Global Standard Achieved! Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Raih Akreditasi Internasional FIBAA

Global Standard Achieved! Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Raih Akreditasi Internasional FIBAA

Malang, 8 Juni 2025 — Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kembali mencetak prestasi gemilang di kancah internasional. Pada 5 Juni 2025, Program Studi ini resmi meraih akreditasi internasional penuh tanpa syarat (accredited without conditions) dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA), lembaga akreditasi internasional terkemuka yang berbasis di Jerman. Keputusan ini ditetapkan dalam Sidang ke-18 Komite Akreditasi dan Sertifikasi FIBAA setelah melalui proses evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kualitas kurikulum, proses pembelajaran, kompetensi dosen, hingga sistem penjaminan mutu akademik. Hasilnya, Prodi Ilmu Pemerintahan UMM dinyatakan telah memenuhi seluruh standar internasional yang sudah ditetapkan. Akreditasi FIBAA ini berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 5 Juni 2025 hingga 4 Juni 2030. Capaian ini menjadi bukti nyata atas komitmen Prodi Ilmu Pemerintahan UMM dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berstandar global. Selain itu, pencapaian ini turut memperkuat daya saing lulusan di tingkat internasional. Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan, Muhammad Kamil, S.IP., M.A., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Akreditasi FIBAA merupakan pengakuan dari dunia internasional atas mutu dan dedikasi kami. Kami akan terus berkomitmen untuk mendorong inovasi, internasionalisasi, dan pelayanan akademik yang unggul,” ujarnya. Dengan diraihnya akreditasi ini, Prodi Ilmu Pemerintahan UMM semakin mantap melangkah sebagai program studi unggulan bertaraf internasional yang berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pemerintahan dan tata kelola publik, baik di Indonesia maupun di tingkat global.

First Win! Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Sabet Gelar The Winner Putra Kampus UMM 2025

First Win! Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Sabet Gelar The Winner Putra Kampus UMM 2025

Malang, 14 Juni 2025 – Mahendra D. Febrian, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan angkatan 2024, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih gelar The Winner Putra Kampus UMM 2025. Ajang penyelenggaraan yang digelar secara resmi oleh Universitas Muhammadiyah Malang ini berlangsung pada 14 Juni 2025 dan menjadi panggung bergengsi bagi para mahasiswa terbaik dari seluruh kampus. Dalam berbagai hal, Mahendra mengungkapkan bahwa partisipasinya dalam ajang ini menjadi pengalaman pertama di kontes dunia. Meski belum pernah terlibat sebelumnya, semangat belajar dan keberaniannya untuk keluar dari zona nyaman menjadi kunci utama keberhasilannya. “Saya semuanya dimulai dari nol,melihat potensi besar dari peserta lain justru menjadi pemicu bagi saya untuk terus belajar, berkembang, dan menampilkan versi terbaik dari diri saya. Terima kasih sebesar-besarnya saya ucapkan kepada Orang tua,Prodi Ilmu Pemerintahan, jajaran dosen, serta rekan-rekan yang telah memberikan dukungan yang sangat luar biasa,” ungkap Mahendra. Kemenangan ini tidak hanya mengesankan secara pribadi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM tidak hanya unggul dalam ranah akademik, tetapi juga mampu tampil percaya diri dan berprestasi di tingkat universitas non-akademik. Ajang Putra-Putri Kampus UMM merupakan agenda tahunan yang bertujuan mengembangkan potensi mahasiswa dalam bidang kepribadian, komunikasi, kepemimpinan, hingga public speaking. Dengan gelar yang diraihnya, Mahendra menjadi salah satu duta kampus dalam berbagai kegiatan promosi dan pengembangan citra positif UMM.Prestasi ini menegaskan komitmen Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM dalam mencetak generasi yang tidak hanya kritis dan akademis, tetapi juga aktif, adaptif, dan inspiratif dalam berbagai lini kehidupan kampus.

