Mengkaji Permasalahan Stunting dan Respon Kebijakan Pemerintah

Malang, 18 Oktober 2023. Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) UMM selenggarakan kegiatan diskusi melalui forum Debate’s Community pada minggu ke-empat. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap satu minggu sekali ini, dilakukan dalam rangka merawat nalar kritis mahasiswa. Kegiatan diskusi diikuti oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan angkatan 2022 dan 2023, serta dibimbing secara langsung oleh para dosen, yakni Bapak Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si dan Ibu Umi Kulsum, S.IP., M.IP. Adapun yang bertindak sebagai pemantik diskusi yakni kelompok presenter dari angakatan 2022 yang berjumlah delapan orang. Tema yang dibahas dalam diskusi kali ini berjudul “Stunting di Lumbung Pangan: Respon Kebijakan Pemerintah”. Tema tersebut sesuai dengan isu sosial-politik di Negara Indonesia saat ini. Pertemuan yang mengkaji tentang polemik mengenai kebijakan penanganan stunting tersebut, berupa kegiatan diskusi dan komunikasi dua arah antara pemantik dan audiens. Dalam forum tersebut, pemantik menyampaikan argumentasi yang kemudian akan didiskusikan. “Ketersediaan pangan menjadi sangat penting, kaitannya dengan kebutuhan asupan bagi bayi agar tidak mengalami stunting. Bahkan, kekurangan asupan gizi ini bisa terjadi sejak bayi masih di dalam kandungan karena ibu tidak bisa mencukupi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Pemerintah Indonesia merespon ketersediaan pangan melalui kebijakan food estate. Namun, kebijakan ini dinilai kurang berhasil,” ungkap pemantik. Melalui diskusi ini terbangun argumentasi dari mahasiswa, bahwasannya penanganan stunting melalui kebijakan proyek food estate menimbulkan pro dan kontra, sebab adanya proyek food estate demi menyediakan ketersediaan pangan ternyata dapat menimbulkan kerusakan pada alam dan lingkungan. (van/roz)

Tanggapan Mahasiswa IP UMM Terhadap Kasus Korupsi di Kementerian Pertanian RI

Malang, 15 Oktober 2023. Indonesia kembali digegerkan oleh kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya dugaan kasus korupsi yang menyeret Menteri Pertanian yaitu Syahrul Yasin Limpo dengan dugaan pemerasaan dalam jabatan, gratifikasi, dan juga keikutsertaan dalam pengadaan barang atau jasa di Kementerian Pertanian. Diketahui menurut KPK, pihak penyidik menduga adanya total dana sejumlah Rp. 13,9 Miliar yang telah dinikmati oleh Syahrul Yasin Limpo, tentunya dana tersebut sangat bernilai fantastic.Selain itu Syahrul Yasin Limpo diduga juga membuat kebijakan personal guna meminta setoran dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon I dan eselon II di lingkungan Kemeterian Pertanian (Kementan). Dalam kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Syahrul Yasin Limpo, Syahrul di bantu oleh dua anak buahnya yaitu Kasdi dan Hatta. Seluruh uang yang telah disetorkan pada Syahrul digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi serta keluarga intinya, diantaranya untuk membayar cicilan kartu kredit, cicilan pembelian mobil Alphard yang dimiki oleh Syahrul Yasin Limpo, selain itu juga digunakan untuk perbaikan rumah pribadi, tiket pesawat bagi keluarga, hingga pengobatan serta perawatan wajah bagi keluarganya yang bernilai miliaran rupiah. Sangat lucu bukan, dimana seorang Menteri Pertanian yang seharusnya dapat mengayomi serta memberikan kenyamanan terhadap staf yang bekerja di lingkup Kementerian Pertanian, namun Syahrul lebih memilih untuk melakukan pemerasan dalam jabatan guna memperkaya dirinya sendiri. Menurut Ayu Evita Sari yaitu salah satu Mahasiswa IP UMM angkatan 2021 dari dugaan Kasus Korupsi yang dilakukan oleh Syahrul Yasin Limpo tentunya kenyataan ini menjadi hal yang sangat merugikan negara tapi juga masyarakat yang seharusnya menjadi kelompok sasaran Tidak hanya itu korupsi semacam ini juga mencoreng citra baik dan eksistensi birokrasi di Indonesia. Apalagi di tengah kondisi pertanian Indonesia yang nampaknya tengah ‘tidak baik-baik saja’ karena kondisi iklim yang belakangan ini sangat ekstrim, bencana, bahkan krisis talenta muda di bidang pertanian (regenerasi sektor pertanian). Kementerian yang seharusnya menjadi nahkoda untuk membawa arus perkembangan bagi pertanian Indonesia justru membelot dan mengarahkan kapal ke pusaran yang menyebabkan lenyapnya tujuan dan timbulnya kerugian besar. Dari sini kita dapat melihat bahwa seorang pemimpin memiliki pengarus yang besar atas apa dan siapa yang dipimpinnya. Baik buruknya suatu hasil adalah cipta karya tangan dan pemikiran seorang pemimpin.

