Prodi IP UMM Gelar Kuliah Tamu Tentang Ibu Kota Negara Baru bersama Pemerintah Kabupaten Paser

Malang, 3 November 2023. Kegiatan kuliah tamu dengan tema “Tantangan Pembangunan Daerah Penyangga di Ibu Kota Negara Baru: Pengalaman Kabupaten Paser” dilaksanakan oleh Prodi Ilmu Pemerintahan UMM dengan menghadirkan pembicara yang sangat luar biasa, yakni Bapak Ir. H. Romif Erwinadi, M.Si selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Paser. Kegiatan ini dipandu secara langsung oleh Dosen Ilmu Pemerintahan UMM, yakni Bapak Ali Roziqin, MPA sebagai moderator. Dalam pelaksanaanya, kegiatan kuliah tamu diikuti oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM dari angkatan 2021. Bapak Romif menyampaikan bahwa, pemindahan IKN ini sangat berdampak besar pada daerah disekitarnya, tidak terkecuali Kabupaten Paser yang merupakan kabupaten induk dari Penajam Paser Utara. Pemerintah Daerah akan berperan sebagai penyangga, sekaligus mitra IKN dan menjadi SuperHub dalam mendukung kebutuhan IKN. “Kehadiran IKN merupakan peluang bagi pemerintah daerah untuk menjalin kerjasama antar wilayah penyangga IKN yang mencakup semua aspek pembangunan. Sektor andalan Kabupaten Paser adalah sektor pertambangan dan perkebunan. Namun, berbagai sektor lainnya juga tidak kalah bagusnya. Kini percepatan pembangunan pun sangat terasa di era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati sekarang,” ucap Bapak Romif pada mahasiswa. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwasannya saat ini hampir semua wilayah di Kabupaten Paser sudah terhubung via trasportasi darat, dan akan terus optimis kedepannya infrastruktur jalan menjadi lebih baik lagi sebagai dampak posiitf dari pemindahan IKN. Pemerintah Kabupaten Paser telah menandatangani MoU dalam rangka membangun hubungan kemitraan strategis dalam rangka pelaksanaan pembangunan daerah dan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Paser. “Kabupaten Paser sangat siap dalam mendukung Ibu Kota Nusantara dengan segala potensi yang dimiliki dan harus terus ditingkatkan secara maksimal. Kami juga berharap para mahasiswa untuk turut berkontribusi dalam membangun dan bekerjasama dalam mensukseskan Nusantara.,” pungkas Bapak Romif. (van/roz)
Dosen IP UMM Paparkan Hasil Penelitian Tentang Trends on Social Movement in Social Media dan Bangkitnya Gejala Otoritarianisme Digital

Malang, 25 November 2023. Pada tanggal 21-22 November 2023 Fakultas Ilmu Sosial dan llmu Politik UMM telah menyelenggarakan Seminar Internasional Berbahasa Indonesia (SIBI) yang ke- II. Dalam SIBI yang ke- II ini mengangkat tema: Efek Post-Industrial dalam Krisis Perubahan Iklim. SIBI ke- II diadakan sebagai bentuk kontribusi dari dunia akademik dalam membahas isu-isu aktual khususnya dalam pembahasan perubahan iklim, sehingga SIBI diadakan dengan tujuan untuk memfasilitasi dosen serta mahasiswa dalam menyampaikan gagasan-gagasan kritisnya terkait dengan masalah perubahan ikim yang semakin nyata saat ini terjadi. Dalam hal ini tentunya Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan UMM turut serta dalam pemaparan presentasi seminar hasil penelitian yang telah dilaksanakan. Salah satunya adalah Dr. Salahudin S.IP, M.Si., M.P.A dengan penelitian terkait “Mapping Publication Trends