Keren, IP Berhasil Raih Peringkat 3 Terbaik Kinerja Keuangan di UMM

Prodi IP UMM kembali menghasilkan kinerja yang memuaskan di tingkat Universitas. Kali ini berasal dari kinerja Akuntabilitas Pelaporan Keuangan dimana Prodi IP mendapatkan peringkat 3 terbaik di UMM di tahun 2022. Dengan predikat nilai “Baik” menunjukan pengelolaan keuangan prodi IP UMM yang telah baik dan telah memenuhi kaidah tata kelola kelembagaan berwatak good governance. Akuntabilitas keuangan itu menunjukan implementasi good governance pengelolaan prodi IP UMM. Artinya reformasi pengolaan keuangan yang dilaksanakan berhasil. Ini menunjukan bahwa pertanggungjawaban yang dilakukan IP UMM telah memenuhi standar keuangan yang telah disusun oleh Universitas. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut Prodi IP UMM memang menerapkan penggunaan keuangan yang konsisten dengan perencanaan dalam RAB dan juga pelaporan yang benar dan transaparan. “ini kami lakukan sebagai wujud pelaksanaan tata kelola keuangan yang baik dengan prinsip good governance, “ungkap Ahmad Apriyanto Romadhan selaku Sekretaris Prodi IP UMM. Lebih lanjut kata Apriyanto kuncinya adalah penggunaan keuangan berdasarkan perencanaan program yang telah ditetapkan dan bukti penggunaaan keuangan yang valid. “kedepanya akan terus kami tingkatkan kinerja keuangan Prodi IP sehingga bisa naik status dari Baik menjadi Sangat Baik, “Tutup Apriyanto.

120 Mahasiswa IP UMM Lulus Tanpa Skripsi

Sejak diberlakukan pada tahun 2020 prodi Ilmu Pemerintahan UMM Malang telah mencatakan kurang lebih 120 mahasiswa lulus tanpa menggerjakan skripsi. Hal tersebut terjadi karena mahasiswa tersebut berhasil lulus dengan menggunakan skema konversi artikel ilmiah yakni berhasil mempublikasikan di Jurnal Ilmiah Nasional terakreditasi SINTA 2 dan 3, Jurnal Internasional termasuk bereputasi serta Prosiding internasional bereputasi terindeks Scopus dan Web of Sciences (WoS). Ketentuan ini merujuk pada Keputusan Rektor UMM Nomor Tahun 2017 tentang Ekuivalensi Karya Kreatif dan Inovatif ke Dalam Kegiatan Kurikuler yang kemudian diderivasi dan diadaptasi dengan baik oleh Prodi Ilmu Pemerintahan. Tentu saja capaian luar biasa ini merupakan sebuah langkah maju yang diberlakukan Prodi Ilmu Pemerintahan UMM untuk merealisasikan kelulusan tepat waktu (KTW). Prestasi ini juga turut berkontribusi atas capaian peringkat pertama (1) terkait Kinerja Publikasi untuk Kategori Strata 1 Bidang Ilmu Pemerintahan di Indonesia Tahun 2022 berdasarkan Pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA). Prodi IP UMM Memperoleh nilai tertinggi Score Overall :3.542 dan SINTA Score 3Yr: 2.441 mengungguli semua prodi-prodi Ilmu Pemerintahan lain di Indonesia. Lompatan ini tentunya membutuhkan proses yang panjang. Raihan ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaboratif antara dosen dan mahasiswa. Ungkapan ini disampaikan oleh Sekretaris Prodi IP UMM, Achmad Apriyanto Romadhan, S.IP.,M.Si. ”Prodi IP begitu aktif mendorong mahasiswa untuk membuat artikel ilmiah sebagai alternatif pengerjaan tugas akhir selain skripsi, “ungkap Apriyanto. Karena itu beberapa luaran mata kuliah maupun non mata kuliah diwajibkan untuk menghasilkan jurnal dan prosiding. Dosen-dosen juga begitu intensif mendampingi pengerjaan artikel tersebut sehingga lebih berbobot. Selain itu mahasiswa juga diberikan berbagai macam pelatihan penulisan jurnal, pengayaan metodologi penelitian dan penggunaan artificial intelegence seperti Vosviewer, Gephy, NVIVO dan Wordstat 8. Apriyanto menambahkan, prodi dihadapkan pada tantangan yang cukup berat untuk menterjemahkan visi Universitas dalam meningkatkan kelulusan tepat waktu mahasiswa dengan tetap memperhatikan mutu dan kualitas tugas akhirnya. Jurnal dan prosiding yang telah masuk kriteria diatas dapat disetarakan kualitasnya sama dengan skripsi karena juga telah melewati serangkaian proses penelitian yang ketat dan serius serta direview oleh pihak jurnal. “pada kenyataanya program ini menurut pengakuan mahasiswa sangat menyenangkan dan disambut antusiasme tinggi, saat ini sejak semester 1 mahasiswa sudah mulai belajar mengerjakan jurnal yang tentu saja melalui bimbingan dari dospen, “tutur Apriyanto. Mariano Werenfridus sebagai salah satu mahasiswa yang lulus dengan skema tersebut menyatakan bahwa artikel non skripsi sangat disambut positif oleh mahasiswa. “Mahasiwa IP itu banyak memiliki kemampuan menulis yang mumpuni sehingga wajar jika banyak yang tembus jurnal dan prosiding, “ungkap Mariano. Program ini memfasilitasi kompetensi tersebut dan juga memberikan apresiasi yang pantas karena bisa digunakan sebagai pengganti skripsi. “ manfaat program ini sangat terasa dikalangan mahasiswa, efeknya banyak mahasiwa yang sangat tertarik untuk mengerjakan jurnal dan teman-teman sudah banyak yang lulus tepat waktu dengan skema tersebut, “tutup Mario.

