Menguatkan Sinegritas antara Prodi IP UMM dan COLA KKU melalui Program Student Exchange

Kelima mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UMM yaitu Ni’matul Aulia, Agus Muis Ridwan, Mussa Nompoh Wahyuh Raja, Muhammad Ansyari dan Muhammad Sofyan Putra telah selesai melaksanakan Program Student Exchange di College of Local Administration (COLA) Khon Kaen University (KKU), Thailand (09/05/2019). Selama di Thailand, mahasiswa telah melakukan berbagai macam kegiatan, mulai dari mengikuti perkuliahan di kelas, terlibat dalam COLA Seminar on Southeast Asia, Khon Kaen City Tour, culture education hingga berpartisipasi dalam kegiatan Perkumpulan Mahasiswa Indonesia di Thailand (PERMITHA) Simpul Khon Kaen. Selama proses pembelajaran yang berlangsung ±3 bulan, mahasiswa juga telah mendapatkan berbagai macam disiplin ilmu seperti Urban Planning, Local Public Policy, Principles of Economics for Fiscal Management dan New World Order in The New Millenium. Selain pemaparan materi di kelas, sama seperti halnya yang dilakukan oleh Prodi IP UMM, mahasiswa di COLA KKU juga diharuskan untuk melakukan riset. Ridwan mengatakan bahwa “kami sangat senang diberikan kesempatan untuk terlibat dalam riset bersama dengan mahasiswa Thailand. Riset pertama yang kami lakukan bertempat di Ban Donkha Village, salah satu desa yang juga melaksanakn program One Tambon One Product (OTOP) yang mana produk utama desa ini adalah silk atau kain sejenis songket namun berasal dari serat pohon. Riset di Ban Donkha Village dilakukan untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan dalam pelaksanaan program OTOP sehingga hasil riset ini nantinya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi program. Sedangkan riset yang kedua dilakukan di Banhad Municipality. Di Banhad kami melakukan riset tentang tata kelola pemerintahan dan tata kelola keuangan pemerintahannya. Sama seperti di Indonesia, Banhad Municipality juga menjalankan hak otonominya sehingga pemerintah Banhad banyak melakukan inovasi-inovasi terutama pada sistem pelayanan publiknya sehingga mendukung terciptanya pelayanan publik yang berkualitas”, ujarnya. Kepulangan mahasiswa Prodi IP UMM juga dilepas secara langsung oleh Assoc. Prof. Supawatanakom Wongthanavasu, Ph. D selaku Dekan COLA KKU. Beliau mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu cara untuk menguatkan sinegritas antara COLA KKU dan Prodi IP UMM. Mahasiswa yang telah mengikuti program ini juga bukan hanya terbatas pada student exchange tetapi juga diharapkan dapat melanjutkan Master Degree di COLA KKU.
Menjadi Pioneer, Prodi IP Siap Garap Desa Wisata Di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang

Menjadi Pioneer, Prodi IP Siap Garap Desa Wisata Di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang Sudah menjadi kewajiban jika Perguruan Tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat sekitar. Perguruan Tinggi diminta untuk peduli dan responsif terhadap problem yang ada di masyarakat. Tugas ini tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Untuk itu Prodi IP FISIP UMM menggandeng pihak Kecamatan Donomulyo dalam upaya pengembangan potensi wisata yang ada di Desa Kedung Salam. Pengabdian tersebut diwujudkan melalui kerjasama dan penandatangan MOU antara Prodi Ilmu Pemerintahan yang langsung dipimpin oleh Kaprodi IP, Muhammad Kamil, S.IP, MA, dengan Bapak Taufik Nurohman, S.STP, MA selaku Sekertaris Camat Donomulyo. Penandatangan tersebut dilaksanakan pada Kamis (21/3) lalu, di Kantor Kecamatan Donomulyo. Sebagai bentuk komitmen, Muhammad Kamil mengatakan akan melakukan pengembangan desa wisata di desa Kedung Salam dengan membuat kerjasama atau kolaborasi dengan berbagai pelaku wisata termasuk dengan masyarakat setempat. “Sebagai perguruan tinggi yang memiliki kewajiban menjalankan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, prodi Ilmu Pemerintahan dituntut untuk bisa menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat sebagai wujud sinergitas antara perguruan tinggi dan pemerintah” ujarnya. Menariknya, kegiatan pengabdian ini akan ditindaklanjuti juga melalui Kuliah Lapang dimana mahasiswa akan diajak untuk terlibat dalam pengembangan desa wisata di Desa Kedung Salam. Wujud komitmennya adalah dengan penandatanganan MoU yang dihadiri oleh berbagai stake holders mulai dari pemerintah, swasta dan akedemisi. Dengan adanya kerjasama yang dimulai dengan membuat kesepakatan kedua belah pihak, Prodi IP siap menjadi pioneer dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya dan mandiri melalui pengembangan potensi daerah serta dukungan dari pemerintah daerah yang responsif.