on Social Movement in Social Media: A Systematic Literature Review”. Dalam Seminar Hasil tersebut, Dr. Salahudin S.IP, M.Si., M.P.A membagikan pandangannya terkait penelitian yang telah beliau laksanakan. Masyarakat Indonesia saat ini berada pada fase masyarakat berteknologi yang ditandai dengan maraknya proses digitalisasi dan terciptanya ruang publik online yaitu media sosial. Sehingga dengan adanya hal tersebut memudahkan terjadinya persebaran serta penyerapan informasi ke seluruh masyarakat. “Penelitian terkait dengan Gerakan Sosial melalui Media Sosial sangat minim dilakukan oleh para sarjana di dunia sehingga penting untuk dilaksanakan, sementara penggunaan sosial media sangat pasif dan banyak contoh kasus keberhasilan Gerakan Sosial melalui Media Sosial. Contohnya di Indonesia adalah Gerakan #Reformasidi Korupsi meyebarluas dimana-mana. Selain itu media sosial juga efektif untuk memviralkan suatu isu karena menjadi perhatian banyak orang. Tetapi sangat minim referensi terkait dengan Gerakan Sosial melalui Media Sosial, sehingga penelitian ini penting untuk dilakukan.” Menurut penjelasan dari Dr. Salahudin S.IP, M.Si., M.P.A terkait dengan pentingnya penelitian tersebut, sehingga dari hasil penelitiannya Dr. Salahudin menambahkan bahwa “Menunjukkan trend publikasi tentang Covid contohnya dari 2018-2022 itu naik meningkat tajam, itu artinya topik ini menarik.” Selain itu adapula Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan UMM yang juga turut serta dalam pemaparan presentasi seminar hasil penelitian yang telah dilaksanakan yaitu Iradhad Taqwa Sihidi S.IP., M.A dengan penelitian terkait “Bangkitnya Gejala Otoritarianisme Digital: Belajar dari Indonesia” Dalam Seminar Hasil tersebut, Iradhad Taqwa Sihidi S.IP., M.A membagikan pandangannya terkait penelitian yang telah beliau laksanakan. Gejala otoritarianisme digital di berbagai belahan dunia semakin meningkat, tidak terkecuali di Indonesia. Kebasan dalam menyatakan pendapat dan berekspresi di ruang-ruang digital semakin menyempit kini mendapatkan tantangan yang besar. “Tulisan ini secara spesifik melihat praktek represi di ruang digital di Indonesia yang mengarahkan kuat ke fenomena digital otoritarianisme. Artikel ini mengisi kekosongan studi-studi sebelumnya yang belum secara spesifik melihat gejala praktek digital otoritarnisme di Indonesia.” Menurut penjelasan dari Iradhad Taqwa Sihidi S.IP., M.A terkait dengan latar belakang dari penelitian yang telah dilaksanakan, sehingga dari penelitian tersebut adanya hasil penelitian yaitu “Internet yang awalnya diprediksi semakin memperluas arena demokrasi dan memperkuat partisipasi masyarakat justru menjadi arena kekerasan-sesuatu yang bertentangan dengan nafas utama demokrasi. Menguatnya digital authroritarinsme di Indonesia menunjukan negara yang bebal terhadap kritik dan memiliki banyak kebijakan yang bermasalah.” Tambah beliau. Kegiatan SIBI ini merupakan bentuk luaran dari hasil penelitian dosen-dosen Prodi Ilmu Pemerintahan UMM dan merupakan suatu bentuk komitmen untuk para dosen dalam publikasi karya ilmiah. Kontribusi pemikiran dan penelitian tersebut dapat diwujudkan berupa Book Chapter, Jurnal Internasional terakreditasi, Prosiding Internasional dan Jurnal Internasional Bereputasi.
