politik atau malah tidak menyoblos kemarin. Bagaimana mau berfikir tentang demokrasi jika sandang, pangan dan papan belum terpenuhi. Aspek kedua yaitu demokrasi attitude, bagaimana demokrasi itu dibangun maka diperlukan prtisipasi seperti mahasiswa dan dosen dengan melakukan pendidikan politik yang nanti disampaikan kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman kepada mereka bahwa berbicara tentang politik itu penting. Bagaimana masyarakat mau berbicara mengenai politik jika mereka menganggap bahwa politik itu kotor dan menakutkan. Aspek ketiga adalah demokrasi skill kempuan berdemokrasi harus dibangun oleh semua komponen yaitu oleh masyarakat dan partai politik” Tambah Bapak Yana Syafriyana Hijri, S.IP., M.IP
Matangkan Persiapan COE dan Magang Riset Pemerintahan, Prodi IP Gelar Sosialisasi

Malang, 24 Februari 2024 Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan Sosialisasi Akademik, Magang Riset Pemerintahan dan Program COE kepada seluruh mahasiswa angkatan 2021 dan mahasiswa angkatan 2020 yang belum melaksanakan magang yang bertempat di Aula Masjid Ar. Fachrudin Lantai 1 Kaprodi Ilmu Pemerintahan Bapak Muhammad Kamil, S.IP.,MA menyampaikan “untuk kegiatan magang tahun ini terdapat lebih banyak instansi tempat instansi yang bekerja sama dengan Prodi Ilmu Pemerintahan dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya satu instansi saja. Tempat magang tesebut antara lain di daerah Malang Raya, Magetan, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah daerah” Program magang ini akan dilaksanakan selama empat bulan yaitu mulai dari Bulan Juli, Agustus, Sepetember, Oktober. Program magang ini akan terintegrasi dengan tugas akhir atau skripsi. Riset sesuai dengan instansi yang d harus sering konsultasi ipilih saat magang. Selain itu program magang ini juga bisa dikoversi ke 20 sks namun dengan syarat harus sering konsultasi dan jangan sering izin tanpa keterangan Selain itu juga sosialisasi program Center Of Excellenge (COE) yang ditujukan kepada seluruh mahasiswa angkatan 2021. Program ini merupakan komitmen dari Universitas Muhammadiyah Malang untuk menambah skill mahasiswa. Yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas profesional analisis pemerintahan dan politik, serta kelas pemerintahan desa. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Ali Roziqin, S,AP.,MPA “Program Center Of Excellenge (COE) ini akan mendapatkan fasilitas dan keuntungan seperti networking dengan mitra dan praktisi, modul, percepatan penyusunan skripsi/tugas akhir, konversi matkul, pengalaman praktik dengan ahlinya, sertifikat COE, luaran berbasis publikasi ilmiah” Untuk program Center Of Excellenge (COE) ini tentunya tidak dipungut biaya atau gratus karena sudah menjadi fasilitas yang diberikan oleh Universitas Muhammadiyah Malang kepada mahasiswanya. Yang membedakan program Center Of Excellenge (COE) dengan kelas biasa adalah kurikulum spesifik, menuntut praktik dan perbanyak case, dan project based learning
Mahasiswa IP UMM Sukses Miliki Usaha Penggemukan Sapi

Menjadi seorang wirausaha muda merupakan salah satu kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa. Memiliki usaha bagi seorang mahasiswa bukan hanya menambah uang saku, tetapi juga menjadi modal serta pengalaman yang dapat dijadikan pilihan setelah lulus kuliah. Dengan memiliki usaha, mahasiswa tidak lagi dipusingkan dengan urusan keuangan sebelum lulus serta tidak akan pusing mencari-cari pekerjaan setelah lulus kuliah. Berwirausaha juga menjadi pilihan seorang mahasiswa IP bernama Sondy Adyjaya angkatan 2020 atau yang kerap disapa dengan Sondy. Mahasiswa asal Kabupaten Malang ini memiliki usaha yaitu Penggemukan Sapi. Usaha tersebut telah dirintisnya sejak tahun 2022. Usaha Penggemukan Sapi ini berada di Jl. Sunan Ampel, dsn Curah Ampel, desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Awalnya Sondy tidak memiliki ide atau fikiran