Prodi IP Gelar Seri ke 2 Alumni Bicara “Patologi Birokrasi”

Malang, 28 April 2020. Prodi IP menggelar diskusi online Alumni Bicara bertema “Patologi Birokrasi”. Diskusi online ini menghadirkan alumni IP yaitu Ulin Nafi’ah, S.IP (staf Bappenas) dan dimoderatori oleh Ali Roziqin, M.PA. Diskusi ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2018 sebesar 100. Ulin sapaan akrabnya menyampaikan materi tentang patologi birokrasi di pemerintahan. Diskusi berjalan menarik dimana banyak pertanyaan yang diajukan kepada pemateri. Selain itu pemateri juga bercerita tentang track record hingga berhasil menjadi staff di Bappenas. Hasil diskusi tersebut diantaranya adalah patologi birokrasi yang sering kita temui diantaranya adalah: Buruknya pelayanan publik Missmatch perencanaan Tata kelola pemerintahan yang belum optimal Penyalahgunaan wewenang Selanjutnya Ulin memberikan solusi seperti; Membangun national complaint handling system yang terintegrasi Membangun perencanaan yang holistik, integrasi, dan spasial Menyusun peta jalan Grand Design Penerapan merit sistem Dengan upaya-upaya tersebut diharapkan kedepan patologi birokrasi levelnya bisa diminimalisir.

Prodi IP UMM gelar Milenial Talk Seri 2, Dinamika Penanganan Covid-19 di Era Demokratisasi

Malang, 27 April 2020. Prodi Ilmu Pemerintahan UMM kembali menggelar diskusi online Milenial Talk seri ke 2 dengan tema “Dinamika Penanganan Covid-19 di Era Demokratisasi”. Diskusi online ini menghadirkan dua pemateri yaitu Rizky Judha dan Pudji Susiolo Asih serta di moderatori oleh Andi Putri Dewi Hamidah. Ketiganya merupakan mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM angkatan 2018. Diskusi dimulai oleh narasumber pertama yaitu rizky juda, ia menjelaskan mengenai awal terjadinya covid 19 di dunia sampai di indonesia, ia juga memaparkan mengenai kebijakan yang dibuat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam penanganan covid 19, lalu ia berpendapat bahwa pemerintah kurang terorganisir dalam membuat kebijakan karena banyak kebijakan yang tidak sinkron dan tumpah tindih yang menyebabkan masyarakat kebingungan dalam melaksanakan kebijakan tersebut Selanjutnya narasumber kedua yaitu puji susilo asih memberikan insight terkait asumsi-asumsi dan teori konspirasi yang beredar di masyarkat, yang mana adanya teori konspirasi tersebut sangat mewarnai dinamika penanganan covid 19. Setelah itu sesi diskusi dimulai ada 3 pertanyaan yang di berikan oleh para peserta mengenai penangan covid 19 ini baik di indonesia maupun dunia, diskusi berlangsung kondusif dan moderator memberikan kesimpulan bahwa di era demokrtisasi ini orang atau kelompok berhak mengeluarkan pendapatnya, kondisi ini pun berdampak pada tersebarnya informasi tentang covid-19, sekaligus berdampak pada pemahaman yang beragam di masyarakat.