Menyoal Kaesang dan PSI: Antara Representasi Pemuda atau Kepentingan Politik

Malang, 1 November 2023. Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) UMM kembali selenggarakan kegiatan diskusi melalui forum Debate’s Community pada minggu ke-enam. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap satu minggu sekali ini, bertujuan untuk merawat nalar kritis mahasiswa. Kegiatan diskusi diikuti oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan angkatan 2022 dan 2023, serta dibimbing secara langsung oleh dosen, yakni Bapak Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si. Bertindak sebagai pemantik diskusi, yakni kelompok presenter dari angkatan 2022 yang berjumlah delapan orang. Tema yang dibahas dalam diskusi kali ini berjudul “Menyoal Kaesang dan PSI: Antara Representasi Pemuda atau Kepentingan Politik”. Tema tersebut berkaitan dengan isu aktual yang tengah ramai dibahas berkaitan dengan manuver politik menuju pemilu 2024. Pertemuan yang mengkaji tentang realita pemuda sebagai ketua umum partai ini, secara teknis berbentuk kegiatan diskusi dan komunikasi dua arah antara pemantik dan audiens. Dalam forum tersebut, pemantik menyampaikan materi dan argumentasi yang kemudian akan didiskusikan. “PSI tengah menjadi sorotan publik sebab baru saja mengangkat Kaesang putra dari Presiden Jokowi menjadi ketua umumnya, hal ini menimbulkan banyak perdebatan dari berbagai kalangan. Kepentingan politik dianggap menjadi faktor utama terpilihnya Kaesang menjadi ketua umum PSI. Kendati demikian, ini dapat merepresentasikan anak muda dalam dunia politik. Namun, diisisi lain muncul pemikiran terkait adanya kepentingan politik, mengenai pernyataan Kaesang bahwa privilege itu selalu ada,” ungkap pemantik. Melalui forum diskusi terbangun argumentasi dari mahasiswa bahwasannya respon dalam pengangkatan Kaesang ini menjadi pertanyaan besar pada publik, apakah itu merupakan kepentingan pemuda atau kepentingan politik. Hal ini dikarenakan proses politik yang dianggap tidak biasa dan terlalu cepat. Namun, ada dampak positifnya yaitu dengan hadirnya puluhan pemuda untuk mendaftar PSI akan melahirkan pelaku politik generasi baru. (van/roz)
Matangkan Akreditasi Internasional, Prodi IP Gelar Workshop Penyusunan Curriculum Overview dan Statistical Data FIBAA

Malang, 29 Oktober 2023. Workshop terkait penyempurnaan dokumen-dokumen pelaksanaan akreditasi internasional kembali dilakukan di Golden Swan Ballroom – Rayz Hotel Malang. Kegiatan ini diikuti oleh 9 Program Studi yang ada di Universitas Muhammadiyah Malang, termasuk didalamnya 4 Program Studi yang ada di FISIP, yaitu Ilmu Pemerintahan, Hubungan Internasiona, Kesejahteraan Sosial, dan Sosiologi. Bapak Wakil Rektor I, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si juga turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan workshop ini. “Kegiatan yang dilakukan ini menurut saya sudah on the right track. Persiapan akreditasi ini membutuhkan persiapan yang matang, termasuk penyiapan OBE. Semoga kegiatan ini dapat menyempurnakan dokumen dokumen terkait pelaksanaan akreditasi internasional yang kurang,” ungkapnya memberikan sambutan. Prof. Nurul Barizah, SH., LLM., PhD juga kembali hadir selaku narasumber pada kegiatan workshop kali ini. Fokus materi yang dibahas dalam Workshop kali ini adalah mereview kembali statistical data dan curriculum overview yang telah dibahas sebelumnya. “Methods of teaching disesuaikan dengan konteks pembelajaran dan dibuat lebih bervariatif dengan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan, yaitu Permendikbud Nomor 3 Thaun 2020 tentang STandar Nasional Pendidikan Tinggi,” ungkap Prof. Nurul Barizah, SH., LLM., PhD memberikan arahan terkait dengan pengisian curriculum overview. Selain itu, CV Dosen, bahan ajar yang digunakan, jumlah lulusan dengan jumlah yang diterima di setiap tahunnya juga perlu diperhatikan untuk mengantisipasi pertanyaan yang dapat menghasilkan poin rendah oleh asesor pada saat pelaksanaan akreditasi internasional ini nanti. Workshop ini akan terus diadakan hingga dokumen-dokumen terkait akreditasi internasional ini dirasa sudah siap untuk diujikan. Oleh karena itu, workshop terkait penyusunan dokumen-dokumen SER FIBAA ini akan dilakukan kembali pada 2 minggu kedepan, untuk mengecek hasil revisi yang telah dilakukan oleh masing-masing prodi.