Lakukan Transfer Credit dengan COLA-KKU Thailand, IP Menjadi Trend Setter di FISIP

Sekali lagi, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP-UMM, melakukan gebrakan dengan menandatangani perjanjian kerjasama dengan College Of Local Administration (COLA), Khon Kaen University (KKU) Thailand (Rabu, 20/3). Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama sebelumnya yang hanya melakukan kerjasama Student Exchange selama 1 bulan. Bertempat di Ruang 629, GKB I, kesepakatan antara COLA-KKU yang diwakili oleh Prof. Vissanu Zumitzavan dan Dr. Narong Kiettikunwong, dengan Prodi IP yang langsung dipimpin oleh Kaprodi, Muhammad Kamil MA, berjalan baik dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut juga disambut langsung oleh Dekan FISIP, Dr. Rinikso Kartono, M.Si, Wakil Dekan I, Dr. Dyah Estu Kurniawati, M,Si, Wakil Dekan III, Zen Amiruddin M.Med.Kom, serta Koordinator Bidang Kerjsama Luar Negeri FISIP, Tonny Dian Effensi, M.Si. Kerjasama antara COLA-KKU Thailand dengan Prodi IP telah memasuki tahun ketiga. Keberlanjutan kerjasama yang akan dilaksanakan sesuai kesepatan kedua belah pihak adalah kolaborasi penelitian dan Visiting Professor. Sehingga, kerjasama dan kolaborasi yang disepakati tersebut dapat membawa dampak positif bagi pengembangan Prodi IP selanjutnya. Prof. Syamsul Arifin, M.Sc, M.si selaku Wakil Rektor I Bidang Kurikulum dan Akademik juga menyambut Prof. Vissanu Zumitzavan dan Dr. Narong Kiettikunwong di ruangannya. Beliau menyambut baik kerjasama dan kolaborasi yang dibangun oleh Prodi IP dan COLA-KKU. Dalam diskusi akademik tersebut, program transfer credit dan riset-riset kolaboratif antar Universitas ini akan diperkuat dengan kebijakan-kebijakan yang lebih konkrit. Langkah strategis ini tentunya dapat menjadikan Universitas Muhammadiyah Malang, khususnya Prodi Ilmu Pemerintahan siap bersaing di kancah global.