Bangun Literasi Ilmiah Sejak SMA, Ilmu Pemerintahan UMM Gelar Pelatihan di SMAN 4 Malang

Bangun Literasi Ilmiah Sejak SMA, Ilmu Pemerintahan UMM Gelar Pelatihan di SMAN 4 Malang

Malang, 11 Juni 2025 Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi ilmiah di kalangan pelajar sekolah menengah atas. Bertempat di Aula Tugu SMAN 4 Malang, Prodi Ilmu Pemerintahan UMM menggelar kegiatan akademik yang mencakup dua agenda utama yaitu pelatihan penulisan ilmiah dan promosi program studi kepada siswa kelas XI. Dalam sambutannya, Sekretaris Program Studi Ilmu Pemerintahan, Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si., menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan keterampilan menulis ilmiah sejak dini. “Kami ingin memberikan hard skill kepada siswa-siswi, terutama dalam hal kepenulisan ilmiah. Sebagai akademisi, kita harus mampu meninggalkan karya yang berdampak dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya. Kegiatan ini disambut hangat oleh Kepala SMAN 4 Malang, Dr. Hari Wahjono, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin. “Program ini sangat baik dan perlu terus dilanjutkan. Melalui kegiatan seperti ini, kami yakin siswa dapat mulai menumbuhkan minat dalam riset dan penulisan ilmiah, yang akan menunjang masa depan mereka,” ungkapnya. Selain pelatihan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi akademik. Ach. Apriyanto menjelaskan bahwa Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM telah terakreditasi “Unggul” oleh BAN-PT dan memperoleh pengakuan internasional dari FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation). “Akreditasi ini tidak hanya menjadi penjamin mutu, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran pelajar internasional,” jelasnya. Beliau juga menyoroti keunggulan Prodi, seperti adanya kelas Center of Excellence (COE) yang menghadirkan praktisi ke dalam ruang kuliah serta fleksibilitas dalam pemilihan tugas akhir, baik berupa skripsi reguler maupun karya ilmiah alternatif. Banyak alumni Prodi Ilmu Pemerintahan UMM yang kini berkiprah di kementerian, pemerintahan daerah, hingga institusi strategis nasional. Materi pelatihan penulisan ilmiah disampaikan oleh Ali Roziqin, S.AP., M.P.A., selaku Kepala Laboratorium Ilmu Pemerintahan UMM. Dalam pemaparannya, Beliau membagikan strategi dalam menulis artikel ilmiah yang layak diterbitkan di jurnal bereputasi. “UMM telah berlangganan berbagai basis data ilmiah global seperti Scopus dan ProQuest, yang dapat diakses oleh seluruh mahasiswa melalui akun NIM mereka,” ujarnya.Kegiatan ini menjadi langkah strategis Prodi Ilmu Pemerintahan UMM dalam mendorong budaya akademik sejak dini serta memperluas jejaring dan kontribusi nyata di dunia pendidikan menengah.

Bukti Kualitas! Alumni Ilmu Pemerintahan UMM Raih Posisi Strategis sebagai CPNS di Badan Pangan Nasional

Bukti Kualitas! Alumni Ilmu Pemerintahan UMM Raih Posisi Strategis sebagai CPNS di Badan Pangan Nasional

Malang, 8 Juni 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM. Charis Bagus Dhanuarta, S.IP, lulusan angkatan 2019 yang menyelesaikan studinya pada tahun 2023, resmi dinyatakan lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan kini bergabung dengan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia. Sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional, Badan Pangan Nasional memerlukan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berintegritas tinggi. Keberhasilan Bagus lolos sebagai ASN di lembaga tersebut menjadi bukti nyata bahwa lulusan Prodi Ilmu Pemerintahan UMM mampu bersaing secara nasional dan siap berkontribusi dalam perumusan serta implementasi kebijakan publik. Bagus mengungkapkan,“Ilmu yang saya pelajari di Ilmu Pemerintahan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. Pengalaman akademik dan organisasi selama kuliah sangat membantu saya dalam membangun pola pikir strategis dan kemampuan analisis kebijakan,”Selama menjadi mahasiswa, Bagus aktif dalam berbagai kegiatan organisasi intra dan ekstra kampus. Ia pernah menjadi anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SustainableDevelopment Goals (SDGs) Center UMM, serta mengikuti program pertukaran pelajar daring (online) dengan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar). Bagus juga menempuh perkuliahan sambil mondok di Pondok Pesantren Mahasiswa Nur Muhammad hingga lulus kuliah, sebuah pengalaman yang turut membentuk karakter spiritual dan integritas pribadinya. Pengalaman tersebut membekalinya dengan soft skills penting seperti kepemimpinan, komunikasi, dan pemecahan masalah kompetensi yang kini ia gunakan dalam menjalankan peran sebagai aparatur sipil negara.Keberhasilan Bagus menjadi ASN di instansi nasional menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang diterapkan oleh Prodi Ilmu Pemerintahan UMM, yang menekankan keseimbangan antara penguasaan teori dan praktik lapangan, telah berhasil mencetak lulusan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Prodi Ilmu Pemerintahan UMM terus berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan untuk menjawab tantangan kebijakan publik di berbagai sektor.Melalui kisah sukses Charis Bagus Dhanuarta, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa aktif untuk terus mengasah kemampuan, mengambil setiap peluang yang ada, serta berani melangkah menuju pengabdian nyata bagi bangsa dan negara.

