Realisasikan Program “PASTI”, Prodi IP Lakukan Klinik Percepatan Kelulusan Mahasiswa

Menindaklanjuti surat edaran dariUniversitastentang Program“PASTI” (Pasti Lulus Tepat Waktu, Kerja Tepat Waktu), Prodi Ilmu Pemerintahan menggelar rapat koordinasi percepatan kelulusan Mahasiswa. Koordinasi yang dihadiri oleh Dosen dan Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan ini digelar di ruang sidang FISIP-UMM, Sabtu 14 Juli 2018.Acara dibuka oleh Ka. Prodi Ilmu Pemerintahan sekaligus memeberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk segera menyelesaikan studi dan tugas akhir/skripsi tepat waktu. Acara koordinasi dilanjutkan oleh Dr. Asep Nurjaman, M.Si selaku Dosen Ilmu Pemerintahan dan Kepala Perpustakaan UMM dan Muhammad Kamil, S.IP, MA. yang mendorong maahasiswa untuk segera menyelesaiakan kendala akademik dan peneyelesaian tugas akahir. Mereka berdua juga meminta mahasiswa untuk proaktif berkoordinasi dan bekerjasama dengan jurusan untuk meneyelesaiakan permasalahan akademik dan tugas akhir. Koordinasi percepetan kelulusan mahasiswa dilanjutkan dengan dilaog antara dosen dan mamasiswa berkaitan dengan permasalahan akademik dan penyusunan skripsi. Dialog antar mahasiswa dan dosen dilakukan untuk mengakomodir permasalahan dan perkembangan mahasiswa dalam menempuh studi serta kendala dalam menyelesaikan tugas akhir.
Sambut Kunjungan Unismuh Makassar Prodi IP Gelar Seminar Tata Kelola Perkotaan

Kerjasama antara Prodi Ilmu Pemerintahan (Prodi IP)Universitas Muhammadiyah Malang(UMM)dengan Jurusan Ilmu Pemerintahan (JIP) Universitas Muhammadiyah Makassar(Unismuh Makassar)semakin erat. Kerjasama antara dua Universitas Muhammadiyah ternama ini direalisasikan dengan kunjungan Unismuh Makassar ke UMM (Sabtu, 7/7). Prodi IP menyambut kedatangan Jurusan IP Unismuh Makassar dengan menggelar Seminar bertajuk “Tata Kelola Kampung Warna-Warni Jodipan Yang Berkelanjutan”. Seminar ini mendatangkan praktisi dan akademisi yang concern dalam bidang Tata Kelola Perkotaan, yakni Arif Budi Ananta.,ST,Kasubid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Malang, dan Dr. Jainuri (Cand), M.Si, dosen senior Prodi IP selaku perwakilan dari akademisi. Rombongan Jurusan Ilmu Pemerintahan Unismuh Makassar langsung diterima oleh Kaprodi Ilmu Pemerintahan, Salahudin, S.IP., M.Si., M.PA, di Aula BAU UMM. Kedatangan rekan-rekan JIP Unismuh Makassar ke Prodi IP UMM adalah untuk belajar tentang Tata Kelola Perkotaan yang sukses dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang beserta civitas akademika UMM. Oleh karena itu, sambutan ini dikemas dengan membuat Seminar Tata Kelola Perkotaan. Sharing dan diskusi keilmuwan tersebut semakin memperkokoh kerjasama dan kolaborasi antara Prodi IP UMM dan Jurusan IP Unismuh Makassar. Harapannya, akan terbangun komitmen bersama untuk mengembangan Program Studi atau Jurusan Ilmu Pemerintahan lintas Universitas.
HIMAP Gelar Talkshow Bertajuk PILKADA dan Pembangunan Daerah