Belajar Manajemen Fiskal Negara Thailand, Prodi IP Langsung Hadirkan Pakarnya

Belajar Manajemen Fiskal Negara Thailand, Prodi IP Langsung Hadirkan Pakarnya Bertempat di Aula GKB IV, Lantai 9, Universitas Muhammadiyah Malang, Prodi Ilmu Pemerintahan menyelenggarakan International Guest Lecture bertema Tata Kelola Keuangan Negara Thailand (Selasa, 20/3). Hadir sebagai Keynoter Speaker, pakar Manajemen Fiskal dari COLA-KKU, Prof. Vissanu Zumitzavan dan Dr. Narong Kiettikunwong. International Guest Lecture ini merupakan rangkaian kunjungan kerja ke Universitas Muhammadiyah Malang sekaligus peningkatan kerjasama kedua institusi pendidikan. Bagi Prodi IP, kegiatan ini menjadi pemantik untuk mengembangkan epistemic community di lingkungan Prodi sendiri. Mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah tata kelola keuangan dan politik anggaran dapat belajar langsung bagaimana manajemen fiscal di Thailand yang efektif, efisien, dan akuntabel. Mereka dapat membandingkan bagaimana sistem pengelolaan anggaran antara Indonesia dengan Thailand. Prof. Vissanu menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran juga harus mengikuti perkembangan jaman. Misalnya, penggunaan internet sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas keuangan. Kegiatan ini langsung dibuka oleh Kaprodi Ilmu Pemerintahan, Muhammad Kamil, MA, yang juga dihadiri oleh beberapa dosen IP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan jika acara ini adalah bagian atau upaya Prodi untuk semakin mengglobal, memperluas jejaring dan tentunya saling bertukar informasi dan wawasan ilmu pengetahuan.
Prodi Ilmu Pemerintahan Lakukan Clinic Riset untuk mahasiswa Thailand

Kamis, 28 Februari 2018, Prodi Ilmu Pemerintahan memiliki program unggulan untuk go International. Salah satnya adalah program Student Exchange, yakni program pertukaran pelajar dari universitas dari luar negeri ke prodi Ilmu Pemerintahan. Hal ini sebagai bukti bahwa Prodi Ilmu Pemrintahan secara internasional telah dikenal dan diakui dengan adanya mahasiswa asing, tepatnya mahasiswa dari College Local Administration (COLA) Khon Kaen University, Thailand. Selama di Prodi Ilmu Pmerintahan mahasiswa dari Thailand melakukan berbagai kegiatan diantaranya melakukan diskusi publik, kursus bahasa Indonesia, melakukan kegiatan sosial, kuliah dan mengajar kursus bahasa Thailand. Point penting dalam Student Exchange ini, mahasiswa Thailand memiliki tugas khusus untuk melakukan penelitian di Indonesia, khususnya di Malang dengan tema yang disesuaikan dengan minat dari masing-masing mahasiswa tersebut. Sittisak Kaeothanmanukun, Suparom Wongracha, Mintra Wongwirat dan Kanarwut Duangin merupakan mahasiswa dari College Local Administration (COLA) Khon Kaen University, Thailand yang sedang melakukan program Student Exchange di prodi Ilmu Pemerintahan. Masing-masing dari mereka sedang melakukan riset tentang adaptation, obstacles, living and well-being of Thai People In Indonesia, the guidelines to conserve local identity : a case study of Malang City, Jawa Timur, Indonesia, The Study Process Political Participation of Children and Youth in Indonesia dan The Model of Financial Preparation For The Future of people Indonesia. Untuk memperlancar kegiatan riset mahasiswa di atas, Prodi Ilmu Pemerintahan menyediakan dosen pembimbing bagi mereka. Salah satu mahasiswa asing asal COLA, Khon Kaen University, Thailand mengungkapkan kesan selama belajar di Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP-UMM mengatakan bahwa” kami senang dan bahagia atas sambutan dan pelayanan dari Prodi Ilmu Pemerintahan, selama belajar di sini, kami banyak belajar tentang iklim akademik di sisni, belajar belajar bahasa Indonesia dan budaya di Malang.Orang-orangnya ramah, sopan dan bersahabat kepada kami walau kami orang asing, ujar Mintra Wongwirat yang akrab dipanggil Min ini. Kaprodi Ilmu Pemerintahan Muhammad Kamil MA, berkomentar “dengan keberadaan mahasiswa asing yang belajar di Prodi Ilmu Pemerintahan tercinta ini, pastinya akan terus mendorong untuk terus berbuat yang terbaik untuk melakukan perbaikan demi kemajuan Prodi dan universitas untuk menuju world class university. Kita akan tingkatkan kuantitas dan kualitas kerjasama ini dengan meningkatkan kompetensi SDM dosen, layanan akademik yang terbaik dan mencukupkan fasilitas yang mendukung terlaksana dan terbangunnya budaya akademik yang baik sehingga mahasiswa asing yang belajar disini dapat merasa nyaman dan aman”.