Government English Club: Mengkaji Dinamika Politik Menjelang Pemilu 2024

Malang, 30 Oktober 2023. Dalam rangka melatih kecakapan berbahasa inggris bagi mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) UMM selenggarakan kegiatan diskusi melalui forum Government English Club (GEC). Kegiatan GEC diikuti oleh mahasiswa angkatan 2022, serta dibimbing secara langsung oleh dosen Ilmu Pemerintahan UMM, yakni Bapak Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si. Adapun yang bertindak sebagai pemantik diskusi yakni Risky Dyah Kurniawati, salah satu mahasiswi dari angkatan 2022 yang juga bertindak sebagai koordinator forum GEC. Tema yang dibahas dalam diskusi kali ini berjudul “Politic and Government in Election”. Tema tersebut sesuai dengan isu aktual yang tengah ramai dibahas pada tahun politik saat ini. Pertemuan yang mengkaji tentang dinamika politik pemerintahan menjelang pemilu ini, berupa kegiatan diskusi dan komunikasi dua arah antara pemantik dan audiens. Dalam forum tersebut, pemantik menyampaikan argumentasi yang kemudian akan didiskusikan. Tentunya diskusi dilakukan dengan pola komunikasi berbahasa inggris. “As time goes by, people expect a well-consolidated democracy. There are several indicators in its implementation, such as the realization of an increasingly democratic constitutional system, the consistency of the election management system, the implementation of elections that are fair and have integrity as well as being effective and efficient. The next election will be held next year with three presidential candidates. To create a good, correct and orderly democratic party, elections should be carried out according to legal provisions,” ungkap pemantik. Melalui diskusi ini terbangun argumentasi dari mahasiswa, bahwasannya mahasiswa sebagai pemuda harus memiliki kesadaran terhadap dinamika politik yang terjadi saat ini. Several indicators that actually damage the course of democratic elections. Money politics, black campaigns for example. The existence of these negative things of course makes the election not run properly. Even money politics is considered normal because it often occurs within society. We as the young generation, the government should be able to help and overcome this problem and provide solutions to this incident. (van/roz)
Memaknai Arti Sumpah Pemuda, Begini Kata Gen-Z

Malang, 28 Oktober 2023. Tepat pada hari ini tanggal 28 Oktober 2023 merupakan Peringatan Sumpah Pemuda yang ke-95. Peringatan Sumpah Pemuda sendiri tentunya identik dengan Muda-Mudi Indonesia atau generasi milenial saat ini. Makna Sumpah Pemuda sendiri tentunya secara kesejahteraan tidak akan diupakan. Namun tentunya waktu demi waktu, budaya serta keadaan yang begitu cepat berubah sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi. Tentunya akan muncul pertanyaan, bagaimana kita memaknai Sumpah Pemuda di era milenial saat ini? Tentunya untuk Bangsa Indonesia, kita berharap dari generasi ke generasi saat ini dapat memaknai arti sumpah pemuda dengan baik sesuai denga cita-cita leluhur kita yang merupakan penggagas dari lahirnya semangat pemuda dalam persatuan dan kesatuan. Sumpah Pemuda tidak bisa diartikan hanya sekedar sebagai kebiasaan serta perayaan tahunan, namun harusnya dapat merefleksikan semangat perjuangan para pemuda yang pada saat dulu berjuang memegang tombak untuk meraih kemerdekaan. Salah satu perjuangan Pemuda saat ini yaitu menjaga keutuhan serta persatuan dan kesatuan, karena tentuya di era globalisasi seperti sekarang, rasa persatuan dan kesatuan tersebut bisa saja mengikis nilai persaudaraan, jika dari diri kita sendiri tidak mampu untuk memanfaatkan teknologi dengan benar serta kurang adanya rasa toleransi untuk menerima perbedaan yang ada. “Momentum Sumpah Pemuda yang telah mempersatukan seluruh aspek bangsa tidak hanya pemuda saja, namun dari seluruh aspek mulai dari suku, ras, maupun agama. Dalam hal persatuan itu kegiatan hal-hal yang kecil