IP Kembali Raih Wisudawan Terbaik FISIP UMM

Kabar gembira dan membanggakan kembali dirasakan oleh seluruh besar Ilmu Pemerintahan UMM Malang diakhir pekan ketiga Juni 2022. Kali ini dalam Yudisium Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM Malang periode 2 tahun 2022 yang dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2022 bertempat Aula BAU, lulusan terbaik 1,2,3 berhasil diraih oleh IP UMM. Ini merupakan prestasi kedua setelah sebelumnya mendapatkan hal yang sama pada Yudisium periode 1 tahun 2022. Mereka adalah Rizki Juda Putra Hidayat dengan IPK 3,94 (Terbaik I), Yusrin Rachmawati dengan IPK 3,92 (Terbaik II) dan Mariano Werenfridus dengan IPK 3,92 (Terbaik III). Lebih dari itu ketiganya lulus dengan waktu yang relatif singkat yakni 3 tahun 9 bulan. Ketiganya lulus karena berhasil mempublikasikan artikel jurnal nasional SINTA 3 yang dapat dikonversi sebagai pengganti skripsi. Prestasi ini sebetulnya tidak menggagetkan. Ketiganya merupakan mahasiswa yang memiliki banyak prestasi dan segudang pengalaman Organisasi. Rizki Juda Putra Hidayat tercatat pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) periode 2019/2020 dan juga pengurus di Himpunan Mahasiwa Islam (HMI) Komisariat FISIP UMM. Pria kelahiran Tanggerang, Banten, ini juga pernah mengikuti Program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) di tahun 2021. Program ini merupakan program flagship yang ada di MBKM dengan memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa indonesia yang terpilih untuk dapat berkuliah di universitas top luar negeri selama 1 semester dan fully funded. Juda berkesempatan berkuliah di Middle East Technical University (METU) yang terletak di Ankara,Turki. METU ini merupakan salah satu universitas terbaik di Turki dan juga dunia “ Saya sangat bangga karena berhasil mewujudkan harapan keluarga terutama ibu dan ayah. Mereka lah motivasi utama untuk sukses melewati proses ini yang penuh banyak dan kendala. Juda menambahkan kunci semangat terus jangan pernah menyerah jalan panjang khususnya melawan masalah. Buat teman-teman mahasiswa Ilmu Pemerintahan jangan pernah menyerah dalam berproses, lawan masalah dengan optimisme, “ujar Juda. Yusrin Rachawati aktif di LSO Teater sinden Fisip UMM dan Juga HIMAP. Perempuan kelahiran Blitar, Jawa Timur ini juga aktif dalam lomba-lomba karya ilmiah salah satunya Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM). “alhamdulillah jujur saya tidak bisa menyangka bisa mendapatkan terbaik ke 2. Ini tentu saja berkat Allah SWT dan juga orang tua. Buat teman-teman yang lain kuncinya adalah rajin belajar, minta restu dan doa dari orang tua dan berdoa, “tutup Yusrin. Sedangkan Mariano Werenfridus adalah mahasiswa yang aktif di banyak Organisasi. Di Mulai dari HIMAP, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat UMM, dan juga Organisasi Daerah (Orda) NTT. Mahasiswa kelahiran Ende, Nusa Tenggara Timur, dengan panggilan akrab Mario ini juga tercatat pernah menjadi best presenter dan best paper pada simposium nasional AIPPTM yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2019. “pertama saya merasa senang ya karena berasal dari Indonesia Timur tempat yang jauh untuk merantau tetapi saya bisa menunjukan bahwa masih tetap bisa berprestasi. Mario menambahkan bahwa mahasiswa dari luar jawa dapat sukses dimanapun berada. Pesan saya untuk teman-teman lain yang sedang berproses adalah senantiasa konsisten dengan apa yang dikejar sekarang karena kita memiliki proses masing-masing dan jangan lelah untuk mencapai mimpin kalian dengan usaha, “tegas Mario. Pencapaian ini sangat diapresiasi oleh Prodi Ilmu Pemerintahan. “mereka memang mahasiswa yang cerdas dan berprestasi, Prodi memperkuat hal tersebut dengan memfasilitasi iklim akademik yang kuat sehingga kemampuan mereka semakin meningkat, “Ujar Achmad Apriyanto Romadhan, selaku Sekretaris Prodi IP UMM, Sabtu (18/6/2022). Apriyanto menambahkan Yudisium kali ini ada 103 mahasiswa dari IP dan itu tertinggi sepanjang sejarah dalam pelaksanaan satu periode yudisium. Kami memang mendorong agar mahasiswa untuk menyelesaikan Kuliah Tepat Waktu (KTW) karena itu banyak skema kelulusan selain skirpsi. Salah satunya jurnal dan sampai saat ini lebih dari 60 mahasiwa lulusan dengan hal tersebut termasuk banyak diantara mahasiswa yang Yudisium kali ini,,”tutup Apriyanto.