Kebijakan Strategis dan Peran Serta Masyarakat, Upaya Penanganan COVID-19

Malang, 25 April 2020. Di tengah situasi pandemi yang masih terjadi di Indonesia. Prodi IP sebagai civitas akademika tetap menggelar kegiatan ilmiah sebagai tugas memberikan pengetahuan ke masyarakat. Serial diskusi pertama yang diadakan online ini bertema “Urgensi Koordinasi Dalam Pilihan Kebijakan Penanganan Covid-19 di Pemerintahan Kota”. Diskusi yang dimoderatori oleh Achmad Apriyanto R, M.Si ini menghadirkan secara virtual dosen senior prodi Ilmu Pemerintahan UMM, Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si dan praktisi Heru Mulyono, M.T. Dalam diskusi tersebut keduanya mengkiritik langkah awal pemerintah pusat yang kurang responsif terhadap permasalahan ini. Terlebih lagi dari koodinasi antar instansi berjalan kurang efektif satu sama lain, sehingga proses tersebutpu pun juga berdampak pada semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia. Dr. Tri Sulistyaningsih memberikan analisa bahwa semua level institusi pemerintahan harus bersatu padu dan menerapkan langkah kebijakan strategis seperti karantina wilayah, pelarangan mudik dan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang rentan. Sementara Heru Mulyono M.T lebih berfokus pada situasi di aras lokal, dimana masyarakat belum memahami secara penuh makna dari beberapa istilah yang dikeluarkan oleh pemerintah seperti physical distancing, social distancing, lockdown, dan PSBB. Masih banyak masyarakat yang kurang disiplin dan tidak mengindahkan arahan-arahan yang diberikan oleh pemerintah. Sehingga hal ini juga menjadi andil dalam penyebaran kasus Covid-19 yang terus terjadi sampai saat ini.

Pandemi Corona, Prodi IP Gelar Diskusi Online Millenial

Malang, 24 April 2020. Di tengah situasi pandemi corona yang saat ini kita hadapi, Prodi IP menggelar diskusi online bernama Millenial Talk dengan tema besar “Penanganan COVID-19 dalam Perspektif Governance”. Narasumber diskusi online ini adalah Gusti Rifky Pangeran A dan Sefty Andila P. Keduanya merupakan mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM angkatan 2019. Diskusi online ini dihadiri oleh sekitar 100 mahasiwa yang terdiri dari berbagai jurusan di Universitas Muhammadiyah Malang. Diskusi berjalan interaktif, dan mendiskusikan lengkah-langkah yang bisa dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi pandemi wabah ini. Tentunya beberapa saran dan kritikan selama diskusi tersebut adalah berasal dari persepektif milenial. Kesimpulan dari diskusi ini adalah Pemerintah dan masyarakat harus bersama memiliki kesadaran untuk berperan sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Pemerintah membuat kebijakan dan masyarakat harus secara sada mematuhi kebijakan tersebut. Tanpa ada sinergitas keduanya, sulit mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Prodi IP Gelar Ujian Final Report (online) Bagi Mahasiswa Exchange COLA, Thailand

Diskusi berlangung interarktif dan menarik. Masing-masing review memberi masukan dan pertanyaann terhadap hasil penelitian. Harapanya hasil penelitian ini akan dipublished di jurnal nasional dan internasional. Malang, 4 April 2020. Sebanyak 18 mahasiswa exchange dari COLA, Khon Kaen University Thailand mempresentasikan hasil penelitianya secara online melalui aplikasi video conference (zoom). Mereka mempresentasikan hasil penelitiannya dari kediamannya masing-masing di Thailand. Final report dihadiri oleh 4 Reviewer yaitu Ali Roziqin, M.PA, Sona Minasyan, Ach. Apriyanto Romadhan, M.A dan Iradhad Taqwa Sihidi, M.A. Dalam diskusi tersebut juga dipantau secara langsung oleh Muhammad Kamil. M.A sebgai Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan. Diskusi berlangung interarktif dan menarik. Masing-masing review memberi masukan dan pertanyaann terhadap hasil penelitian. Harapanya hasil penelitian ini akan dipublished di jurnal nasional dan internasional.