Lima mahasiswa Ilmu Pemerintahan Ikuti Student Exchange ke COLA, Khon Kaen University, Thailand

Lima mahasiswa Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Malang, berangkat ke Thailand untuk mengikuti program Student Exchange Tahun ke-2. Kelima mahasiswa tersebut, yakni, Ni’matul Aulia, Muhammad Ansyari, Agus Muis Ridwan, M.Sofyan Putra, dan Mussa Nompoh Raja, akan mengikuti perkuliahan selama satu semester di College Of Local Administration (COLA), Khon Kaen University, Thailand. Program pertukaran mahasiswa merupakan wujud konkrit dari kerjasama antara Prodi Ilmu Pemerintahan, UMM, dengan COLA, KKU. Meskipun Program Pertukaran Mahasiswa ini baru menginjak tahun kedua, tetapi di periode ini kerjasama ditingkatkan menjadi transfer credit. Sehingga, mahasiswa akan belajar selama 4 bulan dimana mereka akan mengikuti proses perkuliahan sembari belajar tentang budaya, kebiasaan, dan adat istiadat di sana. Kedatangan mereka di COLA, KKU, disambut dan diterima langsung oleh Dekan COLA (28/02). Wajah sumringah, bahagia dan penuh bangga terpancar dari raut wajah mereka. Mereka disambut dengan baik oleh Dekan COLA beserta stafnya. Selain diperkenalkan dengan diajak berkeliling, mereka juga diperkenalkan dengan staf dan pengajar yang ada di sana. Perkenalan tersebut menjadi isyarat bahwa mereka sudah menjadi bagian dari COLA, KKU. Tentunya, agar mereka nyaman mengikuti seluruh proses pembelajaran di sana. Selama di sana mereka akan tinggal di asrama dan bercampur dengan mahasiswa COLA, KKU. Ini sebagai cara agar mereka mudah berinteraksi sehingga dapat beradaptasi dengan cepat. Jika menilik program Pertukaran Mahasiswa ini, tentunya menjadi sebuah kesempatan besar untuk merasakan kuliah di luar negeri, untuk mengenyam ilmu dan pengetahuan yang lebih luas lagi. Ini adalah langkah konkrit Prodi Ilmu Pemerintahan untuk menjadi prodi yang bisa go International. Kerjasama ini menjadi bukti bahwa Prodi Ilmu Pemerintahan adalah Prodi yang siap go International dengan terus mengembangkan kolaborasi-kolaborasi dengan Universitas Luar Negeri lainnya.