Memotret Smart City, Laboratorium IP UMM Gelar Seminar Nasional

Smart City merupakan sebuah konsep kota cerdas yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik dengan perspektif berkelanjutan. Smart City merupakan pengejewantahan konsep kota ideal dan modern yang mampu menyelesaikan semua masalah publik secara efisien dan efektif melalui penyediaan inovasi-inovasi. Smart City merupakan konsekuensi dari revolusi teknologi informasi yang mengharuskan pemerintah mampu mengelola berbagai sumber daya yang dimiliki dengan berbasis teknologi informasi. Smart City adalah bentuk dari optimalisasi pelayanan publik yang wajib disediakan pemerintah kepada masyarakat. Di Indonesia, Surabaya merupakan kota yang pertama kali mempopulerkan Smart City di Indonesia melalui program Smart Governance, Smart Living dan Smart Enviroment. Bisa dikatakan berhasil, konsep tersebut kemudian direplikasi oleh banyak daerah di Indonesia. Sampai saat ini tercatat beberapa daerah seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Batu, dan kota-Kota besar lainya yang telah mendeklarasikan diri sebagai daerah berbasis Smart City. Konsep Smart City di Indonesia tergolong baru sehingga sangat wajar jika memiliki banyak kelemahan dan tentu saja juga memiliki peluang untuk berhasil. Untuk memotret hal tersebut, Laboratorium Ilmu Pemerintahan UMM Malang mengadakan Seminar Nasional Teknologi Informasi Pemerintahan dengan tema “Peluang dan Tantangan Pengembangan Smart City di Indonesia”, kamis (11/6/2022). Seminar yang dilakukan secara blended dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini menghadirkan tiga pembiacara utama yakni Dwi Elfrida Martina S.IP., MPPM (Koordinator Layanan Aplikasi Pemerintah Daerah, KEMENKOMINFO RI), Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si (Dosen Program Studi Ilmu pemerintahan UMM), dan Djoko Sigit Sayogo, S.E., M.Acc., PhD (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM). Dengan moderator Helatsani Widia, S.IP., MA (Dosen Ilmu Pemerintahan UMM) kegiatan ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM berjumlah 150 orang dan dibuka langsung oleh Dekan FISIP UMM Malang, Prof. Muslimin Machmud, M.Si. Dwi Elfrida Martina selaku pembicara pertama menegaskan komitmen kuat dari pemerintah pusat. “Kolaborasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah terus pemerintah pusat lakukan. Tujuanya adalah mengharmonisasikan regulasi yang ada dan implementasinya dapat diukur dan dievaluasi. Martina yang juga merupakan lulusan Magister Massachusetts Amerika Serikat ini menambahkan bahwa kunci utama Smart City adalah keberanian dan konsistensi pemerintah dalam melakukan inovasi. Tanpa hal tersebut sulit mengharapkan tercapainya transformasi digital dalam model pelayanan berbasis elektronik yang menjadi ciri utama Smart City, “tutup Martina. Djoko Sigit Prayogo sebagai pembiacara kedua menyampaikan bahwa ada tiga fungsi utama pemerintah yakni pembangunan, pengayoman dan pelayanan dan Smart City merupakan implementasi dari ketiga hal tersebut. Indonesia sebetulnya memiliki peluang yang sangat besar dalam mengembangkan Smart City dan berhasil. Meskipun kesenjangan digital masih besar di Indonesia namun setiap tahun kesenjangan tersebut dapat dikurangi. Itu artinya banyak masyarakat kita yang telah melek teknologi informasi sehingga dapat menjadi Smart People. “Smart People artinya kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mengakses layanan publik berbasis internet, “jelas Djoko. Adapun tantanganya adalah budaya pemerintah yang masih menganggap Smart City adalah bahaya bagi kekuasaan. “Smart City menciptakan transparansi dan akuntabilitas sehingga wajar diabaikan bagi pemerintah yang korup, indikasi tersebut cukup kuat dilapangan, “tutup Joko. Dr. Tri Sulistyaningsih selaku pembicara terakhir menegaskan bahwa kunci utama Smart City di daerah adalah kepempimpinan. “Smart City adalah data dan analisis, bagaimana mengolah data dengan maksimal, jika masing2 Organisai Perangkat Daerah (OPD) mengelola data sendiri maka tidak ada smart. Sinergitas itu hanya bisa terjadi jika kepala daerah mampu tegas dan memiliki komitmen yang tinggi. “di Indonesia komitmen Gubernur, Bupati, Walikota belum sepenuhnya baik, itulah mengapa di banyak daerah Smart City belum diterapkan (menjadi prioritas) ataupun kalau sudah masih penuh masalah tapi perbaikanya belum optimal,”tambah Tri. Tri menambahkan bahwa di Indonesia ekspektasi publik akan Smart City sangat tinggi namun kapasitas pemerintah sangat terbatas salah satunya political will kepala daerah yang rendah.