Pesta Rakyat Kalisongo: Simfoni Kolaborasi Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM dan Masyarakat desa dalam GEV 2025

esta Rakyat Kalisongo: Simfoni Kolaborasi Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM dan Masyarakat desa dalam GEV 2025

Malang, 25 Mei 2025 – Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi menutup rangkaian kegiatan Government Explore Village (GEV) 2025 dengan semarak melalui gelaran Pesta Rakyat Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Penutupan ini tidak hanya menjadi selebrasi keberhasilan program, namun juga mencerminkan hasil nyata kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam membangun desa berbasis potensi lokal. Acara yang digelar di lapangan utama rest area Desa Kalisongo ini menghadirkan tiga segmen utama yang meriah dan inklusif. Dimulai dari senam massal pagi yang diikuti ratusan warga dari berbagai kalangan, termasuk ibu-ibu PKK, pemuda Karang Taruna, hingga anak-anak dan lansia, yang dipandu oleh instruktur profesional dengan sentuhan musik modern dan gerakan dinamis. Segmen kedua menampilkan bazar UMKM lokal yang menjadi etalase potensi ekonomi kreatif desa. Beragam produk unggulan seperti makanan ringan tradisional dan minuman olahan khas disajikan sebagai hasil kolaborasi warga dan mahasiswa, menunjukkan sinergi nyata antara pengetahuan akademik dan praktik kewirausahaan masyarakat. Puncak acara ditandai dengan pertunjukan musik Electune, yang menggabungkan elemen musik tradisional dengan sentuhan digital modern. Tampil sebagai bintang tamu, musisi lokal Malang Ayu Elisa dan Rosella, bersama grup vokal mahasiswa, menghadirkan penampilan yang membangun suasana hangat dan penuh semangat. Dalam seremoni penutupan, Ketua Umum HIMAP Aldi Kusuma, Ketua Pelaksana Sulthan, dan Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM, Bapak Muhammad Kamil, S.IP., M.A., secara simbolis menyerahkan plakat, sertifikat, dan cap batik bermotif khas Desa Kalisongo kepada Kepala Desa, Bapak Siswanto, S.P. Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan UMM, Bapak Muhammad Kamil, menyatakan, “GEV 2025 adalah bukti nyata komitmen kami terhadap pembangunan desa berbasis potensi lokal dan tata kelola partisipatif. Ini adalah implementasi nyata dari tridharma perguruan tinggi yang memberi dampak transformasional di masyarakat.”Pesta rakyat ini menandai keberhasilan GEV 2025 sebagai refleksi semangat kolaboratif dan humanistik. Dari antusiasme warga saat senam pagi, semaraknya pelaku UMKM, hingga energi positif panggung Electune, semuanya menyuarakan bahwa kolaborasi yang tulus dan terstruktur mampu melahirkan perubahan nyata dan berkelanjutan.

Mengupas Tuntas Penyusunan Naskah Akademik: Kolaborasi Pandangan Teknokratik, Politik, dan Yudikatif