Akhiri Masa Student Exchange, Prodi IP Melepas Mahasiswa Exchange dari COLA-Khon Kaen Uiversity, Thailand

Malang, 18 Maret 2020. Berakhirnya masa student exchange dari COLA (College of Local Administration)-Prodi Ilmu Pemerintahan UMM. Pihak prodi secara resmi melepas 18 mahasiswa tersebut kembali ke negara asal. Sebenarnya waktu exchange student ini berakhir lebih cepat karena antisipasi virus corona yang tengah mewabah. Sehingga kepulanganya harus dipercepat. Dalam sambutanya Dr. Rinikso Kartono, M.Si mengatakan “Sangat bangga dan mengucapkan terimakasih telah berpartisipasi dalam program ini” ujar Dekan FISIP. Bapak Dekan mempunyai kesan tersendiri dan membuka pintu terbuka apabila mereka kembali ke Indonesia. Selain itu apa yang mereka dapatkan selama di UMM bisa menjadi bekal di masa depan. Beberapa dosen dan perwakilan dekanat hadir untuk melepas 18 mahasiswa tersebut. Sementara dari Sekretaris Jurusan Ilmu Pemerintahan UMM mengucapkan selamat kembali negara asal, semoga apa yang didapatkan selama di UMM bisa diceritakan oleh adik-adik kelas dan kerjasama ini terus berlanjut kedepan. Beberapa perwakilan dari mahasiswa Thailand yaitu Chutima Singmon, Nuttapol Letrisakulchai, Phateera Kueantan, dan Rossukon Sartaek mengucapakan terimakasih banyak kepada segenap Dekanat, Prodi Ilmu Pemerintahan dan seluruh dosen serta staff di lingkugan FISIP. Selain itu juga mereka sangat terkesan dengan perbedaan seperti culture, makan, academic culture dan terakhir mereka sangat berkesan terhadap buddy yang telah membantu dan membersamai selama di Malang dan Universitas Muhammadiyah Malang

Pers IP Gelar Kelas Filsafat Dasar

Malang, 5 Maret 2020. Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan menggelar Kelas Filsafat Dasar. Kegiatan yang mengusung tema “Pengantar Filsafat” ini bertempat di Aula Student Center Lantai 3 Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan ini adalah bagian program kerja dari Bidang Pendidikan Dan Penalaran (PILAR) yang berkolaborasi dengan Tim Lingkar Studi Filsafat Discourse (LSFD) Kota Malang. Selanjutnya dalam acara ini di hadiri tidak hanya oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan saja, namun juga dari berbagai jurusan seperti Sosiologi, Hubungan Internasional, bahkan Teknik Informatika. Kajian ini pada dasarnya di selenggarakan karena mempertimbangkan bahwa sangatlah penting mahasiswa mendalami Ibu dari Ilmu Pengetahuan demi terciptanya akademisi yang berkualitas, kritis, dan idealistis. Kegiatan ini merupakan sebuah terobosan baru dan menjadi program unggulan yang direncanankan akan diselenggarakan selama tiga kali pertemuan. Focus utamanya adalah agar mahasiswa dapat memahami tentang metodologi berpikir dengan dasar kajian filosofis. Tema pengantar filsafat dasar menjadi pintu gerbang pembekalan bagi mahasiswa untuk masuk dan memahami hakikat dari filsafat sebelum lebih jauh membahas tentang metodologi berpikir. Pengantar filsafat ini menitikberatkan pada aspek penyadaran bahwa hakikatnya manusia adalah makhluk yang selalu bertanya. Dengan bertanya berarti manusia akan lebih kritis lagi terkait pengetahuan yang ia dapatkan dengan cara metode yang holistik/universal, radikal/ mendasar, koheren/sistematis, dan logis. Materi filsafat dasar ini di wadahi oleh Ricky Prayoga dan domoderatori oleh Yogi Ardani dari LSFD, sangat memantik peserta untuk berfikir serta beragumen dengan baik sehingga tujuannya pada peningkatan daya intelektual Mahasiswa selain dari perkuliahan formal yang didapat di dalam kelas formal. Kelas Filsafat dari HMJ Ilmu Pemerintahan yang berkolaborasi dengan LSF Discourse tidak hanya akan berhenti sampai pada pertemuan ini, namun akan ada forum-forum berikutnya yang akan membahas terkait metode berfikir filsafat, ranting dalam filsafat hingga logika. Oleh karena itu, kajian tentang metodologi berpikir dapat mengasah minat mahasiswa untuk belajar dan terus belajar.