Kalahkan Kesos, Tim Fustal IP UMM Juara 1 Dekan Cup FISIP UMM 2022

Kabar menggembirakan dan membanggakan kembali dirasakan oleh segenap keluarga besar Prodi IP UMM di tahun 2022 ini. Dalam Kejuaran Futsal Dekan Cup FISIP UMM tahun 2022 yang diadakan 5-7 Juni, Tim Futsal Putra IP berhasil mendapatkan juara 1. Di Final yang berlangsung di Champion Futsal, Prodi IP mengalahkan Prodi Kesejahteraan Sosial dengan Skor 4-3. Prestasi tersebut tentu sangat disyukuri oleh Pemain dan juga Prodi. Yulianhadi Satria selaku kapten mengungkapan kemenangan ini melalui proses yang panjang, tidak instan, kerja keras dan kekompakan yang tinggi. “Kami sangat serius mempersiapkan turnamen ini dengan rutin melakukan latihan 2 kali satu mingi dan mempersiapkan mental, “tutur Satria. Ia menambahkan semua kemenangan yang didapatkan yakni melawan Sosiologi (2-1), Hubungan Internasional (2-1) dan Final melawan Kesos (4-3) juga merupakan buah dari kekompakan semua pemain. “Kami sangat semangat mengikuti turnamen ini karena membawa nama besar prodi, motivasi kami semakin berlipat sehingga mampu mengeluarkan kemampuan maksimal, “tambah Satria. Kedepanya tim ini akan terus dipertahankan. Optimisme itu disampaikan oleh salah satu pemain, Ramadhenta. “Tim ini harus terus dikembangkan karena dihuni oleh pemain-pemainya yang berkualitas, rencananya kami akan mengikuti turnamen-turnamen lain, “Ujar Ramadhenta. Hal ini juga didukung oleh Prodi yang begitu memberikan perhatian bagi mahasiswa untuk berprestasi dalam cabang olahraga. “Dukungan Prodi yang kuat dari segi materi dan non materi membuat kami semakin berkembang dan yakin bisa terus berprestasi, “tutup Ramadhenta. Apresiasi yang besar juga disampaikan pihak Prodi IP. Achmad Apriyanto Romadhan S.IP.,MA, selaku sekretaris Prodi IP UMM sekaligus Pembina aktifitas ektrakurikuler mahasiswa. “Luar biasa prestasi mereka, padahal kemarin baru selesai kegiatan LKP yang melelahkan namun tetap bisa Juara, “kata Achmad. Achmad melihat ini karena mindset untuk juara yang sudah melekat dalam benak mereka. “Ini juga menunjukan bahwa mahasiswa IP dapat berprestasi non akademik, Prodi IP akan selalu support dengan kegiatan apapun mahasiswa selama bertujuan mengembangkan diri, “tutup Achmad.

Kejar Internasionalisasi, LOGOS Semakin Serius Persiapkan Diri

Journal of Local Government Issues (LOGOS) yang saat ini telah mendapatkan Akreditasi Nasional SINTA 2 semakin serius mengikuti internasionalisasi. Upaya peningkatan reputasi tersebut ditunjukan dengan mengikuti Workshop Akreditasi Jurnal Nasional dan Internasional Jurnal Bereputasi yang diadakan oleh Kesatuan Program Studi Ilmu Pemerintahan Indonesia (KAPSIPI) pada 3-4 Juni 2022 di Yogyakarta. Workshop tersebut salah satunya dapat menjadi evaluasi pengelolaan Jurnal sebelum akan disubmit ke Indeksasi Internasional Bereputasi. Iradhat Taqwa Sihidi, S.IP,MA selaku managing editor menegaskan kebermanfaatan kegiatan tersebut. Program seperti ini memiliki banyak keuntungan buat LOGOS untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan jurnal baik dari segi manajemen dan substansi. Iradhat menyatakan bahwa indeksasi Internasional khususnya Web Of Science (WoS) dan Scopus adalah adalah upaya untuk mencari visibilitas Internasional yang berarti ada pengakuan sangat baik untuk kualitas jurnal. WoS dan Scopus merupakan dua indeksasi leading indeksasi jurnal Internasional yang harus mampu dicapai oleh semua jurnal. Karena itu LOGOS perlu mempersiapkan diri secara serius agar target tersebut dapat tercapai. “Dari kegiatan tersebut LOGOS perlu melakukan banyak pembenahan misalnya meningkatkan citaci dari Scopus dan Wos, menjaring sebanyak mungkin penulis dari luar negeri serta menyempurnakan bahasa inggris dalam artikel, “Jelas Iradhat. Proses tersebut tentunya memerlukan waktu yang panjang dan usaha yang maksimal. Iradhat menyampaikan optimisnya bahwa LOGOS insha Allah yakin dengan target tersebut dapat tercapai karena dukungan kuat dari tim pengelola dan juga UMM Malang. “beberapa startegi dan langkah-langkah tindak lanjut telah sedang kami susun dengan matang sehingga dalam waktu dekat dapat di implementasikan, “tutup Iradhat.