tentang berbisnis sapi, namun saat ayahnya terjun di bisnis sapi diantara tahun 2018 bersama dengan temannya melalui sistem tanam modal saja, namun hasil yang diberikan lumayan. Mulai dari situ Sondy diminta oleh ayahnya untuk belajar dikandang yang dimiliki teman ayahnya tersebut. “Dengan sistem belajar tersebut, muncul sebuah rasa suka dan hobby bermain sapi. Karena sesuatu pekerjaan jika tidak ada timbul rasa suka, maka tidak akan mempunyai sebuah keinginan yang sangat besar untuk berbisnis sapi tersebut” Begitulah menurut penuturan dari Sondy. Dalam menjalankan usahanya, kandang dibangun di tahun 2021 pertengahan dan selesai di tahun 2022 pertengahan. Pada awalnya Sondy hanya memiliki 8 ekor sapi dengan kapasitas kandang 27 ekor sapi, serta mempunyai 2 karyawan. Namun setelah berjalannya waktu dan penjualan saat idul adha kapasitas kandang saat ini sudah hampir penuh. Pengeluaran sapi terhitung dari awal pertama sapi datang dengan 6 bulan pertama di kandang, 1 ekor sapi harus sebisa mungkin memiliki harga 1 juta perbulan nya. Jika sudah 6 bulan, saatnya untuk menjual kepada jagal sapi atau kepada jual beli sapi (blantik). Namun untuk memiliki penghasilan besar, Sondy juga menyimpan beberapa sapi dengan pertumbuhan yang sangat amat baik untuk dijual pada saat Idul adha. Keuntungan yang didapat sangat besar yaitu pada Idul Adha. Dalam menjalankan usaha tentu ada susah senangnya. Pada awal dibangun kandang sapi tersebut Sondy kesulitan dalam mengelola waktu, karena Sondy harus terjun langsung untuk merawat sapi-sapinya sebab karyawan yang dimiliki hanya tinggal 1. Diawal juga Sondy belum bisa fokus untuk kerja sama dengan jagal sapi ataupun blantik sapi lainnya. “Pertama saya mempelajari dimana letak kesalahan yang saya perbuat, kemudian mulai memperbaiki. Tidak luput saya juga meminta masukan dan saran dari orang tua dengan menyampaikan permasalahan tersebut, dan berfikir untuk memajukan sebuah bisnis yang saya terjuni saat ini melalui rasa semangat dan rasa tanggung jawab.” Ungkap Sondy. Tentunya dari usaha yang dimilikinya, Sondy bisa mendapatka sebuah pengalaman dan pembelajaran yang membuahkan hasil. Selain itu, dari usaha yang dimiliki oleh Sondy dapat dimasukkan dalam aktifitas Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dimana salah satu bentuk dari kegiatannya tersebut adalah Kegiatan Wirausaha.
Government To School SMAN 1 Karangrejo, Tulung Agung: Menggali Potensi Masa Depan Melalui Ilmu pemerintahan

Himpunan Mahasiswa Prpgram Studi Ilmu Pemerintahan (HIMAP) telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan promosi program studi Ilmu Pemerintahan. Kegiatan sosialisasi ini memberikan informasi kepada siswa-siswi SMA terkait jurusan Ilmu Pemerintahan yang ditunjukan agar siswa-siswi ini tertarik untuk mengambil jurusan Ilmu Pemerintahan saat mereka lulus nantinya. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga sekolah yaitu SMAN 01 KARANGREJO TULUNGAGUNG, SMAN 02 BATU, dan MAN KOTA BLITAR. Kegiatan sosialisasi dan promosi jurusan IP UMM ini dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 19 Januari 2024, 22 Januari 2024, dan 23 Januari 2024. Pada tanggal 19 Januari kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 01 KARANGREJO TULUNGAGUNG dengan konsep Campus Expo, tanggal 22 Januari 2024 kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 02 BATU dengan konsep pemaparan materi jurusan IP UMM, dan tanggal 23 Januari 2024 kegiatan ini dilaksanakan di MAN KOTA BLITAR dengan konsep yang sama dengan SMAN 01 KARANGREJO TULUNGAGUNG yaitu dengan konsep Campus Expo. “Tulungagung 19 Januari 2024, Campus Expo merupakan pameran pendidikan perguruan tinggi yang ditunjukkan kepada calon mahasiswa untuk menjadi rujukan dalam melakukan konsultasi dan mencari informasi yang akurat dalam perguruan tinggi serta memotivasi siswa-siswi SMAN 01 KARANGREJO TULUNGAGUNG. Dalam kegiatan Campus Expo PTN