Prodi Ilmu Pemerintahan Berangkatkan 5 Mahasiswanya Untuk Ikuti Program Student Exchange Ke Khon Kaen University, Thailand

Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP-UMM, setelah sebelumnya menerima mahasiswa program student exchange dari Colleg Local Administration (COLA), Khon Kaen University (KKU) Thailand, kini giliran Prodi Ilmu Pemerintahan yang memberangkatkan mahasiswanya untuk melakukan program student exchange ke Thailand. Kebijakan ini merupakan bagian dari program Prodi Ilmu Pemerintahan dalam rangka internasionalisasi lembaga. Keberangkatan mahasiswa student exchange program ini di lepas langsung oleh dekan FISIP-UMM Dr. Rinikso Kartono, M.Si, Sabtu 23 Februari 2019. Dalam sambutannya Dr. Rinikso Kartono, M.Si., mengungkapkan bahwa langkah yang di ambil oleh prodi merupakan upaya dalam meningkatkan daya saing mahasiswa dan lembaga dalam kancah internasional. Dia menghimbau agar mahasiswa peserta program student exchange mampu menjaga nama baik diri sendiri, institusi serta amanah orang tua selama berada di Thailand. Selanjutnya dia mengharapkan sekembalinya mereka dari program student exchange mampu memberi warna baru terhadap pengembangan intelektual dan iklim akademik di lngkungan Prodi, Fakultas dan Universitas. “teman-teman di sana nanti harus bisa menjaga nama baik UMM, Fakultas, Prodi, dan Indonesia. Mahasiswa Sit-in adalah duta bangsa yang nanti berperan menyampaikan tentang kehebatan Indonesia di negara lain”, tuturnya. Student exchange program ini di ikuti oleh lima orang mahasiswa prodi Ilmu Pemerintahan. Mereka akan berangkat pada hari Senin 25 Februari 2019. Mereka akan mengikuti program ini selama empat bulan kedepan di Colleg Local Administration (COLA), Khon Kaen University (KKU) Thailand. Selama mengikuti kegiatan student exchange ini mahasiswa akan megikuti berbagai program kegiatan, diantaranya kuliah melalui sistem kredit, tur, dan culture education. Kaprodi Ilmu Pemerintahan, Salahudin, S.IP., M.Si., M.P.A mengharapakan selama megikuti program ini mahasiswa dapat melakukan riset pemerintahan di Thailand, riset ini nantinya dapat dilanjutkan menjadi skripsi. “Mahasiswa selama di Thailand saya harap melakukan kegiatan yang produktif, melakukan riset pemerintahan lokal di sana, nantinya itu bisa dijadikan sebagai skripsi, artinya program student exchange ini bisa menjadi upaya percepatan kelulusan mahasiwa” jujarnya. Selanjutnya dia menjelaskan bahwa melalui program ini mahasiswa dapat memperoleh manfaat, diantaranya peningkatan penerimaan dan pemahaman berbagai perspektif teoritik dan praksis penyelenggaraan pemerintahn, budaya dan masyarakat yang berbeda, kematangan dan ketenangan sosial dan intelektual serta peningkatan minat dalam isu-isu global dalam menjawab tantangan penyelenggaraan pemerintahan.
Perkuat Kerjasama Internasional, Program Studi Ilmu Pemerintahan Kirimkan 5 Mahasiswa ke COLA Khon Kaen University Thailand

Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP-UMM, setelah sebelumnya menerima mahasiswa program student exchange dari College Local Administration (COLA), Khon Kaen University (KKU) Thailand, kini giliran Prodi Ilmu Pemerintahan yang memberangkatkan mahasiswanya untuk melakukan program student exchange ke Thailand. Kebijakan ini merupakan bagian dari program Prodi Ilmu Pemerintahan dalam rangka internasionalisasi lembaga. Keberangkatan mahasiswa student exchange program ini di lepas langsung oleh dekan FISIP-UMM Dr. Rinikso Kartono, M.Si, Sabtu 23 Februari 2019. Dalam sambutannya Dr. Rinikso Kartono, M.Si., mengungkapkan bahwa langkah yang diambil oleh prodi merupakan upaya dalam meningkatkan daya saing mahasiswa dan lembaga dalam kancah internasional. Dia menghimbau agar mahasiswa peserta program student exchange mampu menjaga nama baik diri