Relasi linear antara pilkada dan pembangunan daerah selalu menjadi topik aktual untuk didedah secara teoritis dan praksis. Pilkada dibentuk saalah satunya untuk meningkatkan akselerasi pembanguna di daerah sebab disinyalir mampu menghadirkan pemimpin yang representatif dalam melayani kepentingan publik. Asumsi teoritis tersebut perlu pembuktian dalam realitas politik kontemporer dengan melihat sejauhmana pilkada berhasil membuat peningkatan kesejahteraan di daerah. Keterkaitan itulah berusaha dipotret dalam kegiatan Talkshow Pemerintahan Prodi Ilmu Pemerintahan UMM, kamis (7/6/2018) bertempat diruang sidang Senat FISIP UMM. Program Talkshow merupakan salah salah satu forum organik inteletual berkesinambungan yang selain menjadi forum dialektika ilmiah bagi mahasiswa juga jembatan untuk mempersiapkan mahasiwa IP UMM menjadi pengamat politik dan pemerintahan yang handal dalam ruang-ruang publik. Untuk edisi pembuka ini, menghadirkan mahasiswa IP UMM; Hendri selaku pengamat politik lokal, Danang Kurniawan sebagai pengamat kebijakan publik dan Tia Marwah selaku pengamat pembangunan daerah. Dalam pemaparanya, Hendri menyoroti urgensi pilkada secara historikal sehingga menjadi model elektoral didaerah. Alasan paling mendasarnya ialah kepala daerah yang dipilih langsung memberikan kedaulatan mutlak bagi masyarakat. Danang lebih menitikberatkan pada fakta-fakta empiris pelaksanaan pilkada yang telah berlangsung dari tahun 2005. Meskipun pilkada sarat dengan berbagai macam persoalan seperti kecurangan, politik uang, korupsi, dan lain-lain pilkada tetap perlu didukung dengan cara melakukan perbaikan dalam aspek regulasi dan perilaku aktor. Sedangkan Tia Marwah lebih fokus pada fakta bahwa pilkada kerap tidak berhasil menciptakan pemimpin daerah yang mampu membawa agenda-agenda perrbaikan kesejahteraan dimasyarakat. Korupsi kepala daerah dan kemiskinan yang tetap tinggi adalah bukti sahih yang ditunjukan.
Prodi IP Launching Goverment English Club (GEC)

Senin 4 juni 2018 Prodi IP FISIP-UMM menggelar launching Government English Club (GEC). Bertempat di ruang sidang senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMM kegiatan launching dibuka dengan acara talkshow dengan tema Pilkada, Demokrasi dan Diskriminasi Pemilih. Acara ini dihadiri oleh ketua GEC Elizabeth Maya yang juga menjadi narasumber dalam acara talkshow tersebut. Acara talkshow juga dihadiri oleh pengurus dan anggota GEC, mahasiswa serta dosen dilingkungan Prodi Ilmu Pemerintahan. Perlu di ketahui bahwa Government English Class(GEC) merupakan fasilitas yang disediakan oleh Prodi IP FISIP-UMM untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa, terutama dalam pengembangan bahasa asing (inggris). Maka tidak heran jika launching Government English Club yang dikemas dalam bentuk talkshow mewajibkan setiap peserta untuk menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar. Dalam acara talkshow tersebut narasumber dan peserta mendiskusikan tentang hak-hak kaum difabel untuk memilih dalam pesta demokrasi yang akan datang yaitu PILKADA 2018. Acara ini ditutup dengan pengenalan Government English Club dan pengenalan anggota kepengurusan Government English Club tahun 2018.
Kembali, Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan Menjadi Juri Evaluasi Kinerja Camat 2018

Kembali, Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan Menjadi Juri Evaluasi Kinerja Camat 2018 Bertempat di ruang Sidang Balai Kota Malang, Drs. Krishno Hadi, MA, dosen Prodi Ilmu Pemerintahan, kembali menjadi Juri Evaluasi Kinerja Camat se-Kota Malang dalam Otonomi Award 2018 (Senin, 4/6). Sebelumnya, dosen yang concern dalam bidang Pembangunan Daerah ini juga menjadi Juri dalam Penilaian Kinerja Kelurahan se-Kota Malang. Evaluasi Kinerja Camat sendiri merupakan agenda yang bersifat periodik untuk mengukur, memantau, serta mengevaluasi kinerja kecamatan selama satu tahun. Evaluasi Kinerja Camat juga dihadiri oleh Pjs. Walikota yang sekaligus membuka acara tersebut. Tentunya, kehadiran Pak Krish, sapaan akrab Dosen Krishno Hadi, sebagai juri di acara bergengsi tersebut menjadi pembuktian kepada khalayak umum bahwa Prodi Ilmu Pemerintahan UMM, adalah salah satu Prodi yang memiliki track record istimewa di mata publik. Prodi Ilmu Pemerintahan merupakan Prodi unggulan yang memiliki tenaga-tenaga pengajar professional dan memiliki kredibilitas tinggi di mata publik. Terbuktinya dengan digandengnya Dosen Krishno menjadi Tim Juri Evaluasi Kelurahan-Kecamatan beberapa tahun oleh Pemerintah Kota Malang.
Makin Berkemajuan, HIMAP Prodi IP Gelar Kajian Keilmuan
Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAP) menggelar kajian keilmuan bertajuk “ Eksistensi Partai Politik Dalam Membentuk Kader Yang Kompeten. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan membentuk karakter mahasiswa yang kritis dan cerdas. Di samping itu, acara yang diselenggarakan di BAU UMM, Rabu (16/5), adalah sebagai wujud eksistensi HIMAP dalam menyelenggarakan diskusi-diskusi ilmiah sekaligus melatih kepemimpinan mahasiswa. Hadir sebagai narasumber, Direktur Malang Corruption Watch (MCW), Lutfi Jayadi Kurniawan dan Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan bidang kajian Partai Politik, Iradhad Taqwa Sihidi. Kedua narasumber memberikan ilmu tentang pentingnya Peran Partai Politik dalam mencetak kader yang kompeten. Sehingga, peran partai politik sangat vital dalam menjaring dan mencetak kader yang akan menduduki jabatan di eksekutif maupun legislatif. Peran mahasiswa juga penting dalam memilih kandidat-kandidat yang ditawarkan oleh Partai Politik, sekaligus mengawal jalannya proses demokratisasi. Kajian keilmuan ini tentunya mendapat dukungan dari Prodi Ilmu Pemerintahan. Wujud dukungannya adalah hadir Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan, Salahudin, S.IP, M.Si, M.P.A, yang memberikan motivasi kepada mahasiswa Ilmu Pemerintahan sekaligus membuka acara diskusi. Harapannya, diskusi-diskusi epistemik seperti ini bisa berkesinambungan, dimana HIMAP yang menjadi roda penggerak kajian ilmiah.
Prodi IP Teken Kerjasama (MoU) Dengan Pemerintah Kabupaten Dompu