seperti saling menghargai ataupun saling menghormati antar sesama.” Menurut Gunadi Mahasiswa IP UMM angkatan 2021. Selain itu Devina Mahasiswa IP UMM angkatan 2021 menambahkan apabila salah satu tokoh publik yang menjadi panutannya yaitu Maudy Ayunda, karena menurut Devina Maudy Ayunda merupakan salah satu sosok muda tokoh publik wanita yang mengenyam pendidikan setinggi mungkin untuk mendapatkan kualitas pendidikan hinga menuntut pendidikan sampai ke negeri seberang. Menurutnya hal yang dapat dilakukan oleh pemuda Indonesia saat ini yaitu meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga dapat meningatkan inovasi serta kreatifitas dalam diri Pemuda Indonesia. Gunadi juga menambahkan 1 kata untuk Sumpah Pemuda saat ini yaitu “Dari Pemuda Untuk Ujung Tombak Bangsa Indonesia”
Mahasiswa Prodi IP UMM Kaji Nilai-Nilai Pancasila: Antara Tekstual dan Kontekstual

Malang, 26 Oktober 2023. Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) UMM kembali selenggarakan kegiatan diskusi melalui forum Debate’s Community pada minggu ke-lima. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap satu minggu sekali ini, dilakukan dalam rangka merawat nalar kritis mahasiswa. Kegiatan diskusi diikuti oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan angkatan 2022 dan 2023, serta dibimbing secara langsung oleh dosen, yakni Bapak Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si. Adapun yang bertindak sebagai pemantik diskusi yakni kelompok presenter dari angakatan 2022 yang berjumlah delapan orang. Tema yang dibahas dalam diskusi kali ini berjudul “Pancasila: Antara Teks dan Konteks”. Tema tersebut berkaitan betapa pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pertemuan yang mengkaji tentang dasar negara tersebut, berupa kegiatan diskusi dan komunikasi dua arah antara pemantik dan audiens. Dalam forum tersebut, pemantik menyampaikan materi dan argumentasi yang kemudian akan didiskusikan. “Penerapan pancasila dalam teks telah memiliki wujud berupa naskah yang dapat dibaca dan dijadikan pedoman. Sedangkan, penerapan prinsip pancasila dalam konteks itu dapat di implementasikan dalam kehidupan. Contohnya oleh Ir. Soekarno, dimana ia menyatakan bahwa dirinya bukan pencipta tetapi penggali, karena untuk mengambil intisari berbagai nilai yang hidup dalam masyarakat, Soekarno melakukan dialog reflektif-kritis. Nilai-nilai tersebut tercantum dalam sila-sila pancasila yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan kesejahteraan sosial,” ungkap pemantik. Melalui diskusi ini terbangun argumentasi dari mahasiswa, bahwasannya di era sekarang kita tengah menghadapi berbagai tantangan dalam menghadapi nilai-nilai Pancasila sebagai prinsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (van/roz)
Ilmu Pemerintahan UMM Terima Kunjungan dari Pihak IPDN

Malang, 25 Oktober 2023. Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Muhammadiyah Malang menerima kunjungan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kunjungan ini dilakukan oleh Tim IPDN untuk melakukan sharing informasi mengenai iklim akademik, terutama mekanisme pembelajaran di Laboratorium Ilmu Pemerintahan UMM. Kegiatan dilaksanakan di Ruang 601 GKB 1 lantai 6 Universitas Muhammadiyah Malang. Perwakilan yang hadir dari IPDN, yakni tim dosen serta staf yang bersangkutan. Sedangkan, dari Prodi IP UMM sendiri yang hadir, yakni: Kaprodi, Sekprodi, Kepala Laboratorium serta perwakilan dosen. Pihak IPDN menjelaskan bahwasannya kegiatan kunjungan ke Prodi Ilmu Pemerintahan UMM ini berkaitan dengan agenda IPDN untuk melakukan pengembangan laboratorium program studi sebagai pusat pengetahuan dan keilmuan. “Semoga dalam kunjungan ini dapat memberikan masukan-masukan pada kita, dimana yang kita tahu bahwa Prodi Ilmu Pemerintahan UMM ini telah masuk di akreditasi unggul, sehingga dapat memberi saran untuk laboratorium setara institut, kami sangat membutuhkan masukan dan sharing untuk Laboratorium Pemerintahan” ungkap dosen IPDN. Selain itu, pihak IPDN juga menyampaikan bahwasannya insight yang didapatkan dari Prodi Ilmu Pemerintahan UMM nantinya akan dikembangkan dan dijadikan percontohan. “Ilmu yang kami dapatkan disini, nantinya akan kami kembangkan di IPDN. Selain itu, kami juga akan meningkatkan literasi mahasiswa disana,” pungkas dosen IPDN. (van/roz)