sendiri, institusi serta amanah orang tua selama berada di Thailand. Selanjutnya dia mengharapkan sekembalinya mereka dari program student exchange mampu memberi warna baru terhadap pengembangan intelektual dan iklim akademik di lngkungan Prodi, Fakultas dan Universitas. “teman-teman di sana nanti harus bisa menjaga nama baik UMM, Fakultas, Prodi, dan Indonesia. Mahasiswa Sit-in adalah duta bangsa yang nanti berperan menyampaikan tentang kehebatan Indonesia di negara lain”, tuturnya. Student exchange program ini diikuti oleh 5 (lima) orang mahasiswa prodi Ilmu Pemerintahan. Mereka akan berangkat pada hari Senin 25 Februari 2019. Mereka akan mengikuti program ini selama empat bulan kedepan di Colleg Local Administration (COLA), Khon Kaen University (KKU) Thailand. Selama mengikuti kegiatan student exchange ini mahasiswa akan megikuti berbagai program kegiatan, diantaranya kuliah melalui sistem kredit, tur, dan culture education. Kaprodi Ilmu Pemerintahan, Salahudin, S.IP., M.Si., M.P.A mengharapakan selama megikuti program ini mahasiswa dapat melakukan riset pemerintahan di Thailand, riset ini nantinya dapat dilanjutkan menjadi skripsi. “Mahasiswa selama di Thailand saya harap melakukan kegiatan yang produktif, melakukan riset pemerintahan lokal di sana, nantinya itu bisa dijadikan sebagai skripsi, artinya program student exchange ini bisa menjadi upaya percepatan kelulusan mahasiwa” jujarnya. Selanjutnya dia menjelaskan bahwa melalui program ini mahasiswa dapat memperoleh manfaat, diantaranya peningkatan penerimaan dan pemahaman berbagai perspektif teoritik dan praksis penyelenggaraan pemerintahn, budaya dan masyarakat yang berbeda, kematangan dan ketenangan sosial dan intelektual serta peningkatan minat dalam isu-isu global dalam menjawab tantangan penyelenggaraan pemerintahan.
Ajari Mahasiswa IP Bahasa Thailand, Mahasiswa COLA-KKU Jadi Tutor Kursus Bahasa Thailand

Kegiatan kursus bahasa Thailand diadakan secara gratis oleh Prodi IP UMM. Mahasiswa yang mengikuti kursus bahasa berjumlah 15 orang dengan beragam angkatan, mulai dari semester 2 hingga semester 8. Setiap minggunya, kursus diadakan setiap hari Jum’at dan hari Sabtu pukul 13.00 WIB bertempat di Laboratorium Ilmu Pemerintahan UMM. Adapun yang mengajari bahasa Thailand ialah mahasiswa pertukaran dari COLA Khon Kaen University Thailand yaitu Ms. Suparom Wongracha, Ms. Mintra Wongwirat, Mr. Kanarwut Duangin dan Mr. Sittisak Kaeothanmanukun Kursus yang telah berjalan selama 2 minggu ini telah banyak memberikan pengetahuan kepada mahasiswa IP. Mahasiswa IP diajarkan tentang kosa kata, abjad, nomor, dan kalimat pernyataan, pertanyaan dan lainnya. Mahasiswa IP sangat antusias untuk belajar bahasa Thailand ini, terbukti dengan semangatnya dalam hadir dan mempraktekkan bahasa Thailand. Selain itu, adanya perbedaan nada atau car abaca membuat mahasiswa IP kesulitan untuk mengucapkan. Tetapi dengan usaha yang sungguh-sungguh, mahasiswa yang mengikuti kursus dapat mempraktekkan dengan baik. Kursus bahasa Thailand yang diadakan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM ternyata banyak dimintai oleh mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM. Kursus Bahasa Thailand ini sebagai wadah untuk mengembangkan bakat mahasiswa IP UMM dalam belajar bahasa asing. Ke depannya, akan diadakan kelas baru untuk mewadahi mahasiswa-mahasiswa yang belum sempat mengikuti kursus tersebut di tahap pertama. Selain, memberikan wawasan tentang bahasa Thailand, kegiatan ini juga sebagai persiapan bagi para mahasiswa yang akan mengikuti Student Exchange Ke khon Kaen University, Thailand. Sehingga, mereka memiliki bekal bahasa untuk berkomunikasi dengan mahasiswa Thailand selama mereka mengikuti program pertukaran pelajar tersebut. Sungguh pengalaman yang mengesankan.