dan PTS memperkenalkan kepada siswa-siswi SMAN 01 KARANGREJO TULUNGAGUNG serta memberikan informasi yang informatif mengenai perguruan tinggi. Campus Expo ini membuat stand setiap Universitas untuk dikunjungi para siswa agar mereka mendapat informasi-informasi di Universitas yang mereka inginkan. Pemaparan materi oleh guru SMAN 01 KARANGREJO TULUNGAGUNG memberikan materi tentang S1 dan D3 serta pemaparan tentang ketentuan SNPMB 2024. Setelah pemaparan materi ada juga kegiatan sharing bersama alumni SMAN 01 KARANGREJO TULUNGAGUNG yang lolos dengan berbagai jalur yaitu dari jalur SNBP, SNBT,MANDIRI, SPAN PTKIN, UMPTKIN ,lalu dilanjut dengan tanya jawab dan ice breaking. Di dalam kegiatan Campus Expo ini kita memberi motivasi untuk siswa-siswi terkait siswa eligible agar dapat lanjut ke perguruan tinggi lewat jalur SNBP yang terhubung dengan beasiswa-beasiswa. Campus Expo ini membuat stand setiap Universitas untuk dikunjungi para siswa agar mereka mendapat informasi-informasi di Universitas yang mereka inginkan”. “Batu 22 Januari 2024, pada kegiatan sosialisasi ini memberikan informasi kepada siswa-siswi SMAN 02 BATU terkait jurusan Ilmu Pemerintahan yang ditunjukan agar siswa-siswi ini tertarik untuk mengambil jurusan Ilmu Pemerintahan saat mereka lulus nantinya. Sambutan Wakil Ketua Himap (Jemmy Kurniawan) dan Ketua Pelaksana (Amanda Nazarina Putri) berisi kata Terima kasih ke pihak sekolah dan motivasi untuk siswa siswi SMAN 02 BATU. Setelah sambutan ada penyampaian materi oleh Aldy Febriansyah, yang menjelaskan tentang prodi IP UMM, Prospek Kerja, SKS, COE, dan prestasi mahasiswa IP UMM. Pada kegiatan sosialisasi ini siswa-siswi SMAN 02 BATU juga banyak yang bertanya kepada pemateri terkait jurusan Ilmu Pemerintahan seperti, Apa perbedaan Ilmu Politik dengan Ilmu Pemerintahan?, Bisakah lulusan Ilmu Pemerintahan nyaleg?, dan Bagaimana peluang lulusan ilmu pemerintahan akan menjadi PNS?. Dalam kegiatan ini kita juga memberikan banyak informasi kepada para siswa untuk mendapatkan berbagai opsi pendidikan dalam perguruan tinggi. Sosialisasi dan promosi program studi Ilmu Pemerintahan menawarkan program-programnya kepada para siswa SMAN 02 BATU. Kegiatan ini juga menciptakan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk saling berinteraksi, membangun hubungan, dan menjembatani berbagai informasi dalam pemilihan perguruan tinggi”. “Blitar 23 Januari 2024, Sambutan Kepala Sekolah yang menjelaskan mengenai tujuan Expo Kampus sebagai upaya memperkenalkan perguruan tinggi kepada siswa-siswi MAN Kota Blitar kelas XII, sebagai calon lulusan SMA dan calon mahasiswa. Memberikan motivasi untuk bisa melampaui batasannya dan agar berupaya meraih mimpi-mimpi nya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk kaderisasi alumni agar silaturahmi antar alumni dan calon alumni MAN Kota Blitar dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dalam kegiatan ini ditampilkan drama yang berkolaborasi dengan tim teater MAN Kota Blitar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pengetahuan dan juga bimbingan kepada siswa kelas IX, mengenai tujuan diadakannya kegiatan ini, sehingga para siswa bisa perpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Seminar Motivasi, seminar ini sebagai sarana berbagi pengalaman para alumni yang telah sukses duduk dibangku perkuliahan dalam bidang akademik maupun organisasi. Para perwakilan kampus melakukan Talkshow berbentuk perbincangan aktif tanya jawab dari perwakilan perguruan tinggi yang akan dibagi dengan berbagai zona yang terdiri 5-7 perguruan tinggi sesuai daerahnya. Materi yang dibawakan pada saat talkshow adalah seputar kehidupan, jalur masuk, serta pengalaman selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Ice Breaking berisi game dan hiburan tebak lagu dan tebak logo kampus untuk mengisi waktu luang serta menumbuhkan semangat audiens dalam mendengarkan materi talkshow”.