Pro dan Kontra Penghapusan Tiktok Shop di Indonesia, Begini Pendapat Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM

Malang, 12 Oktober 2023. Isu terkait penghapusan Tiktok Shop menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Pada Rabu, 4 September 2023 yang lalu, Tiktok Shop resmi dihapus oleh Kementrian Predagangan (Kemendag) sebagai Social Commerce di Indonesia. Terkait kebijakan penghapusan tersebut timbul banyak Pro dan Kontra yang terjadi di kalangan masyarakat. Jeany Mariska Rahmania atau yang kerap disapa Jeany ini merupakan Mahasiswi Ilmu Pemerintahan yang saat ini sedang menduduki perkuliahan Semester 5 dan mengambil Mata Kuliah Kebijakan Sektor Publik. Ia pun turut memberikan pendapatnya terkait dengan isu hangat yang diperbincangkan di saat ini, yaitu penghapusan Tiktok Shop. “Saya sendiri sedikit tidak setuju terkait dengan penghapusan Tiktok Shop ini. Karena seperti yg kita tahu sekarang merupakan eranya teknologi, semua orang saat ini melakukan berbagai kegiatannya melalui online, termasuk kegiatan berbelanja. Jadi disini saya lebih mengutarakan aspek para generasi muda aja mengenai efisiensi dalam membeli suatu barang/produk melalui digitalisasi. Tapi disisi lain saya juga tau mengenai kondisi para pelaku UMKM ini yg terancam keberadaannya,” ungkapnya. Dalam hal ini Jeany mengutarakan pendapatnya dari aspek para generasi muda saja mengenai efisiensi dalam membeli suatu barang/produk melalui digitalisasi. Dalam hal ini ia juga melihat bahwa telah dikeluarkannya kebijakan terkait Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha melalui Sistem Elektronik yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023. “Memang ada kebijakan tentang pembatasan peran media sosial dalam transaksi ekonomi, tapi menurut saya hal tersebut tetap tidak efektif kalua dilakukan tanpa pengawasan jika memang pemerintah mau melakukan pembatasan. Kan sosial media itu bisa diakses 24/jam jadi akan sulit mengendalikan hal tersebut, ditambah lagi jika pemerintah merasa kalo pelaku umkm dirugikan secara keseluruhan,” ucapnya menambahkan. Oleh karena itu terkait isu ini, Jeany memberikan beberapa solusi untuk pemerintah Indonesia bahwa, “Pemerintah juga harus dapat membantu para pelaku UMKM ini untuk lebih melatih keterampilannya agar dapat meningkatkan daya saing penjualan. Bahwa pemerintah jangan hanya memutuskan sepihak saja, apalagi kebijakan soal ekonomi ini kan menyeluruh gitu persoalannya nggak cuman individu semata tetapi menyangkut banyak orang dan banyak sektor begitu.” Ia juga berharap agar Tiktok Shop ini secepatnya dapat beroperasi kembali di Indonesia dengan mengajukan beberapa perizinan sesuai dengan peraturan di Indonesia, supaya tiktok shop bisa kembali beroperasi kan harus buka kantor usaha dan juga memproses perizinan usaha berbasis risiko supaya tidak memunculkan permasalahan baru.