Pertahankan Reputasi, Prodi IP UMM Tekankan Luaran Aritikel Magang Riset Pemerintahan

Prodi Ilmu Pemerintahan UMM dengan status akreditasi unggul memiliki banyak mata kuliah unggulan salah satunya adalah Magang Riset Pemerintahan. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk “bekerja” di instansi pemerintahan dan swasta selama kurang lebih 2 bulan. Tujuanya adalah mengetahui praktek nyata kerja birokrasi, melatih pengalaman kerja dan juga diharapkan mampu menghasilkan luaran riset untuk kepentingan skripsi dan publikasi ilmiah dalam bentuk jurnal, buku dan prosiding. Ini merupakan salah satu ikhtiar Prodi Ilmu Pemerintahan UMM untuk terus meningkatkan kinerja publikasi. Seperti diketahui pada tahun 2022 Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Malang berhasil meraih peringkat pertama (1) terkait Kinerja Publikasi untuk Kategori Strata 1 Bidang Ilmu Pemerintahan di Indonesia Tahun 2022 berdasarkan Pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA). Prodi IP UMM Memperoleh nilai tertinggi Score Overall :3.542 dan SINTA Score 3Yr: 2.441 mengungguli semua prodi-prodi Ilmu Pemerintahan lain di Indonesia. Karena itu Magang Riset Pemerintahan diarahkan untuk dapat menghasilkan publikasi ilmiah baik berupa buku, jurnal maupun prosiding. Hal tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi awal Magang Riset Ilmu Pemerintahan tahun 2022, jum’at 27 Mei 2022. Rapat tersebut menghadirkan seluruh dosen-dosen Ilmu Pemerintahan. Ali Roziqin, S.PA.,M.PA selaku Kepala Laboratorium Ilmu Pemerintahan menyatakan bahwa Magang Riset Pemerintahan tahun 2022 salah satunya fokus pada luaran. “ Sampai saat ini tercatat 171 mahasiswa yang telah mendaftar dan tersebar di Instansi Pemerintahan baik di Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat. Tentunya di instansi tersebut memiliki banyak sekali topik yang bisa diriset sehingga dapat menjadi artikel ilmiah yang berkualitas. Mahasiswa juga telah memiliki kemampuan metode penelitian sehingga dapat melakukan riset dengan baik dan menghasilkan artikel yang mumpuni. “Nantinya mahasiswa akan didamping oleh dosen sehingga proses magang risetnya dapat terarah, “Terang Ali. Muhammad Kamil, S.IP., MA selaku Kaprodi Ilmu Pemerintahan menyatakan bahwa aktifitas Prodi IP UMM selalu diarahkan pada publikasi. Hal ini bertujan agar lebih berkontribusi untuk meningkatkan kinerja penelitian dan Publikasi IP UMM. “Magang Riset memang sengaja ditekankan untuk menghasilkan luaran. Prestasi IP sebagai Prodi terbaik kinerja Publikasi Nasional juga ditunjang oleh luaran magang riset tahun-tahun sebelumnya sehingga harus terus ditingkatkan. “Riset berbasis artikel ilmiah juga sebagai bentuk pencapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Prodi yakni penguasaan metodologi Politik dan Pemerintahan. “Jika publish di jurnal minimal Sinta 3 dan Interasional bereputasi, karya ilmiah tersebut juga dapat dikonversikan sebagai pengganti skripsi sehingga sangat bermanfaat bagi mahasiswa, “Tutup Kamil.

Fokus Karya Ilmiah, Prodi IP Raih Peringkat Pertama Tingkat Nasional Kinerja Publikasi SINTA