HIMAP UMM Gelar Kegiatan “Government To School”

Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan (HIMAP) UMM menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan promosi jurusan Ilmu Pemerintahan dalam program kerja “Government To School”. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa-siswi SMA terkait jurusan Ilmu Pemerintahan yang ditunjukan agar siswa-siswi ini tertarik untuk mengambil jurusan Ilmu Pemerintahan saat mereka lulus nantinya. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga sekolah yaitu SMAN 01 KARANGREJO TULUNGAGUNG, SMAN 02 BATU, dan MAN KOTA BLITAR. Kegiatan “Government To School” yang diadakan pada tanggal 22 Januari 2024 di SMAN 02 Batu. Dalam Kegiatan tersebut Jemmy Kurniawan selaku Wakil Ketua HIMAP memberikan sambutan, dilanjutkan oleh Amanda selaku Ketua Pelaksana dari Program Kegiatan “Government To School”. Setelah itu dilakuka penyampaian materi oleh Aldy Febriansyah, ia menjelaskan tentang Prodi Ilmu Pemerintahan UMM, Prospek Kerja, Sistem Kredit Semester (SKS), Center of Excellence (COE), serta Prestasi dari Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan Sesi Tanya Jawab dari siswa-siswi SMAN 02 Batu dengan Pemateri “Ilmu politik melingkup spesifik tentang Ilmu Politik, sedangkan Ilmu Pemerintahan lebih Universal yang mencakup Pemerintahan dan juga Politik” Jelas Pemateri. “Peluang kuota PNS untuk Ilmu Pemerintahan itu cukup besar, hanya saja bergantung kepada bagaimana individu tersebut menghadapi rangkaian tes” Tambah Pemateri. Dalam kegiatan ini kita juga memberikan banyak informasi kepada para siswa untuk mendapatkan berbagai opsi pendidikan dalam perguruan tinggi. Sosialisasi dan promosi program studi Ilmu Pemerintahan menawarkan program-programnya kepada para siswa SMAN 02 BATU. Kegiatan ini juga menciptakan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk saling berinteraksi, membangun hubungan, dan menjembatani berbagai informasi dalam pemilihan perguruan tinggi. Sedangkan untuk di SMAN 01 Karangrejo Tulungagung kegiatan diadakan pada tanggal 19 Januari 2024 dan untuk di MAN Kota Blitar kegiatan diadakan pada tanggal 23 Januari 2024 yang mana program ini juga dilaksanakan melalui Kegiatan Campus Expo PTN dan PTS.
HIMAP UMM Gelar Latihan Kepemimpinan Pemerintahan sebagai Program Wajib untuk Mahasiswa Baru IP UMM

Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan (HIMAP) Universitas Muhammadiyah Malang periode 2023/2024 melaksanakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Pemerintahan (LKP) Angkatan 2023 dengan mengusung tema “Membentuk Jiwa Kepemimpinan dengan Membangun Nalar Kritis Guna Mewujudkan Mahasiswa Adaptif, Inovatif dan Kreatif”. Kegiatan ini bertempat di Dodik Bela Negara Rindam V/ Brawijaya Malang yang berlangsung selama tiga hari pada tanggal 15-17 Januari 2024 dengan jumlah peserta sebanyak 78 dari seluruh angkatan 2023 dan sebagian angkatan 2022 yang mengikuti kegitan LKP secara susulan. “Melalui kegiatan ini mahasiswa ilmu pemerintahan mempunyai dasar-dasar wawasan kebangsaan dan jiwa bela Negara dalam menghadapi tantangan di era globalisasi ini”, ucap Kapten Arh Mulyono sebagai pelatih kegiatan. Kegiatan LKP merupakan program wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa ilmu pemerintaan yang nantinya menjadi persyaratan untuk sidang skripsi di akhir masa studi. Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi antara HIMAP UMM dengan Program Studi dan Laboratorium Ilmu Pemerintahan. Pada kegiatan LKP ini peserta diberi pembekalan berupa materi-materi dan praktik mengenai kepemimpinan pemerintahan. “Harapannya dengan terealisasinya kegiatan ini peserta LKP mampu menghadapi dunia perkuliahan yang memerlukan sikap disiplin diri hingga disiplin waktu serta menjadikan mahasiswa ilmu pemerintahan yang adaptif, kreatif dan inovatif”, Ungkap Fahmi selaku ketua pelaksana. Muhamad Isyardi, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan menambahkan mengenai latihan kepemimpinan pemerintahan yang dilaksanakan selama tiga hari berharap kepada peserta LKP atas segala waktu, tenaga dan pikiran yang telah didedikasikan semoga setiap kegiatan yang telah diikuti baik kedisiplinan dan materi keilmuan dapat bermanfaat dan diamalkan dalam kehidupan sosial dan perkuliahan.