Prodi Ilmu Pemerintahan Gelar Dialog Antar Budaya dengan Mahaiswa Thailand

Prodi Ilmu Pemerintahan UMM tidak henti-hentinya mendukung mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM untuk mengasah bakat dan kemampuan melalui kegiatan talkshow bersama Mahasiswa Pertukaran dari COLA Khon Kaen University, Thailand, Rabu 23 Januari 2019. Acara ini dihadiri oleh Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan dan Juga Mahasiswa Pertukaran dari COLA Khon Khaen University, Thailand. Dalam acara ini, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan dan Mahasiswa Pertukaran dari Thailand menjelaskan mengenai Budaya dari Negaranya masing-masing. Pemaparan diawali oleh Mahasiswa Thailand yang menjelaskan mengenai Kebudayaan di Thailand. “Thailand merupakan Negara yang sangat menghormati Raja dan Ratunya. Zaman moderen seperti saat ini tidak membuat masyarakat Thailand melupakan kebudayaan yang telah ada, seperti mengucapkan salam jika bertemu orang lain dan juga ucapan terimakasih” Ujar Suparom Mahasiswi Cola KKU, Thailand. Mengucapkan salam dan terimakasih merupakan kewajiban bagi masyarakat Thailand jika bertemu orang lain. Hal ini dilakukan untuk menghormati dan menghargi orang. Jika melakukan sedikit saja kesalahan, maka mereka secara langsung mengucapkan maaf. Salah satu Mahasiswa Thailand, Mintra juga menjelaskan bahwa Thailand memiliki beberapa tradisi yang berbeda disetia daerah. Tetapi Thailand memiliki perayaan yang diikuti oleh seluruh masyarakat secara bersamaan, seperti acara penerbangan roket yang diadakan setelah musim hujan dan dirayakan oleh seluruh masyarakat di Thailand. Selain menjelaskan mengenai kebudayaan, Mahasiswa Thailand juga menjelaskan mengenai makanan Tradisional Thailand. Mintra mengakui bahwa makanan Thailand sangat berbeda dari segi rasa, tetapi dari segi bahan beberapa hampir sama dengan makanan di Thailand. Setelah Mahasiswa Thailand menjelaskan megenai kebudayaan Thailand, sebanyak 5 mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM juga menjelaskan mengenai Kebudayaan yang ada di Indonesia. “Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai macam suku, kebudayaan, bahasa, dan tradisi yang berbeda. Itulah yang membuat Indonesia menjadi negara yang menarik, meskipun berbeda-beda tetapi dapat disatukan dengan Pancasila.” Ujar Riko, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM Keberagaman budaya menjadikan Indonesia menjadi negara kaya dengan kebudayaan. Meskipun hidup dalam keberagaman, tetapi masyarakat tetap menghargai kebudayaan masyarakat lainnya. Mahasiswa IP UMM menjelaskan mengenai beberapa suku yang ada di Indonesia, seperti suku Jawa, suku Samawa, Suku Betawi dan juga kebudayaan di Kota “Kadang saya berpikir bahwa beberapa budaya antara Thailand dan Indonesia memiliki kesamaan, tetapi itu merupakan hal yang sangat menarik” Ujar Pak Salahuddin Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan. Mengetahui perbedaan dalam setiap kebudayaan di Indonesia menjadikan Mahasiswa Thailand seolah tidak percaya bahwa Indonesia dapat hidup dalam kerukunan meskipun kebudayaan sangat berbeda. Menjaga agar kebudayaan ini tetap terjaga menjadi kewajiban bagi setiap masyarakat di Indonesia agar Masyarakat tetap hidup dalam kerukunan.