Kabar gembira dan membanggakan kembali diraih oleh seluruh keluarga besar Ilmu Pemerintahan (IP) UMM Malang. Di bulan suci ramadhan ini, Prodi IP UMM berhasil meraih peringkat pertama (1) terkait Kinerja Publikasi untuk Kategori Strata 1 Bidang Ilmu Pemerintahan di Indonesia Tahun 2022 berdasarkan Pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA). Prodi IP UMM Memperoleh nilai tertinggi Score Overall :3.542 dan SINTA Score 3Yr: 2.441 mengungguli semua prodi-prodi Ilmu Pemerintahan lain di Indonesia. Sinta sendiri adalah sebuah laman atau portal ilmiah daring yang dikelola oleh Kemendikbud Ristek yang merekam jumlah publikasi masing-masing institusi. Score Sinta prodi merupakan hasil dari akumulasi publikasi dan sitasi dosen dan mahasiswa yg terdata pada Scopus, Garuda, Google Scholar, dan WoS. Angka tersebut merekam kinerja publikasi selama 3 tahun terakhir yang menunjukan progresifitas prodi Ilmu Pemerintahan yang sangat luar biasa sehingga memperoleh predikat terbaik nasional. Ini tentu saja sangat disyukuri oleh prodi IP UMM. Raihan ini merupakan buah dari kerja keras, kerja ikhlas dan kolaboratif serta melalui proses yang panjang sehingga menjadi salah satu kado terindah di bulan ramadhan ini. Ungkapan ini disampaikan oleh Muhammad Kamil, S.IP.,MA. ”kami sangat fokus mendorong agar dosen-dosen dan mahasiswa memiliki publikasi ilmiah yang banyak”. Dosen-dosen IP UMM memang memiliki semangat menulis yang sangat tinggi. Itupula yang ditularkan kepada mahasiswa misalnya kewajiban luaran mata kuliah diarahkan untuk publikasi ilmiah khususnya jurnal dan prosiding. Ada kolaborasi antara mahasiswa dan dosen sehingga proses pengerjaan artikel ilmiah tersebut menjadi lebih terarah karena mahasiswa didampingi langsung oleh dosen,”Ungkap Kamil. Kamil menambahkan bahwa tingginya citaci menunjukan bahwa artikel tersebut memiliki kualitas yang baik. Kamil juga menambahkan bahwa untuk meningkatkan minat dan motivasi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah ada keuntungan berupa konversi ke mata kuliah dan skripsi. “Alhamdulillah sudah lebih dari 40 artikel jurnal mahasiswa yang telah dikonversikan sebagai pengganti skripsi. Itu tersebar di jurnal nasional terakreditasi SINTA 2 dan 3, prosiding terindeks scopus, jurnal internasional dan jurnal internasional bereputasi. ‘itulah salah satu pemacu mahasiswa sehinga sangat antusias dalam mengerjakan artikel ilmiah, ”tambah Kamil. Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si selaku Dekan FISP UMM. “Selamat atas pencapaian sangat luar biasa dan membanggakan dari Ilmu Pemerintahan. Ini berkat kerja keras Kaprodi, sekprodi, seluruh dosen dan mahasiswa Ilmu pemerintahan. Semoga ini menginspirasi prodi-prodi lain di FISIP UMM untuk mengikuti jejak baik dari prodi IP ini, ”tutup Muslimin.