Hebat, Mahasiswa IP Ukir Prestasi Internasional Kepemudaan

Pada tanggal 16 Januari – 19 Januari 2024 Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM Yastinki Hasni Ivani mengikuti Program pertukaran pemuda Indonesia yang bernama Indonesian Youth Excursion yang diseleksi dan terpilih menjadi perwakilan pemuda. Program IYEN 2024 Chapter kuala lumpur ini sifatnya Fully Funded. Program ini memberikan banyak pengalaman dan kesempatan yang luar biasa. Kegiatan IYEN ini dilakukan dalam beberapa rangkaian yang diantaranya menjadi hal yang luar biasa karena seluruh delegasi diwajibkan membuat sebuah digital inovation yang mengimplementasikan nilai – nilai SDG’s yang kemudian pada hari ke-3 project tersebut di Presentasikan. Pada proses penilaian juga IYEN membawa dewan juri yang berasal dari Malaysia, team 1B Bidang Pendidikan yang diketuai oleh Yastinki Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM mencoreng prestasi sebagai juara Runner Up best innovation dengan judul inovasi “Educultural Of Enterperneurship Mangga Indramayu” dengan inovasi website yang mampu memberdayakan seluruh elemen bidang pendidikan yang informatif, Komunikatif dan Kolaburatif. Dengan berbagai fitur pencarian, hilir dan alur yang jelas serta penyuguhan yang baik maka team Yastinki mampu keluar sebagai runner up pada acara IYEN Chapter Kuala Lumpur 2024.
Prodi IP UMM Gelar Workshop “Penguatan Kompetensi Mahasiswa di Bidang Pemberdayaan Masyarakat”

Malang, 17 Januari 2024 Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM mengadakan Workshop Penguatan Kompetensi Mahasiswa di Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Workshop ini diadakan dengan tujuan untuk menguatkan kompetensi serta kapasitas pada mahasiswa IP UMM. Universitas Muhammadiyah Malang sendiri telah menyediakan Ujian Kompetensi (UKOM) bagi para mahasiswanya dan telah diakui oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Dalam Workshop ini terdapat 2 pembicara yaitu Bapak Prof. Oman Sukmana, M.Si selaku pembicara 1 dan Bapak Abdus Salam, S.Sos., M.Si selaku pembicara 2. “Melalui proses pemberdayaan sekelompok orang berdaya/bisa hidup mandiri, diharapkan setelah adanya pemberdayaan masyarakat bisa mandiri. Sayangnya setiap selesai dilakukan pemberdayaan, masyarakat tidak bisa melanjutkan kegiatan itu kembali sehingga suistanable nya rendah. Dengan berbagai macam alasan, masyarakat tidak melanjutkan proyek pemberdayaan yang telah dilakukan oleh pihak yang telah memberikan bantuan. Tapi yang paling penting adalah soal komitmen dan tanggung jawab masyarakat. Seorang fasilitator sangat penting dalam menanamkan memotivasi pada masyarakat. Karena masyarakat maunya instant.” Ungkap Bapak Prof. Oman Sukmana, M.Si. “Tugas seorang fasilitator adalah bagaimana mengkoordinir pertemuan untuk merumuskan, mengidentifikasi apa yang menjadi permasalahan para masyarakat, lalu apa kebutuhan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu juga bagaimana mengidentifikasi di desa, baik potensi di sumber daya manusia, termasuk kader-kader pemberdayaan desa dan termasuk sumberdaya non manusia di desa itu yang dapat dimanfaatkan, selanjutnya adalah bagaimana menyusun sebuah program pemberdayaan masyarakat.” Tambah beliau. Dalam Workshop ini selain dilaksanakan pemaparan materi, namun juga dilaksanakan praktek diskusi terkait contoh pemberdayaan masyarakat yang didalamnya terdapat permasalahan yang harus diselesaikan oleh fasilitator (mahasiswa) setelah melaksanakan diskusi, mahasiswa diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi yang telah dilakukan. “Dalam pemberdayaan tidak ada guru, tidak ada murid, semua menjadi guru dan menjadi murid. Dalam 101 Pemberdayaan ada yang namanya teori 9 DP, Kalau menghadapi orang atau masyarakat bagaimana caranya kita lebih merendah agar mendapat simpati dari masyarakat saat akan melakukan pemberdayaan. Dalam metode Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk memutuskan bahwa masyarakat dinyatakan berdaya/tidaknya dapat dilakukan dengan metode chek and recheck dengan tujuan agar antara pendataan RT sampai dengan Kementerian Sosial dinyatakan sama. Yang mana metode PRA merupakan penyempurnaan metode pendekatan pembangunan, yang sesungguhnya berbasis pada keterlibatan masyarakat secara menyeluruh mulai dari studi awal, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Sukses tidaknya suatu pemberdayaan tergantung pada fasilitatornya.” Jelas Bapak Abdus Salam, S.Sos., M.Si.