Prodi IP Perlahan Menuju Internasionalisasi

Malang, 5 Maret 2020. Dalam rangka mewujudkan internasionalisasi Prodi Ilmu Pemerintahan UMM terus melakukan berbgai upaya. Salah satunya adalah menghadirkan Pengajar dari internasional. Pada mata kuliah pelayanan sektor publik, mahasiswa diampu oleh Sona Minasyan, M.A. Sona panggilan akrabnya mengutarakan sangat senang bisa berbagi dan mengajar di Prodi Ilmu Pemerintahan. Warga kebangsaan Armenia ini selalu energik dan antusias dalam memberikan materi kepada mahasiswa. Para mahasiswa juga sangat tertarik dan menikmati setiap diskusi yang dilakukan dikelas. Mereka juga bisa mengaplikasikan kemampuan speakingnya di kelas, karena pengantar dalam mata kuliah ini menggunakan bahasa inggris.

Selamat !! Mahasiswa IP Juara 1 Rector Cup Debat Bahasa Indonesia

Malang, 5 Maret 2020. Kabar gembira datang lagi dari mahasiswa ilmu pemerintahan. Perwakilan mahasiswa yang diwakili oleh M. Salman Jabbar Sangaji ini berhasil menjadi juara 1 dalam ajang Rector Cup Debat Bahasa Indonesia. AKbar berhasil mengungguli lawan debatnya dari berbagai fakultas di Universitas Muhammadiyah Malang. Prestasi ini cukup membanggakan dan pantas untuk dijadikan motivasi bagi mahasiswa lain untuk mengukir prestasi di bidang apapun. Muhammad Kamil, S.IP., M.A yang ditemui secara terpisah mengatakan selalu memotivasi mahasiswa untuk selalu mempunyai daya saing dan berprestasi di dalam bidang apapaun. Karena hal ini akan menjadi keuntungan bagi mereka sendiri dalam menggapai masa depan.

Perkenalkan Delegasi Atlet IP di Rektor Cup 2020

Malang, 4 Maret 2020. Haii guys ada informasi menarik nih. Dalam kegiatan Rektor Cup 2020 ternyata ada mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM ada yang menjadi perwakilan atlet lho. Siapa mereka? Mereka adalah M levia Dava R.E yang menjadi kontingen badminton. Kemudian ada Intan Jupitha Sri Rejeki dan Baiq Ayudia Suryannisa yang menjadi kontingen basket putri. Mereka bertiga berhasil mewakili fakultas dan bertanding dengan fakultas lain. Perlu diketahui juga Rektor Cup menjadi acara yang paling dinanti-nanti oleh mahasiswa Universtas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai puncak dari rangkaian kegiatan uji kemampuan minat dan bakat, penalaran, serta kerohanian. Acara tersebut digelar setiap tahun secara rutin dan menjadi even puncak berbagai perlombaan di UMM. Setiap fakultas akan mengirimkan delegasinya untuk bertanding dengan delegasi fakultas lain pada setiap tangkai lomba. Fakultas yang memenangkan banyak kategori lomba dan memperoleh medali emas terbanyak, akan keluar sebagai juara umum. Adapun beberapa perlombaan yang digelar dalam rangkaian Rektor Cup di bidang olah raga antar lain sepak bola, bola voli, bulu tangkis dan tenis meja. Sedangkan untuk bidang seni beberapa diantaranya musik, menyanyi, teater dan puisi. Bukan hanya itu, ada pula perlombaan di bidang kerohanian seperti seni kaligrafi, qira’ah, serta dakwah. Semoga teman-teman yang menjadi wakil IP bisa mengharumkan nama IP di tingkat universitas