Perkuat Kapasitas Kepempimpinan Mahasiswa, HIMAP Gelar Latihan Kepemipinan Pemerintahan (LKP)

Mahasiswa Ilmu Pemerintahan senantiasa diharapkan dan didorong menjadi calon-calon pemimpin masa depan. Semangat itulah yang menjadi dasar Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) Kabinet Nawasena mengadakan Latihan Kepemipinan Pemerintahan (LKP), 24-26 Maret 2022. Kegiatan ini diikuti 165 mahasiswa Angkatan 2020 dan dilaksanakan di Dodikjur Rindam V/Brawijaya Kota Malang. Dengan mengambil tema ‘Ignite Millenials Leadership For Society 5.0”, kegiatan yang sejatinya dilaksanakan pada tahun 2020 namun tertunda karena pandemi Covid-19 ini ditujukan untuk membentuk mental dan karakter kepempinan mahasiswa yang menjadi salah satu karakter khas dari mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM Malang. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Ketua Prodi IP UMM, Muhammad Kamil, S.IP., MA. Dalam acara yang juga dihadiri oleh dosen-dosen IP UMM, Letnan kolonel Muhammad Rifai S.AP., M.AP sebagai Komandan Depo Pendidikan Kejuruan Dodikjur Rindam V Brawijaya dan seluruh Peserta, Kamil menekankan bahwa kegiatan seperti ini bertujuan membentuk karakter dan mental mahasiswa agar menjadi lebih tangguh. “Prodi IP sangat mendukung secara penuh kegiatan ini karena manfaatnya sangat baik untuk mahasiswa dan itu telah terbuti, kedepanya akan diupayakan untuk dilakukan selama 6-7 hari agar proses internalisasi nilai-nilai kepempinan lebih efektif, “terang Kamil. Hal yang sama juga disampaikan oleh Letnan kolonel Muhammad Rifai S.AP., M.AP dan Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si. Dalam sambutanya Muhammad Rifai menegaskan bahwa selama 3 hari mahasiswa akan dididik dan diarahkan menjadi calon pemimpin yang memegang teguh disiplin dan amanah. LKP ini adalah momentum yang sangat baik dan tepat untuk mempersiapkan pemimpin masa depan dan generasi muda yang mampu mewujudkan masyarakat madani yang tentu saja menjunjung hukum. “Sangat diharapkan, mahasiswa setelah kegiatan ini memiliki perubahan mental dan karakter menjadi lebih baik lagi, “ungkap Rifai. Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si selaku dosen senior menitipkan banyak wejangan dalam sambutanya. “Menjadi pemimpin itu tidak mudah dan instan, diperlukan kesabaran dan kedisiplinan yang salah satunya dibentuk melalui kegiatan ini, “ungkap Tri. Kuncinya adalah lakukan dengan ikhlas agar manfaat kegiatan ini dapat dirasakan. “Niatkan ini sebagai bekal kalian untuk menjadi sukses dan calon pemimpin masa depan sehingga seberat apapun kegiatan ini akan terasa menyenangkan, “tutup Tri.