Program Studi Ilmu Pemerintahan Melaksanakan Kegiatan Workshop untuk Penguatan Uji Kompetensi Mahasiswa

Malang, 12 Januari 2023. Program Studi Ilmu Pemerintahan melaksanakan kegiatan Workshop dengan tema “Penguatan Kompetensi Mahasiswa di Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Analisis Kebijakan”. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama dengan fokus analis kebijakan dan sesi kedua berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Workshop ini diadakan untuk menguatkan kompetensi dan kapasitas untuk penguatan kompetensi. Seperti yang kita ketahui bahwa Universitas Muhammadiyah Malang sendiri telah menyediakan Ujian Kompetensi (UKOM) bagi para mahasiswanya dan telah diakui oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Muhammad Kamil, S.IP., M.A selaku Kepala Program Studi Ilmu Pemerintahan, Muhammad Himawan Sutanto, S.Sos., M.Si selaku Wakil Dekan III, Bapak MS Wahyudi, SE., ME selaku pembicara 1 terkait analis kebijakan, Bapak Setyo Wahyu S, SE., ME selaku pembicara 2 terkait analis kebijakan, Bapak Prof. Dr. Oman Sukmana, M.Si selaku pembicara 1 terkait pemberdayaan masyarakat dan Bapak Abdus Salam, S.Sos., M.Si selaku pembicara 2 terkait pemberdayaan masyarakat. “Terkait dengan tema di workshop kali ini, ada pemberdayaan masyaraka dan analis kebijakan, yang mana Pemberdayaan masyarakat ini berkaitan dengan kelas Center of Excellence Pemerintahan Desa juga Perencanaan dan Pembangunan Masyarakat. Analis Politik berkaitan dengan mata kuliah kebijakan publik dan analisis kebijakan berbasis IT, untuk CoE yaitu analisis pemerintahan dan politik”, ungkap Kaprodi Ilmu Pemerintahan dalam sambutannya membuka kegiatan workshop ini. Selanjutnya, sambutan juga diberikan oleh Wakil Dekan III, “Kurikulum di IP telah menyediakan antara lain, magang, praktikum, dan uji kompetensi. Uji Kompetensi sendiri dibuat oleh para praktisi, sesuai dengan kebutuhan masing-masing praktisi”, ungkapnya menegaskan. Sesi pertama pada kegiatan workshop diawali dengan penyampaian materi terkait analis politik. “Ada 9 unit kompetensi yang menjadi fokus untuk mendapatkan sertifikasi analis kebijakan publik, yaitu menyusun desain kajian dan analisis kebijakan, membuat instrumen kajian dan analisis kebijakan, melakukan pengumpulan data dan informasi untuk kajian dan analis kebijakan, menyusun laporan kajian dan analisis kebijakan, menyusun rekomendasi kebijakan, menyusun bahan publikasi rekomendasi kebijakan, mempublikasikan naskah kebijakan, menyusun desain advokasi kebijakan, dan melakukan kegiatan advokasi kebijakan” ungkap 2 pembicara analis kebijakan publik. Diharapkan mahasiswa dapat memaksimalkan workshop yang dilakukan oleh prodi IP ini, bukan hanya berfikir sekedar untuk memnuhi kepentingan prodi tapi untuk mahasiswa atau kalian itu sendiri. Dan perwujudan dari workshop ini juga untuk melihat, apakah kurikulum yang telah ditetapkan oleh IP berjalan dengan sebagaimana mestinya, atau tidak.