Prodi IP UMM Gelar Workshop Penulisan Program Kreativitas Mahasiswa

Malang, 13 Oktober 2023. Prodi Ilmu Pemerintahan UMM selenggarakan Workshop Penulisan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), khususnya bagi mahasiswa angkatan 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi dan membimbing mahasiswa dalam menyusun proposal PKM. Bertindak sebagai pemateri sekaligus fasilitator, yakni Bapak Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si selaku dosen sekaligus Sekretaris Prodi Ilmu Pemerintahan UMM. Kegiatan pendampingan PKM ini nantinya akan terus dilakukan secara berkala setiap minggunya, mulai dari penentuan konsep dan judul, hingga penyusunan proposal yang akan diajukan pada seleksi proposal PKM diawal tahun 2024 mendatang. Saat sosialisasi berlangsung, pemateri menyampaikan bahwa seluruh dosen tentunya akan memfasilitasi mahasiswa untuk berkonsultasi. “Sampaikan semua ide dan gagasan yang kalian miliki untuk PKM ini dan sangat dipersilahkan bahkan wajib untuk berkonsultasi dengan dosen wali masing-masing, jadi tidak perlu khawatir,” jelas pemateri. Nantinya mahasiswa Ilmu Pemerintahan diarahkan untuk mengikuti skema PKM sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajari, sehingga bersifat linier. Maka, skema PKM yang akan diikuti yakni: PKM-PM (Pengabdian Masyarakat) dan PKM-RSH (Riset Sosial Humaniora). Bapak Ach. Apriyanto selaku pemateri juga menegaskan dalam sosialisasi, bahwasannya PKM ini dapat menjembatani mahasiswa dalam meraih kelulusan tepat waktu, bahkan percepatan kelulusan di semester tujuh. “PKM ini dapat membantu kalian untuk mempercepat kelulusan, dengan adanya kebijakan ekuivalensi berupa SKS, hingga lulus tanpa skripsi jika lolos sampai Pimnas,” pungkas pemateri. (van/roz)

Menyongsong Akreditasi Internasional, Prodi IP Gelar Workshop Penyusunan Modul of Course Description Berstandar Internasional

Malang, 11 Oktober 2023. Program studi Ilmu Pemerintahan selenggarakan workshop penyusunan module or course description berstandar internasional. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Nurul Barizah, LLM., Ph.D dan Dr. Rina Wahyuni Setyaningrum, M.Ed selaku narasumber. Kegiatan workshop ini dilakukan sebagai bentuk persiapan yang dilakukan program studi Ilmu Pemerintahan untuk melakukan akreditasi internasional. Kemudian, beberapa program studi lain diantaranya Hubungan Internasional, Sosiologi, dan Kesejahteraan Sosial turut hadir dalam kegiatan workshop penyusunan modul of course ini. Dalam kegiatan workshop ini Dr. Rina Wahyuni Setyaningrum, M.Ed menekankan beberapa hal terkait penyusunan modul yang berstandar internasional. “modul of course harus disediakan oleh program studi masing masing, ada beberapa dokumen yang harus disesuaikan dengan format yang diberikan FIBAA jika ingin melakukan akreditasi internasional”. “adanya mahasiswa asing di tiap program studi dapat menjadi nilai tambah dalam penilaian akreditasi,” ungkap narasumber. Prof. Nurul Barizah, LLM., P.hD menambahkan bahwa “ beberapa aspek yang dinilai dalam akreditasi internasional antara lain visi dan misi program studi, tujuan, kurikulum, proses pembelajaran, fasilitas, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerjasama, lulusan dan dampak sosial”. “modul of course ini sebagai parameter dalam melakukan kegiatan belajar mengajar yang sesuai dengan standar internasional agar mampu menggambarkan tujuan yang akan dicapai secara jelas,” pungkas narasumber. Dalam pendampingan penyusunan modul dan course description diharapkan masing-masing program studi dapat menyiapkan modulnya dengan baik agar hasil yang diperoleh nantinya mendapatkan hasil yang memuaskan.