Prodi IP UMM Gelar Workshop Pendampingan Penyusunan Dokumen Self Evaluation Report FIBAA

Malang, 21 Oktober 2023. Prodi Ilmu Pemerintahan selenggarakan Workshop pendampingan penyusunan dokumen self evaluation report FIBAA Tahun 2023. Kegiatan ini diawali dengan sambutan Dekan FISIP UMM yakni Prof. Dr. Muslimin., M.Si. Dekan FISIP UMM mengatakan bahwa “ pada tingkat nasional, 5 program studi yang ada di FISIP telah mencapai akreditasi unggul. Menindaklanjuti Permendikbud Nomor 53 Tahun 2023 yang mengharuskan untuk melakukan akreditasi internasional maka dari itu diadakan workshop terkait dengan pendampingan penyusunan dokumen self evaluation report FIBAA. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Nurul Barizah, SH., LLM., PhD selaku narasumber. kegiatan workshop ini hadir sebagai bentuk implementasi atas hibah akreditasi internasional Kementerian Pendidikan Nasional Tahun Anggaran 2023. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta tim task force prodi Ilmu Pemerintahan. Selain itu, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh program studi yang juga akan melaksanakan akreditasi internasional FIBAA antara lain program studi Hubungan Internasional, Kesejahteraan Sosial, dan Sosiologi. Dalam kegiatan workshop ini Prof. Nurul Barizah, SH., LLM., PhD selaku narasumber mengatakan bahwa “dalam menyusun dokumen self evaluation report FIBAA teknis menulis harus sistematis, padat dan berisi yang menggambarkan program studi secara keseluruhan dan juga dalam dokumen self evaluation report FIBAA berjumlah 20-25 halaman”. “untuk semua program studi, tujuan dari program studi dijelaskan secara meyakinkan bahwa hal tersebut ditujukan untuk level tertentu, tujuan juga harus memperhatikan KKNI level 6 dan peraturan universitas, kemampuan akademik mahasiswa, kemampuan komprehensif maahasiswa untuk pasar dan pengembangan individu mahasiswa secara personal,” ungkap narasumber.
Tingkatkan Kualitas Proposal, Prodi IP UMM Gelar Pelatihan Internal Bagi Mahasiswa Peserta PKM 2024

Malang, 20 Oktober 2023. Prodi Ilmu Pemerintahan UMM selenggarakan pelatihan internal terkait strategi penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2024, khususnya bagi mahasiswa angkatan 2022. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memfasilitasi dan membimbing mahasiswa dalam menyusun proposal PKM. Bertindak sebagai pemateri sekaligus fasilitator, yakni Ibu Umi Kulsum, S.IP., M.IP selaku dosen Prodi Ilmu Pemerintahan UMM. Kegiatan pelatihan penulisan proposal PKM nantinya akan terus berkelanjutan dan dilakukan monitoring secara berkala. Ini merupakan bentuk strategi agar mahasiswa dapat lolos dan memperoleh pendanaan di ajang kompetisi PKM 2024. Saat pelatihan berlangsung, pemateri menyampaikan bahwa penyusunan proposal harus memiliki kebaharuan serta memiliki urgensi pembahasan yang menarik, namun tetap relevan. “Jika mengambil skema penulisan PKM berupa penelitian seperti Riset Sosial Humaniora (RSH), maka harus dipastikan bahwa penelitian memiliki kebaharuan, serta harus memiliki kepastian bahwa penelitian yang diambil itu mampu untuk diselesaikan. Sebab penelitian yang baik adalah yang bisa selesai,” jelas pemateri. Selain itu, Ibu Umi Kulsum selaku pemateri juga menegaskan dalam pelatihan, bahwasannya penulisan proposal PKM harus jelas dan memiliki alur penulisan yang runut. “Jadi, dalam penulisan nantinya harus runut agar dapat dipahami secara jelas maksud penelitiannya. Jangan sampai lompat sana-sini, dengan kata lain terus meluas dan tidak ada kesinambungan. Ini harus diperhatikan baik-baik,” ungkap pemateri. (van/roz)