Prodi IP Teken Kerjasama (MoU) Dengan Pemerintah Kabupaten Dompu Prodi Ilmu Pemerintahan kembali melebarkan kerjasama (MoU) dengan Pemerintah Daerah. Kali ini, Prodi Ilmu Pemerintahan menyepakati sejumlah kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Dompu. Kerjasama ini adalah tindak lanjut dari acara Seminar Nasional tentang “Peran Sinergitas Pemerintah Daerah dan Masyarakat Sipil dalam Mewujudkan Pemerintahan Daerah yang Berdaya Saing”yang diadakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Pascasarjana dan Dosen (FKMPD) Bima-Dompu Malang bekerjasama dengan Prodi Ilmu Pemerintahan, Minggu (13/5), di Aula GKB 4, UMM. Kerjasama ini langsung dihadiri dan ditandatangani oleh Bupati Dompu, Drs.H. Bambang M. Yasin, dan Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan, Salahudin, S.IP, M.Si, M.P.A. Nota Kesepahaman antara Prodi Ilmu Pemerintahan dengan Pemerintah Kabupaten Dompu meliputi bidang Penelitian, Pengabdian, serta Magang Riset. Harapannya, sebagai lembaga pendidikan, Prodi Ilmu Pemerintahan bisa ikut berkontribusi membangun daerah, sekaligus membangun bangsa dan negara Indonesia. Penandatanganan Kesepakatan ini juga dihadiri oleh Dekan FISIP, Dr. Rinikso Kartono, M.Si, yang sekaligus membuka acara Seminar Nasional.
Siap Mengglobal, Prodi IP Selenggarakan Pelatihan Jurnal Nasional dan Internasional

Dalam rangka mewujudkan World Class University, sebuah Universitas harus menunjukkan eksistensinya di tingkat global. Eksistensi tersebut salah satunya dibuktikan dengan produktivitas penelitian dan penulisan oleh para dosen dengan publikasi karya ilmiahnya. Salah satunya adalah keaktifan dalam menulis jurnal, baik jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, Prodi Ilmu Pemerintahan memiliki strategi yakni, menggelar “Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Untuk Jurnal Nasional Terakreditasi dan Jurnal Internasional Bereputasi (Kamis,10/05) di Hotel UMM Inn. Kegiatan ini terselenggara dengan dukungan dari AIPPTM, ADIPSI, dan KAPSIPI selaku mitra kerja dari Prodi Ilmu Pemerintahan. Kegiatan yang berlangsung selama selama tiga hari ke depan dibuka langsung oleh Ketua AIPPTM, Prof.Dr.Nurmandi, M.Sc., yang juga menjadi pemateri dalam acara tersebut. Peserta workshop adalah dosen dari berbagai Universitas di Indonesia. Materi pertama disampaikan oleh Zulfatman, Ph.D yang memberikan ilmu tentang Publication and Citation Metrics. Selanjutnya, materi tentang Teknik Penulisan Literature Review yang disampaikan oleh Prof. Dr. Nurmandi, M.Sc, yang memberikan kiat-kiat atau trik-trik khusus dalam membuat Literatur Review agar dapat diterima di Jurnal nasional bereputasi dan Jurnal Internasional terakreditasi. Workshop ini sangat membantu peserta dalam membuat Artikel Ilmiah. Seperti yang disampaikan oleh peserta dari Universitas Palangkaraya, Bapak Saifulah Darlan, “dulu, sebelum tahu teknik membaca cepat Jurnal, membuat Literature Review bisa satu bulan satu jurnal, sekarang bisa dengan cepat membuat Literature Review”,tegasnya. Selain menjadi tuan rumah, Prodi Ilmu Pemerintah juga menjadi peserta Penulisan Jurnal tersebut. Kegiatan ini sebagai bentuk strategi Prodi Ilmu Pemerintahan untuk siap mengglobal bersaing, dan tentunya mewujudkan visi Universitas menjadi world class university.
Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan Jadi Tim Juri Lomba Otonomi Award Tahun 2018