Workshop Penyusunan NAskah Legislatif

Malang,– Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul di bidang legislatif dengan menggelar Workshop Penyusunan Naskah Akademik pada Rabu, 21 Mei 2025. Bertempat di Aula GKB 4 Lantai 4 Kampus 3, workshop ini dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Lebih dari sekadar seminar, kegiatan ini dirancang sebagai pondasi awal bagi mahasiswa dalam memahami dan menyusun naskah akademik legislatif secara komprehensif. Oleh karena itu, workshop ini secara khusus ditujukan bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah Praktikum Proses Legislatif sebagai bagian dari pembekalan akademik dan praktis. Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Laboratorium Ilmu Pemerintahan UMM, Ali Roziqin, M.A., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wahana pelatihan awal untuk mengasah kemampuan berpikir strategis mahasiswa dalam mendukung proses legislasi yang kredibel. Ia juga menyampaikan bahwa laboratorium akan terus mendorong integrasi antara teori akademik dan praktik kebijakan dalam setiap kegiatan pembelajaran. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berkompeten yang memberikan perspektif holistik terhadap penyusunan naskah akademik: Dr. Salahudin, S.IP., M.Si., M.PA., dosen Ilmu Pemerintahan UMM, dan Wahyudi Kurniawan, S.H., M.H.Li., seorang praktisi hukum dengan pengalaman panjang dalam pendampingan legislasi. Dalam pemaparannya, Dr. Salahudin menekankan pentingnya pendekatan teknokratik dan politik dalam menyusun naskah akademik yang relevan dan berorientasi pada kebutuhan publik. Ia menjelaskan bagaimana riset kebijakan dan pemetaan kepentingan politik menjadi faktor penting dalam mengembangkan naskah yang layak diusulkan sebagai dasar penyusunan regulasi. Sementara itu, Wahyudi Kurniawan mengajak peserta memahami sisi yuridis dari penyusunan naskah akademik. Ia menguraikan proses legislasi dari perspektif hukum, serta tantangan normatif dan substansial yang kerap dihadapi dalam praktik penyusunan kebijakan. Antusiasme mahasiswa terlihat jelas dalam sesi diskusi terbuka yang berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait peran publik dalam proses legislasi, penyusunan naskah akademik berbasis data, hingga studi kasus dari peraturan daerah. Diskusi yang dinamis ini memperlihatkan bagaimana mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta pasif, melainkan juga sebagai calon perancang kebijakan yang kritis dan reflektif. “Melalui workshop ini, saya jadi paham bahwa naskah akademik bukan sekadar dokumen pendukung, tapi punya peran vital dalam menentukan kualitas regulasi,” ujar salah satu peserta workshop. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembelajaran Prodi Ilmu Pemerintahan UMM yang mengintegrasikan teori, praktik, dan wawasan lapangan dalam proses akademik. Diharapkan, mahasiswa mampu menghasilkan naskah akademik legislatif yang tidak hanya legal-formal, tetapi juga berbasis pada analisis ilmiah, responsif terhadap kepentingan publik, dan peka terhadap dinamika politik kebijakan.

Dua Alumni Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Dilantik Jadi Kepala Daerah, Bukti Kualitas Unggul Lulusan

Dua Alumni Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Dilantik Jadi Kepala Daerah, Bukti Kualitas Unggul Lulusan

Kabar membanggakan datang kembali dari alumni Prodi Ilmu Pemerintahan UMM. Dua alumni berhasil dilantik menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah yang digelar beberapa waktu lalu. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan Prodi Ilmu Pemerintahan UMM memiliki kompetensi yang uggul di dalam dunia pemerintahan dan politik. Alumni yang dimaksud adalah Lukman Hakim yang kini resmi menjabat sebagai Bupati Bangkalan dan Gagarin Sumrambah yang kini juga resmi menjabat sebagai wakil upati Pacitan. Dengan latar belakang akademik yang kuat serta pengalaman yang matang, ia siap membawa perubahan dan inovasi dalam pemerintahan di daerahnya. Lukman Hakim menyampaikan rasa syukur dan apresiasi terhadap Prodi Ilmu Pemerintahan UMM yang telah membentuknya menjadi sosok pemimpin seperti sekarang. “saya mengucapkan terimakasih yang sebanyak banyaknya kepada seluruh dosen dan juga teman-teman di Prodi Ilmu Pemerintahan UMM. Pengalaman dan juga pemebelajaran yang ada di perkuliahan telah membentuk pemahaman saya tentang tata kelola pemerintahan yang baik, serta membangun jaringan yang sangat bermanfaat dalam perjalanan karir saya di dunia pemerintahan dan politik.” Ujar Lukman Hakim. Kaprodi Ilmu Pemerintahan Bapak Muhammad Kamil, S.IP.,MA juga mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “ini adalah prestasi luar biasa yang semakin memperkuat eksistensi Prodi Ilmu Pemerintahan UMM sebagai tempat belajar calon pemimpin bangsa.” Dengan keberhasilan ini diharapkan semakin banyak lulusan Prodi Ilmu Pemerintahan UMM yang menempati posisi strategis di berbagai sektor pemerintahan. Selamat kepada Lukman Hakim dan Gagarin Sumrambah semoga amanah dalam menjalankan tugas dan membawa daerah yang dipimpin menjadi lebih baik.