Mahasiswa Prodi IP UMM Kaji Kebijakan TikTok Shop Melalui Forum Debate’s Community

Malang, 11 Oktober 2023. Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) UMM kembali menyelenggarakan kegiatan diskusi melalui forum Debate’s Community untuk ketiga kalinya. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap satu minggu sekali ini, dilakukan dalam rangka merawat nalar kritis mahasiswa. Kegiatan diskusi diikuti oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan angkatan 2022 dan 2023, serta dibimbing secara langsung oleh dosen, yakni Bapak Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si. Adapun yang bertindak sebagai pemantik diskusi yakni dua kelompok presenter dari angakatan 2022 yang berjumlah masing-masing 8 orang dalam tiap kelompok. Tema yang dibahas dalam diskusi kali ini berjudul “Polemik Kebijakan TikTok Shop: Antara Perlindungan Ekonomi VS Pertumbuhan Ekonomi”. Tema tersebut sesuai dengan isu aktual yang tengah ramai diperbincangkan saat ini. Pertemuan yang mengkaji tentang polemik mengenai larangan penjualan online di TikTok Shop tersebut, berupa kegiatan diskusi dan komunikasi dua arah antara pemantik dan audiens. Dalam forum tersebut, pemantik menyampaikan argumentasi yang kemudian akan didiskusikan. “Polemik tentang kebijakan TikTok Shop mencerminkan perdebatan antara pertumbuhan ekonomi dan kemajuan ekonomi. Disatu sisi, ini dapat menjadi alat yang kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi karena memberikan platform kepada UMKM untuk mempromosikan produknya agar mendapatkan akses ke pasar yang lebih luas. Di sisi lain, ada risiko yang menghambat pertumbuhan beberapa UMKM yang lebih kecil atau kurang dikenal,” ungkap pemantik. Melalui diskusi ini terbangun argumentasi dari mahasiswa, bahwasannya dengan memahami dan mengelola secara bijak mengenai perdebatan ini, maka solusinya pemerintah dan pelaku UMKM dapat bekerja sama untuk memaksimalkan manfaat ekonomi dari TikTok Shop sambil menjaga stabilitas dan keberlanjutan ekonomi secara keseluruhan. (van/roz)

Tingkatkan Kemandirian : Mahasiswa IP UMM Rintis Usaha Clean Shoes

Malang, 9 Oktober 2023. Keinginan mandiri tentunya sangat ingin dimiliki oleh seluruh orang apalagi belajar mandiri dari segi financial atau ekonomi. Salah satunya seperti pemikiran yang dimiliki oleh seorang Mahasiswa IP UMM angkatan 2022 yang bernama Davril Pardede atau kerap dikenal dengan sebutan Davril. Mahasiswa asal Kota Batu ini memiliki usaha yaitu clean shoes dengan nama “cleanvast kota batu”. Usaha yang dimiliki oleh Davril ini awal mulanya dirintis bersama dengan kakaknya sejak tahun 2015. Usaha clean shoes ini telah memiliki toko, yang berada di Jl. Hasanuddin Gg. I No. 15, Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65313. Menurut Davril terdapat 3 orang operasional dalam menjalakan usaha yang dimilikinya, Davril serta kakaknya berperan dalam pengerjaan mencuci sepatu sedangkan istri dari kakaknya yang bertangungjawab dalam perihal administrasi. Sehingga usaha yang ada tersebut masih dikerjakan dalam lingkup keluarganya saja. Usaha yang dimiliki oleh Davril pun saat ini telah memiliki omset rata-rata kurang lebih 4,5 juta per bulannya. Dalam menjalankan usahanya, Davril mengaku jika memang sempat merasakan naik turun dalam usahanya. Tepatnya saat awal-awal merasakan Lock Down atau PSBB saat pandemi kemarin, selama beberapa bulan usahanya tidak memiliki pemasukan sama sekali sekitar kurang lebih 3 bulan lamanya. Dari hal tersebut, Davril berusaha untuk memutar otak dengan lebih memanfaatkan sosial media serta sabar sehingga perlahan usaha yang dimilikinya stabil kembali. Davril mengatakan jika dari usaha yang dimilikinya tersebut tentunya sangat membantu perekonomian. “Kalau buat membantu perekonomian itu Alhamdulillah sangat membantu, terus kalau dari segi membuat aku mandiri itu juga Alhamdulillah karena cukup juga untuk uang jajan aku sehari-hari dan Alhamdulillah cukup membantu mengurangi beban orang tua.” Kata Davril. Selain itu dari usaha yang dimilikinya, hasil yang didapatakan juga dapat membantu biaya pendidikannya saat ini. Selain itu, dari usaha yang dimiliki oleh Davril tersebut, usahanya dapat dimasukkan dalam aktifitas Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dimana salah satu bentuk dari kegiatannya tersebut adalah Kegiatan Wirausaha. Mahasiswa saat ini tentunya juga harus melek akan peluang usaha, sehingga dari usaha tersebut mereka dapat memiliki penghasilan mandiri yang tentunya juga akan membantu orang tuanya serta menjadi usaha yang berpeluang untuk masa depannya. Mahasiswa harus dapat melihat peluang yang ada serta membuat strategi bisnis yang tepat dan efektif.