Otonomi Award yang digelar kali keempat oleh Pemerintah Kota Malang kembali menunjuk Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan sebagai Tim Juri dalam menilai Evaluasi dan Perkembangan Kelurahan Tahun 2018. Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan yang digandeng Pemkot Malang adalah Bapak Drs. Krishno Hadi, MA dan Ibu Hevi Kurnia Hardini, S.IP, MA.Gov, pakar di bidang Pemerintahan Daerah. Lomba Otonomi Award sendiri adalah ajang pencarian Kelurahan dan Camat berprestasi yang ditunjukkan dengan capaian-capaian inovasi, kreatifitas dan pemberdayaan masyarakat. Selama dua minggu penuh, Tim Juri keliling Kelurahan-Kelurahan, blusukan, untuk meninjau langsung segala perkembangan yang telah dilakukan Kelurahan. Ada tiga bidang yang menjadi basis penilaian Tim Juri, meliputi pertama, Bidang Pemerintahan untuk mengukur pelayanan administrasi, tata kelola pengarsipan, sinergi dan konsolidasi dengan mitra kerja, dan sebagainya.Kedua, bidang Kemasyarakatan yang menjadi parameter bagaimana kelurahan dan segenap unsur yang terkait saling bekerjasama dalam membangun Kelurahan. Dan yang ketiga, adalah bidang Kewilayahan, yang memotret kesiapsiagaan Kelurahan dalam menghadapi potensi bahaya dan bencana. Seluruh indikator penilaian tersebut menjadi basis untuk menentukan Kelurahan yang memang layak dan pantas mewakili Kota malang di tingkat Provinsi. Menariknya, seluruh kelurahan yang ada di Kota Malang sudah melampaui standar Permendagri 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Pemerintahan Desa/Kelurahan. Sehingga, untuk Kota Malang standar yang digunakan untuk menilai harus ditingkatkan lagi. Hal tersebut disampaikan oleh Dosen Krishno Hadi, “Kota Malang sebaiknya meningkatkan standar penilaian, karena sudah pasti semua kelurahan yang ada di Kota Malang masuk standar Permendagri 81/2015,” tegasnya di sela-sela rapat pleno di Balai Kota (Rabu,2/5). Otonomi Awards Tahun 2018 diikuti oleh 53 Kelurahan dari total 57 Kelurahan yang ada di wilayah Kota Malang. Empat Kelurahan yang pernah menjuarai Otonomi Award di tahun sebelumnya, tidak dibolehkan untuk mengikuti kembali di tahun ini. Harapannya, agar memberi kesempatan bagi yang belum menjadi juara.
Peringati Hardiknas, Dosen Prodi IP Raih Penghargaan Di Bidang Pengabdian

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Universitas Muhammadiyah Malang memberikan penghargaan bagi para dosen yang setia mengabdi untuk membangun bangsa dan negara. Salah satunya adalah Dr. Asep Nurjaman, M.Si dan Drs.Jaenuri, M.Si, Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan ini mendapatkan penghargaan dari Universitas atas dedikasinya mengabdi tanpa pamrih membangun negeri, dengan tanpa lelah ikut mencerdaskan generasi penerus bangsa (Rabu,2/5). Penghargaan ini adalah bukti bahwa Universitas Muhammadiyah Malang memberikan penghormatan setinggi-tingginya dengan memberikan apresiasi bagi dosen yang telah ikut andil membesarkan Universitas Muhammadiyah Malang. Seperti ungkapan “guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa”, begitu pula seorang dosen yang dengan ikhlas memberikan ilmu yang bermanfaat bagi para mahasiswa (anak didiknya) sebagai bekal agar menjadi seseorang yang sukses dan meraih masa depan dengan gemilang. Menjadi suatu kebanggaan bagi Prodi Ilmu Pemerintahan sendiri karena secara tidak langsung, Prodi Ilmu Pemerintahan juga diakui kiprahnya dalam membangun dan memajukan bangsa dan negara. Sebagai salah satu Prodi yang berkemajuan, tentunya Prodi Ilmu Pemerintahan memiliki kekuatan yang bersumber dari dosen-dosen yang memiliki kompetensi dan kapasitas yang tidak diragukan lagi.