HIMAP UMM Melaksanakan Government Visit and Collaboration dengan KOMAP UMY

HIMAP UMM Melaksanakan Government Visit and Collaboration dengan KOMAP UMY

Yogyakarta, 28 Februari 2025, Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) menyelenggarakan kegiatan GVC (Goverment Visit and Collaboration) dalam bentuk studi banding ke Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yaitu Korps Mahasiswa Ilmu Peemerintahan (KOMAP). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program kerja yang ada di HIMAP sekaligus mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota himpunan dan membangun relasi serta pengalaman untuk meningkatkan kualitas himpunan.Kegiatan ini diikuti oleh anggota HIMAP dan KOMAP dengan mengusung Tema “Membangkitkan Kolaborasi Sinergis yang Efektif Untuk Meningkatkan Kualitas Organisasi”. Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua KOMAP saudara Firgan Fathul Akbar, didalam sambutannya Firgan menyampaikan selamat datang kepada HIMAP UMM serta mengucapkan terimakasih karena bisa meluangkan waktu untuk ke UM sehingga bisa bertemu dan bersilaturahmi. HIMAP dan KOMAP diharapkan bisa menjalankan relasi agar bisa mencari hubungan yang lebih luas serta kolaborasi aktif agar kedepannya bisa bangkit bersama, tambahnya. Sambutan kedua oleh ketua HIMAP, saudara Aldi Kusuma. dalam sambutannya Aldi menyampaikan ucapan terimakasih kepada teman-teman KOMAP UMY yang sudah menerima relasi dan bekerja sama dengan HIMAP. harapan semoga kegiatan ini tidak hanya selesai pada hari ini tapi tetap bisa berlanjut pada teman-teman anggota muda. Selanjutnya sambutan oleh Ibu Helen Dian Fridayani S.IP., M.IP., Ph.D perwakilan dosen dari Prodi Ilmu Pemerintahan UMY sekaligus membuka acara, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa organisasi sangatlah penting karena kedepannya bisa membangun relasi bukan hanya belajar untuk berbicara depan umum saja. dan semoga teman-teman bisa mendapatkan kebermanfaatan. “organisasi merupakan wadah bagi sekumpulan orang yang bisa membangun relasi luas. Dengan anda menggikuti kegiatan organisasi bisa mendapatkan manfaat dan pengalaman yang luar biasa untuk anda kedepannya.” Ungkap Ibu Helen Dian Fridayani S.IP., M.IP., Ph.D Dalam kegiatan acara tersebut menjelaskan mengenai filosofi logo masing-masing dari HIMAP dan KOMAP. Pemaparan ini bertujuan untuk saling memahami nilai dan identitas organisasi masing-masing dan juga membangun relasi dan membahas mengenai kekerja sama dengan KOMA untuk periode selanjutnya guna membangun komunikasi yang baik. Setiap bidang dalam HIMAP dan KOMAP mempresentasikan program kerja mereka. Diskusi ini diadakan untuk saling berbagi inspirasi dan strategi dalam menjalankan program-program tersebut. Sesi diskusi mendalam mengenai peluang kerja sama di periode selanjutnya antara HIMAP dan KOMAP. Fokus utama adalah membangun komunikasi yang baik dan kolaboratif. Dalam Focus Group Disccusion (FGD) HIMAP dan KOMAP terbagi menjadi 5 kelompok. kelompok satu BPH KOMAP dengan Formatur HIMAP, kelompok dua MINBAK HIMAP dengan SBK KOMAP, PILAR HIMAP dengan DPP dan DPA KOMAP, kelompok tiga SOSMA HIMAP dan SOSMA dan DKI KOMAP, kelompok 4 HUMAS HIMAP dan HNP KOMAP. Dalam fgd dibahas mengenai kondisi bidang dalam menjalankan proker dan tantangannya serta kerja sama yang akan dijalankan di periode selanjutnya. FGD tersebut melahirkan kerja sama antara kedua himpunan baik HIMAP-UMM dan KOMAP -UMY. Kerja sama yang dijalin antara HIMAP-UMM dan KOMAP-UMY melalui ketua umum kedua belah pihak, dibuktikan dengan kesepakatan MoU mengenai kerja sama lanjutan berupa webinar nasional, Collboration visit, dan Pembentukan Ikatan Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan. Dalam MoU ini hanya satu kegiatan yang akan dilaksanakan yang nantinya akan dibahas lebih lanjut secara daring oleh formatur dan BPH kedua organisasi. Ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk mengembangkan hubungan yang lebih erat dan produktif di masa mendatang. Sebagai simbol terjalinnya kerja sama, HIMAP menyerahkan cinderamata kepada KOMAP. Ini menjadi tanda komitmen untuk terus menjalin hubungan yang erat antara kedunya. Untuk memperarat hubungan, diadakan berbagai games yang melibatkan anggota kedua himpunan. Selain itu, dibuat juga kolaborasi konten yang nantinya akan dipublikasikan bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan interaksi dan kreativitas anggota. Diharapkan melalui kegiatan GVC (Government Visit and Collaboration ini, HIMAP dan KOMAP dapat terus memperkuat hubungan dan saling mendukung dalam meningkatkan kualitas himpunan dan pengalaman mahasiswa. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh bagi himpunan mahasiswa lainnya untuk menjalin hubungan yang baik dan produktif.

Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Gelar Launching CoE Angkatan 3 & Kuliah Perdana: Perkuat Branding Politik dan Kapasitas Pemerintahan Desa

Prodi Ilmu Pemerintahan UMM Gelar Launching CoE Angkatan 3 & Kuliah Perdana: Perkuat Branding Politik dan Kapasitas Pemerintahan Desa

Malang, 27 Februari 2025 Prodi Ilmu Pemerintahan UMM sukses menyelenggarakan Launching Center of Excellence Angkatan Ke 3 sekaligus Kuliah Perdana Kelas Analis Pemerintahan dan Politik serta Kelas pemerintahan Desa. Dengna tema “Branding Politik dan Penguatan Kapasitas Pemerintahan untuk Menciptakan Kemandirian Desa”. Yang berlangsung di Kapal Garden Hotel, dengan diikuti oleh 40 mahasiswa CoE dan seluruh dosen Prodi Ilmu Pemerintahan. Launching dibuka secara langsung oleh Dekan FISIP UMM Prof. Dr. Muslimin Machmud, M. Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Prodi Ilmu Pemerintahn UMM telah memberikan fasilitas dan ruang kepada mahasiswana untuk bisa lulus tepat waktu. “CoE yang dilakukan oleh Prodi Illmu Pemerintahan ini memberikan pengalaman dan materi dari dosen praktisi, sehingga itu yang disajikan dibutuhkan oleh pasar. Sehingga kalian ini adalah mahasiswa unggulan yang akan memiliki skill lebih dri temn-teman anda yang lain, dan juga pastinya akan lulus tepat waktu.” Ungkap Dr. Muslimin Machmud, M. Si Kegiatan ini juga menhadirkan dua narasumber hebat dan tentunya memiliki pengalaman dan wawasan yang luar biasa. Narsumber pertama yaitu H. Chusni Mubarok, SH.,MM.,MH. anggota DPRD Provinsi Jawa Timur 2024 – 2029 dan Ketua DPC Partai Gerindra Kbupaten Malang. Narasumber kedua adalah Bapak Zainuddin Elzyzen pengelola Dialectric Forum Malang Corruption Wtch Periode 2014 -2016. Bapak Zainuddin Elzyzen menyampaikan bahwa UU Desa disahkan mulai tahun 2014, lalu terjadi dua kali revis yang berisikan kewenangan yang begitu besar terhadap desa. “Namun untuk saat ini tata kelola yang masih kurang di desa yaitu laporan pertanggungjawaban yang masih belum mengikuti standard sehingga masih rawan manipulasi.” ungkapnya Kegiatan launcing dan kuliah perdana ini mendapatkan respon yang positif dari para mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan. Di sesi terakhir mereka aktif melakkan tanya jawab kepada para narasumber.