Forum Diskusi Debate’s Community : Menakar Digitalisasi UMKM Pada Masa Pandemi

Malang, 10 Oktober 2023. Dalam rangka merawat nalar kritis mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) kembali menyelenggarakan kegiatan diskusi melalui forum Debate’s Community Part-2. Kegiatan diskusi ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2022 dan 2023, serta dibimbing secara langsung oleh dosen Ilmu Pemerintahan UMM, yakni Bapak Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si. Adapun yang bertindak sebagai pemantik diskusi yakni Aisyah Firanti, salah satu mahasiswa dari angkatan 2020. Tema yang dibahas dalam diskusi kali ini berjudul “Digitalisasi UMKM di Masa Pandemi, Berhasilkah?”. Tema tersebut sesuai dengan fokus kajian tentang kebijakan pemerintah yang diteliti oleh pemantik. Pertemuan yang mengkaji tentang efektivitas dari program digitalisasi UMKM di masa pandemi tersebut, berupa kegiatan diskusi dan komunikasi dua arah antara pemantik dan audiens. Dalam forum tersebut, pemantik menyampaikan argumentasi yang kemudian akan didiskusikan. “Teknologi modern menjadi salah satu pertimbangan dalam peningkatan perekonomian. Pengembangan UMKM yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro melalui pelatihan dan pembinaan tentunya menjadikan hasil yang efektif. Namun, disisi lain masih ada faktor penghambatnya yakni pengembangan sektor UMKM digital yang masih belum bisa mandiri, dimana pelaku UMKM masih harus terus didorong. Selain itu, digitalisasi UMKM masih belum bisa menjangkau seluruh wilayah,” ungkap pemantik. Melalui diskusi ini terbangun argumentasi dari mahasiswa, bahwasannya Dinas Koperasi dan Usaha Mikro perlu melakukan kerjasama dengan pihak swasta agar dapat membantu para pelaku UMKM. Kerjasama ini dapat berupa kehadiran dari pihak ketiga yang setidaknya dapat sedikit membantu permasalahan teknologi modern yang menjadi salah satu pertimbangan dalam peningkatan perekonomian. (van/roz)

Mahasiswa Prodi IP UMM Terlibat dalam Pendampingan Pemilihan Aba Ambo (Duta Pariwisata) Kotawaringin Barat 2023