Perduli Literasi Anak, HIMAP Kabibet Nawasena Gelar Program Satu Jua

Malang, 15 Maret 2022 Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang (HIMAP UMM) Kabinet Nawasena lewat bidang Sosial Masyarakat (SOSMA) sukses melaksanakan program Satu Jua (Satu Lentera Literasi untuk Jutaan Cahaya). Tema yang diangkat pada program kerja ini adalah ‘Membangun Lentera Literasi yang Pogresif sebagai Upaya dalam Mempersiapkan Generasi Emas Bangsa’. Kegiatan ini dilaksanakan di TK Kartika Pradhana yang melibatkan interaksi langsung antara Mahasiswa Ilmu Pemerintahan dengan murid serta guru pengajar yang ada disana, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kepekaan sosial mahasiswa/i Ilmu Pemerintahan terhadap tingkat literasi anak-anak yang ada disekitar. Hal ini juga dilakukan sebagai bentuk observasi bagaimana implementasi kebijakan pemerintah terkait dengan kebijakan pendidikan anak-anak apakah sudah efektif atau belum. Dari observasi tersebut yang dilakukan secara bersamaan dengan games edukasi pada siswa membuktikan bahwa program pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah sudah berjalan dengan baik di TK Kartika Pradhana. Ketua HIMAP, M. Salman Jabbar mengatakan maksud program ini untuk pengembangan kemampuan kepekaaan sosial bagi pengurus HIMAP. “HIMAP harus mampu bermanfaat untuk lingkungan sekitarnya khususnya anak-anak TK yang akan menjadi penerus bangsa kedepanya. Games edukatif yang kami pilih bertujuan membuat proses belajar siswa TK khususnya membaca (literasi) menjadi menyenangkan sehingga menjadi lebih efektif. “Antusiasme mereka sangat tinggi sekali yang menunjukan pola pembelajaran seperti ini perlu terus ditingkatkan, “terang Salman. Kegiatan Satu Jua diawali dengan keikut sertaan panitia dan tamu undangan dalam kegiatan pagi anak-anak TK Kartika Pradhana dimana setiap rangkaian kegiatan yang dilakukan selalu meyelipkan nilai edukasi pembelajaran yang sangat efektif caranya untuk menarik minat anak-anak dalam belajar seperti membuat yel-yel berbahasa inggris dan berhitung dalam dua Bahasa Indonesia dan Inggris. Setelah kegiatan tersebut panitia mengambil alih untuk memberikan edukasi kepada anak-anak melalui tiga games yang telah disiapkan oleh panitia. Games yang dimainkan ini terdiri dari balon berjalan, geometri menyebrang, dan lompat angka. Peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan ceria, karena pembelajaran yang diberikan juga dikemas dalam sistem yang menarik sehingga anak-anak secara tidak sadar juga ikut belajar dalam kegiatan tersebut. Selain itu games ini juga mengajarkan bagaimana kekompakan dan kerjasama dalam tim sangat dibutuhkan untuk kemudian meraih apa yang mereka tuju, untuk semakin merik minat anak-anak maka disediakan juga hadiah untuk 21 peserta yang mengikuti kegiayan tersebut. Setelah mengikuti serangkaian kegiatan yang dimulai dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB kegitana tersebut ditutup dengan foto bersama Wakil Kepala Sekolah beserta panitia dan tamu undangan.