Malang, 7 Oktober 2023. Stevania Halim atau yang kerap disapa dengan nama Vania, merupakan salah satu Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan angkatan 2020 yang sedang melaksanakan Program Magang selama empat bulan. Saat ini Vania sedang magang di Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan magangnya, ia juga melaksanakan penelitian untuk Skripsi yang di tulisnya. Selama magang vania ditempatkan di tiga bagian, yaitu di bagian sekretariat, bidang pemasaran dan bidang pengembangan. Berbagai kegiatan serta pengalaman yang didapatkan oleh Vania selama magang. Adapula tugas-tugas yang dikerjakan yaitu membantu administrasi terkait surat menyurat serta mendistribusika surat SPT SPDD ataupun surat penting dari kepala dinas. Tugas yang diberikan juga termasuk membantu Kepala Subbagian Umum untuk mempersiapkan rapat-rapat penting yang dilaksanakan di aula kantor Bupati. Selain membantu di bidang kesekretariatan, ia juga terlibat dalam pendampingan pelatihan finalis Aba Ambo. Pemilihan Aba Ambo pun dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat dengan maksud adanya Duta Pariwisata Kotawaringin Barat 2023 sebagai bentuk dalam meningkatkan promosi pariwisata alam aaupun buatan milik Kotawaringin Barat. “Untuk dibidang pemasaran dan bidang pengembangan saya hanya di tugaskan masing-masing dua minggu. Di bidang pemasaran sempat terlibat dalam mendampingi finalis aba ambo untuk latihan tari daerah serta catwalk untuk malam unjuk bakat dan grand final. Selain itu juga sempat ikut menyusun RKA dan renja rinci bidang pemasaran tahun 2024.” menurut penjelasan dari Vania. “Di bidang pengembangan sendiri saya sempat ikut melakukan perjalanan dinas terkait pelaksanaan penetapan daya tarik wisata di Kecamatan Pangkalan Banteng, serta membantu pengisian identifikasi daya tarik wisata di beberapa wisata alam atau buatan di Kotawaringin Barat.” tambah Vania. Vania juga menuturkan apabila pengalaman magang di Dinas Pariwisata Kotawaringinn Barat merupakan pengalaman serta pembelajaran yang sangat berarti dan berharga baginya. Dari program magang tersebut vania mengakatan jika ia telah mendapatkan gambaran bagaimana sistem bekerja di pemerintahan secara nyata, serta mendapatkan pandangan terkait bagaimana dalam menyusun masa depan setelah ini.

Ilmu Pemerintahan UMM Terima MoU Kerjasama Pertukaran Mahasiswa dari Ilmu Pemerintahan UNIM

Malang, 3 Oktober 2023. Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Muhammadiyah Malang menerima kunjungan dari Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Islam Majapahit Mojokerto. Kunjungan ini berkaitan dengan penandatangan kerjasama pertukaran mahasiswa Prodi IP UNIM ke Prodi IP UMM. Kegiatan penandatanganan MoU dilaksanakan di Ruang 6.29 GKB 1 lantai 6 Universitas Muhammadiyah Malang. Perwakilan yang hadir dari IP UNIM, yakni: Kaprodi, Lembaga Penjamin Mutu, Sekprodi dan Tim IT Biro Administrasi. Sedangkan, dari prodi IP UMM sendiri yang hadir, yakni: Kaprodi, Sekprodi dan Laboran. Sebanyak lima mahasiswa dari Prodi IP UNIM akan mengikuti kegiatan inbound selama satu semester, yang terdiri atas mahasiswa semester tiga dan lima. Nantinya ke-lima mahasiswa ini akan mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran sekaligus praktikum lapang yang didampingi oleh tim laboratorium. “Pertukaran mahasiswa ini tentunya dilakukan sebagai bentuk upaya dalam memberikan pengetahuan, keterampilan dan skill bagi mahasiswa kami,” ungkap Kaprodi IP UNIM. Disamping itu, Bapak Kamil selaku Kaprodi IP UMM menyampaikan bahwa telah menerima bentuk kerjasama yang diajukan. Bapak Kamil berharap kerjasama ini dapat memberikan manfaat satu sama lain dan memberikan pengalaman mahasiswa secara akademik maupun non-akademik. “Pada prinsipnya kami selalu siap menerima kerjasama dalam rangka mengembangkan iklim akademk, kedepannnya kerjasama ini tidak hanya dalam bentuk pertukaran mahasiswa, tapi juga di bidang lainnya seperti kolaborasi riset,” pungkas Kaprodi IP UMM. (van/roz)